Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Timnas Belanda Dikepung 3 Kuda Hitam

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:35 WIB
Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Timnas Belanda Dikepung 3 Kuda Hitam
Timnas Belanda (IG Timnas Belanda)
baca 10 detik
  • Belanda berada di Grup F Piala Dunia 2026 bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia.

  • Tunisia menjadi ancaman terbesar karena lolos ke putaran final tanpa pernah kebobolan gol.

  • Juara dan runner-up Grup F akan langsung berhadapan dengan perwakilan dari Grup C.

Suara.com - Timnas Belanda harus melupakan jalur mudah kualifikasi setelah dipastikan masuk ke dalam lingkaran maut Grup F Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Ronald Koeman langsung berhadapan dengan tiga kekuatan sepak bola yang memiliki catatan pertahanan sangat impresif.

Langkah awal De Oranje dipastikan tidak akan berjalan mulus karena format kompetisi kali ini menuntut konsentrasi tinggi sejak laga perdana. Mereka dikepung oleh Jepang yang berstatus raksasa Asia, Swedia yang tangguh di play-off, serta Tunisia sang penguasa Afrika.

Diulas dari FIFA, peta persaingan di grup ini menjadi potret nyata bagaimana tim-tim non-unggulan siap meruntuhkan dominasi Eropa. Kedalaman strategi dari setiap pelatih akan diuji secara radikal dalam perebutan tiket menuju babak 32 besar.

Starting Timnas Jepang saat melawan Timnas Indonesia. (Dok. JFA)
Starting Timnas Jepang saat melawan Timnas Indonesia. (Dok. JFA)

Belanda datang dengan modal mentereng setelah menyapu bersih kualifikasi tanpa satu pun kekalahan di zona UEFA. Statistik mencatat Memphis Depay dan kolega berhasil menyarangkan 27 gol dan hanya kebobolan empat kali sepanjang kualifikasi.

Namun, rekam jejak tersebut tidak membuat nyali para pesaing mereka di Grup F menjadi ciut. Jepang justru mengintai sebagai ancaman terbesar setelah menjadi negara pertama di luar tuan rumah yang menyegel tiket putaran final.

Timnas Tunisia membawa modal yang jauh lebih mengerikan dari aspek pertahanan selama fase kualifikasi zona CAF. Negara asal Afrika Utara ini melenggang ke putaran final tanpa membiarkan gawang mereka kebobolan satu gol pun.

Para pemain timnas Swedia saat berlatih di Samara Arena, Rusia, Jumat (6/7/2018), jelang laga perempat final Piala Dunia 2018 menghadapi Inggris. [Alexander NEMENOV / AFP]
Para pemain timnas Swedia saat berlatih di Samara Arena, Rusia, Jumat (6/7/2018), jelang laga perempat final Piala Dunia 2018 menghadapi Inggris. [Alexander NEMENOV / AFP]

Ketangguhan lini belakang Tunisia di bawah arahan Sabri Lamouchi diprediksi akan menjadi momok menakutkan bagi lini serang Belanda. Ujian kreativitas tingkat tinggi harus dipecahkan oleh Koeman jika tidak ingin frustrasi di awal turnamen.

Sementara itu, Swedia melengkapi peta persaingan setelah melewati perjuangan hidup mati yang sangat dramatis. Tim asuhan Graham Potter tersebut bangkit dari keterpurukan fase grup dengan menumbangkan Ukraina dan Polandia di babak play-off.

Karakter pantang menyerah yang dimiliki Swedia membuat persaingan Grup F menjadi salah satu yang paling sulit diprediksi. Ketiga tim penantang ini memiliki argumen taktis yang kuat untuk menjatuhkan Belanda dari takhta juara grup.

baca juga

Pertarungan di fase grup ini juga akan melahirkan berbagai catatan sejarah baru bagi para aktor di lapangan. Salah satu sorotan utama tertuju pada bek veteran tim samurai biru yang siap mengukir tinta emas.

Jika diturunkan bermain oleh Hajime Moriyasu, Yuto Nagatomo yang kini berusia 39 tahun akan sejajar dengan legenda sepak bola dunia. Ia bakal masuk ke dalam kelompok elite pemain yang mampu tampil di lima edisi Piala Dunia berbeda.

Di sisi lain, Tunisia juga menyimpan motivasi historis yang sangat kuat dalam keikutsertaan mereka kali ini. Negara ini memegang rekor sebagai tim Afrika pertama yang memenangkan laga Piala Dunia saat menekuk Meksiko 3-1 pada 1978.

Motivasi memutus kutukan sejarah juga diusung penuh oleh armada Belanda yang sudah jengah dengan status spesialis tempat kedua. Mereka memegang rekor sebagai tim yang paling sering melaju ke partai final tanpa pernah sekalipun mengangkat trofi.

Skenario babak gugur sendiri sudah dipetakan secara ketat oleh FIFA untuk tim-tim yang berhasil lolos dari grup ini. Juara Grup F nantinya akan terbang ke Monterrey untuk menantang posisi kedua dari Grup C.

Bagi tim yang mengakhiri fase grup sebagai runner-up, mereka sudah ditunggu oleh jawara Grup C di Houston. Jalur alternatif melalui peringkat ketiga terbaik juga tersedia untuk menghadapi para juara grup lain di kota-kota besar Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Belanda yang pernah gagal di final edisi 1974, 1978, dan 2010. Target juara menjadi harga mati bagi generasi baru sepak bola Negeri Kincir Angin tahun ini.

Persaingan ketat ini tidak lepas dari performa impresif para pesaing yang memiliki tradisi kuat di turnamen mayor. Jepang tercatat sudah delapan kali beruntun lolos, sementara Swedia merupakan runner-up Piala Dunia edisi klasik 1958.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas

Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:20 WIB

Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi

Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:07 WIB

Memahami Kenapa Tuchel Jadi 'Anti-Southgate' Soal Pemilihan Skuad Inggris di Piala Dunia 2026

Memahami Kenapa Tuchel Jadi 'Anti-Southgate' Soal Pemilihan Skuad Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:30 WIB

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:10 WIB

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:53 WIB

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:44 WIB

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:36 WIB

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:57 WIB

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:44 WIB

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:38 WIB

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:32 WIB

×