- Pep Guardiola mengakhiri masa jabatan sepuluh tahunnya di Manchester City setelah laga terakhir melawan Aston Villa hari Minggu.
- Guardiola menolak terlibat dalam penunjukan manajer baru karena meyakini setiap pelatih harus memiliki karakter unik dan alami sendiri.
- Setelah meninggalkan klub, Guardiola berencana rehat dari sepak bola demi menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum menentukan karier selanjutnya.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan dirinya tidak akan ikut campur dalam proses pencarian manajer baru untuk menggantikannya di Etihad Stadium.
Guardiola dijadwalkan menjalani laga terakhirnya bersama Manchester City saat menghadapi Aston Villa pada Minggu. Pertandingan itu sekaligus menandai berakhirnya masa 10 tahun Guardiola bersama The Citizens.
Mantan pelatih Chelsea Enzo Maresca yang pernah menjadi asisten Guardiola disebut menjadi kandidat terkuat untuk menangani Manchester City musim depan.
Meski begitu, Guardiola menilai dirinya tidak seharusnya terlibat dalam penunjukan pelatih baru.
![Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Enzo Maresca disebut jadi calon kuat pengganti di Etihad. [Dok. IG Manchester City]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/19/76715-pep-guardiola.jpg)
“Tidak bisa bekerja hanya dengan menyalin dan menempel dalam pekerjaan seperti ini,” kata Guardiola dikutip dari ESPN.
“Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti akan menjadi dirinya sendiri. Ketika mulai mencoba menjadi salinan orang lain, itu tidak akan berhasil," lanjutnya.
“Setiap orang punya karakter masing-masing. Harus seperti itu, dan saya yakin semuanya akan berjalan baik,” tuturnya menambahkan.
Di tengah persiapan pergantian pelatih, Manchester City juga masih menunggu hasil kasus hukum terkait 115 tuduhan pelanggaran finansial dari Premier League sejak Februari 2023.
Guardiola kembali menegaskan keyakinannya bahwa Manchester City tidak bersalah dalam kasus tersebut.
“Karena saya percaya kepada mereka,” ujar Guardiola.
“Saya percaya kepada mereka karena saya berbicara dengan mereka dan saya percaya bagaimana mereka bertindak serta menjalankan semuanya. Jadi apa pun yang terjadi nanti, akan ada keputusan akhirnya. Saya percaya kepada mereka," lanjutnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan rencananya setelah meninggalkan Manchester City. Guardiola mengaku ingin beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarganya setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia sepak bola.
“Saya tidak punya rencana apa pun untuk masa depan selain beristirahat dan mengembalikan waktu yang hilang bersama anak-anak saya ketika mereka tumbuh besar,” ungkap Pep Guardiola.
“Saya bahkan tidak memikirkan sepak bola untuk beberapa tahun ke depan. Saya perlu istirahat dan merenung. Setelah itu baru kita lihat apa yang terjadi," tuturnya menambahkan.
Meski begitu, Guardiola tidak sepenuhnya menutup peluang melatih tim nasional di masa depan, termasuk jika mendapat pendekatan dari Timnas Inggris.