- Timnas Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2026 dengan ketergantungan gol mencapai 92,3 persen pada Harry Kane dan Bellingham.
- Data Opta mencatat tingkat ketergantungan Inggris terhadap dua pemain tersebut adalah yang tertinggi sepanjang sejarah turnamen Piala Dunia.
- Inggris akan menghadapi Argentina di babak semifinal guna membuktikan apakah dominasi dua pemain tersebut mampu menembus pertahanan lawan.
Messi tercatat melepaskan 32 persen total tembakan Argentina pada edisi 2022 dan meningkat menjadi 34 persen di Piala Dunia 2026.
Hanya Robert Lewandowski bersama Polandia yang memiliki beban serangan lebih besar, yakni mencapai 38,7 persen dari total tembakan timnya pada edisi sebelumnya.
Meski demikian, Inggris dinilai menghadapi risiko lebih besar karena Argentina memiliki variasi serangan yang lebih beragam di sekitar Messi.
Jika lini belakang Argentina mampu meredam pergerakan Kane dan Bellingham pada semifinal di Atlanta, Inggris berpotensi kesulitan menemukan sumber gol lain.
Kolektivitas Spanyol Jadi Pembanding
Di sisi lain, Spanyol yang telah memastikan tempat di final menunjukkan pendekatan berbeda dengan mengandalkan kekuatan kolektif.
La Roja tidak bergantung pada satu atau dua pemain karena kontribusi di lini serang tersebar lebih merata.
Pemenang laga Inggris kontra Argentina akan menghadapi Spanyol di partai final dengan dua filosofi permainan yang berbeda: kolektivitas melawan dominasi individu.
Semifinal ini pun akan menjadi pembuktian apakah strategi Inggris yang bertumpu pada Kane dan Bellingham mampu kembali membawa mereka melangkah ke final atau justru menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Argentina.
