Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:05 WIB
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
Granit Xhaka menegaskan Swiss tak gentar menghadapi Lionel Messi dan Argentina di perempat final Piala Dunia 2026. Der Nati siap melanjutkan sejarah. [Dok. IG swissnatimen]
baca 10 detik
  • Timnas Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti di Vancouver.
  • Keberhasilan menembus delapan besar mengakhiri penantian panjang selama 72 tahun bagi tim nasional sepak bola Swiss.
  • Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina di perempat final dengan catatan rekor pertemuan yang belum pernah menang.

Suara.com - Timnas Swiss memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti.

Kemenangan 4-3 setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit di Stadion BC Place, Vancouver, Selasa (7/7/2026) WIB, mengantarkan Granit Xhaka dan kolega menghadapi tantangan terbesar, yakni sang juara bertahan Argentina.

Sebelumnya, Argentina memastikan tiket ke delapan besar setelah menang dramatis 3-2 atas Mesir. Duel melawan Lionel Messi dan kawan-kawan pun sudah dinanti oleh kapten Swiss, Granit Xhaka.

Meski mengakui Argentina merupakan lawan yang sangat berat, Xhaka menegaskan timnya tidak datang dengan rasa takut.

Argentina memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2. [Tangkap layar X]
Argentina memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2. [Tangkap layar X]

Menurutnya, keberhasilan mencapai perempat final sudah menjadi pencapaian besar bagi Swiss sehingga mereka bisa tampil lebih lepas.

“Ini hadiah besar bagi kami. Target pertama telah tercapai," kata Xhaka usai laga.

"Namun, ketika sudah berada di perempat final, rasa lapar Anda akan lebih besar dari sebelumnya. Sekarang, datang tantangan besar dengan menghadapi salah satu pemain terbesar. Kami akan menikmati permainan dan siap bertarung,” jelasnya.

Akhiri Penantian 72 Tahun

Lolos ke babak perempat final menjadi pencapaian bersejarah bagi Swiss. Terakhir kali mereka mampu menembus delapan besar Piala Dunia terjadi saat menjadi tuan rumah pada edisi 1954.

baca juga

Setelah itu, dalam delapan penampilan berikutnya di Piala Dunia, pencapaian terbaik Der Nati hanya mampu mencapai babak 16 besar. Bahkan, mereka tersingkir pada fase tersebut dalam tiga edisi beruntun, yakni 2014, 2018, dan 2022.

Keberhasilan di Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang Swiss untuk kembali bersaing di fase delapan besar.

Meski sudah mencatat sejarah, Xhaka menegaskan timnya belum ingin berhenti. Gelandang berpengalaman itu percaya Swiss masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh jika mampu mempertahankan mentalitas yang telah mereka tunjukkan sepanjang turnamen.

“Aku sangat bangga akan tim ini. Sungguh pertunjukan kekuatan mental yang luar biasa. Tekad kuat telah menang. Kami telah mengukir sejarah,” kata gelandang yang musim lalu membela Sunderland tersebut.

“Kami telah menanti lama untuk menulis kisah seperti ini. Sekarang, perjalanan berlanjut dan kami senang masih berada di sini.”

Xhaka juga menilai pencapaian ini merupakan hasil kerja keras generasi emas Swiss yang memadukan pengalaman para pemain senior dengan semangat para pemain muda.

“Kupikir ini adalah pencapaian puncak dari generasi saat ini. Semoga saja akan ada lagi generasi berikutnya. Ini generasi istimewa. Kami, para pemain berpengalaman, didorong para pemain muda dan harus menjadi teladan serta menularkan mentalitas bahwa meskipun berasal dari negara kecil, banyak hal yang bisa dicapai.”

Rekor Pertemuan Tak Berpihak kepada Swiss

Meski optimistis, Swiss tetap menghadapi tantangan besar di perempat final. Statistik menunjukkan Der Nati belum pernah meraih kemenangan atas Argentina.

Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Swiss menelan lima kekalahan dan hanya mampu meraih dua hasil imbang. Rekor di Piala Dunia pun tidak berpihak kepada mereka karena selalu kalah tanpa mampu mencetak gol dalam dua pertemuan melawan Albiceleste.

Namun, dengan modal kepercayaan diri usai mengakhiri penantian 72 tahun menembus perempat final, Swiss berharap mampu menciptakan kejutan saat menghadapi Lionel Messi dan Argentina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:11 WIB

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:10 WIB

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:14 WIB

Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?

Kontroversi VAR Argentina Menang Dramatis, Mesir Kehilangan Keadilan?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:00 WIB

Terkini

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×