- Kylian Mbappé memimpin perolehan sementara dengan sepuluh gol setelah membawa Prancis meraih posisi ketiga di Piala Dunia 2026.
- Lionel Messi mencatatkan delapan gol dan empat assist, serta akan berjuang di babak final melawan timnas Spanyol.
- Aturan assist FIFA menjadi penentu krusial jika jumlah gol antara Messi dan Mbappé imbang dalam turnamen tersebut.
Suara.com - Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat telah memasuki fase krusial. Dengan final Argentina melawan Spanyol, perburuan gelar top skor atau sepatu emas menjadi salah satu sorotan utama.
Lantas, siapa top skor Piala Dunia 2026? Siapa yang keluar sebagai pencetak gol terbanyak?
Hingga menjelang laga puncak, persaingan sangat ketat antara dua megabintang, yaitu Lionel Messi dan Kylian Mbappé.
Menurut data terkini dari FIFA, Lionel Messi awalnya memimpin di puncak klasemen dengan koleksi sekitar 8 gol plus assist yang melimpah.
Namun, Mbappé baru saja mencetak dua gol di laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Kini, Mbappé sudah mengantongi 10 gol dan memecahkan rekor pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia dengan total 22 gol.
Persaingan ini bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga performa tim masing-masing di turnamen yang diikuti 48 tim ini.
Perjalanan Messi: Legenda yang Tak Pernah Pudar
Lionel Messi, kapten Argentina yang kini berusia 39 tahun, membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Sepanjang turnamen, Messi tampil konsisten, mencetak gol penting di fase grup hingga semifinal.
Gol-golnya sering kali datang di momen krusial, seperti equalizer melawan Mesir di babak 16 besar yang membantu Argentina melaju.
Keunggulan Messi tidak hanya di gol, tapi juga assist, di mana ia sudah mengantongi 4 assist.
Aturan tie-breaker Sepatu Emas FIFA mempertimbangkan assist terlebih dahulu jika jumlah gol sama. Ini membuat Messi sering unggul meski Mbappé menyamai torehan golnya di beberapa fase.
Messi sudah menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia sebelum Mbappé menyusul, dan performanya di Piala Dunia 2026 ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai GOAT (Greatest Of All Time).
Argentina yang diperkuat Messi lolos ke final setelah pertarungan sengit melawan Inggris.
Jika Messi mencetak gol di final melawan Spanyol, peluangnya merebut sepatu emas dari Mbappé semakin besar. Ini bisa menjadi mahkota terakhir bagi sang maestro sebelum mungkin pensiun dari panggung internasional.
Mbappé: Sang Penantang yang Mematikan
Kylian Mbappé dari Prancis adalah ancaman utama. Penyerang berkecepatan tinggi ini sudah membuktikan diri sebagai mesin gol.
Meski Prancis tersingkir di semifinal dan hanya finis ketiga setelah mengalahkan Inggris 4-6, Mbappé tetap produktif. Dua golnya di laga third place membuatnya memimpin klasemen sementara dengan 10 gol.
