Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 15 Juni 2026 | 11:25 WIB
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
Timnas Portugal. [Dok. IG Portugal]
baca 10 detik
  • Pemain Persib Bandung, Kakang Rudianto, menjagokan Portugal menjuarai Piala Dunia 2026 karena memiliki lini tengah yang sangat berkualitas.
  • Kakang menekankan bahwa keberhasilan sebuah tim dalam turnamen bergantung pada kekompakan kolektif dan kedisiplinan menjalankan strategi pelatih.
  • Kakang tetap antusias mengikuti Piala Dunia 2026 karena memiliki kenangan menonton pertandingan bersama keluarga sejak masa kecilnya.

Suara.com - Gelaran Piala Dunia 2026 terus menjadi magnet perhatian pecinta sepak bola di berbagai belahan dunia. Tak hanya suporter, para pesepak bola profesional pun ikut larut menikmati panasnya persaingan turnamen paling bergengsi tersebut.

Bek muda Persib Bandung, Kakang Rudianto, menjadi salah satu pemain yang aktif mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026.

Di tengah persaingan ketat negara-negara unggulan, pemain bernomor punggung 5 itu memiliki tim favorit yang diyakini mampu melangkah hingga meraih gelar juara.

Bek Persib Bandung Kakang Rudianto ketagihan bisa mengalahkan Manchester United yang membuatnya tertarik buat merumput di Eropa. (IG Kakang Rudianto)
Bek Persib Bandung Kakang Rudianto ketagihan bisa mengalahkan Manchester United yang membuatnya tertarik buat merumput di Eropa. (IG Kakang Rudianto)

Kakang menjatuhkan pilihannya kepada Portugal. Menurutnya, kekuatan tim berjuluk Selecao das Quinas itu saat ini sangat komplet, terutama di sektor lini tengah yang dinilai menjadi salah satu yang terbaik di turnamen.

Deretan gelandang berkualitas yang dimiliki Portugal dianggap mampu memberikan keseimbangan permainan sekaligus mengontrol jalannya pertandingan saat menghadapi lawan-lawan tangguh.

“Untuk Piala Dunia saat ini, Portugal lebih dominan karena mempunyai gelandang yang berkualitas,” kata Kakang.

Kekuatan Kolektif Jadi Kunci

Meski menjagokan Portugal, pemain binaan Akademi Persib tersebut menilai persaingan menuju tangga juara masih sangat terbuka.

Banyak negara memiliki kualitas yang cukup untuk melangkah jauh dan memberikan kejutan sepanjang turnamen.

baca juga

Menurut Kakang, kesuksesan sebuah tim tidak hanya bergantung pada keberadaan pemain bintang.

Faktor kekompakan tim, kedisiplinan menjalankan strategi, serta kualitas permainan kolektif menjadi kunci utama dalam kompetisi sekelas Piala Dunia.

Karena itu, ia mengaku lebih tertarik melihat performa sebuah tim secara keseluruhan dibanding hanya menyoroti aksi individu para pemain ternama.

Atmosfer Piala Dunia yang selalu menghadirkan cerita tak terduga juga menjadi daya tarik tersendiri.

Setiap edisi menghadirkan drama, kejutan, dan kisah baru yang membuat turnamen ini selalu dinantikan oleh pecinta sepak bola.

Kenangan Piala Dunia Sejak Kecil

Di balik antusiasmenya mengikuti Piala Dunia 2026, Kakang ternyata memiliki kenangan spesial yang masih melekat sejak masa kecil.

Momen menonton pertandingan Piala Dunia bersama keluarga menjadi pengalaman yang hingga kini sulit dilupakan.

Meski kini berstatus pemain profesional dengan jadwal yang padat, Kakang tetap berusaha menyempatkan diri menyaksikan laga-laga penting sepanjang turnamen berlangsung.

"Momen paling berkesan waktu kecil itu ketika nonton Piala Dunia habis sahur. Vibes-nya Piala Dunia banget," kenang Kakang.

Bagi Kakang, Piala Dunia lebih dari sekadar kompetisi sepak bola. Turnamen ini menjadi ajang yang mampu menyatukan jutaan orang melalui pengalaman dan emosi yang sama, baik bagi penonton di rumah maupun para pemain yang kini menjalani karier di level profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar

Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:08 WIB

Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?

Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 11:03 WIB

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:59 WIB

Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia

Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:46 WIB

Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026

Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×