Pembayarannya bisa dilakukan di awal atau di akhir setelah rental selesai. Bisa pakai aplikasi dana, shopeepay atau gopay.
Klien Rerata Anak Kuliahan
Untuk pengguna jasa rental pria, Rey menyebut membatasi usia dari usia 20 hingga 32 tahun. Meskipun rerata usianya antara 20 sampai 25 tahun atau mahasiswa.
Kebanyakan di antara mereka menggunakan jasa rental pria untuk menemani ngobrol seputar hubungan asmara, keluarga hingga perkuliahan.
"Kebanyakan sih cenderung pengen butuh temen ngobrol aja, mereka kesepian," imbuhnya.
Lebih lanjut, Rey mengungkapkan jasa rentalnya tak menerima klien yang sudah berkeluarga.
"Untuk ngejaga aja supaya kondusif, kami tak menerima klien yang sudah berkeluarga," katanya.
Ia menyebut ada treatment yang berbeda untuk masing-masing klien, terutama mereka yang masih anak kuliahan dengan yang usianya sudah beranjak dewasa.
Untuk klien yang di atas 30 tahun, sebelum hari H akan dilakukan observasi terlebih dulu. Tujuannya untuk menyesuaikan diri satu dengan lainnya.
Baca Juga: Netizen Sebut Sindiran Bintang Emon Untuk Cagub Jabar
"Sebelum ketemu di hari H, kami biasanya melakukan 2 sampai 3 kali telepon untuk menyesuaikan kita sama sifat mereka seperti cara ngobrol mereka, cara interaksinya jadi biar pas ketemu kita ngga kaku-kaku amat," jelasnya.
Jadi Pacar Bohongan, Kena Tipu hingga Diajak begituan
Selama memberikan layanan rental pria, Rey mengaku ada beragam hal unik yang pernah dialaminya. Di antaranya pernah menjalani misi sebagai pacar bohongan.
Rey bercerita pernah mendapat klien yang tengah dijodohkan oleh orang tuanya, tetapi ia tak setuju dengan keputusan itu. Demi menghindari perjodohan itu, ia kemudian meminta Rey untuk menjadi pacar bohongannya.
"Misi itu berhasil, orang tuanya percaya," terangnya.
Selain jadi pacar bohongan, Rey juga pernah menghadapi salah satu kliennya yang baper. Ia bahkan pernah nyaris diajak untuk melayani lebih dari teman ngobrol.