Ahli Hukum Sebut Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Penuhi Unsur Pembunuhan Berencana, Motifnya Dijelaskan

Suara Cianjur

Rabu, 21 Desember 2022 | 14:36 WIB
Ahli Hukum Sebut Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Penuhi Unsur Pembunuhan Berencana, Motifnya Dijelaskan
Ferdy Sambo ddan Putri Candrawathi kompak bantah soal pernyataan dari saksi mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBp Ridwan Soplanit (Foto: Suara.com - Yosea)

SuaraCianjur.id- Dugaan pemerkosaan yang disebut Putri Candrawathi dilakukan oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, tak bisa menjadi motif pembunuhan yang kuat.

Hal ini dikatakan oleh Ahli Hukum Pidana bernama Chudry Sitompul. Dia sependapat dengan saksi ahli kriminolog soal dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi itu.

Chudry mengatakan, tentang perbedaan pembunuhan biasa dengan pembunuhan berencana dalam kasus kematin Brigadir J.

Dijelaskan Chudry perbedaan pertama yakni bila ada sebuah peristiwa sebelumnya yang terjadi antara pelaku dengan korban. Maka hal itu bisa menjadi penyebab timbulnya pemunuhan berencana.

Lalu yang kedua menurutnya dijelaskan soal adanya waktu yang sangat cukup bagi pelaku, dalam memikirkan hingga mempersiapkan modus hingga bagaimana caranya untuk melakukan pembunuhan kepada korban.

Maka jika dua hal itu kata Chudry terpenuhi, sudah bisa dinyatakan sebagai sebuah pembunuhan berencana.

Tapi kalau ditambah dengan hal ketiga dengan melibatkan banyak pihak, termasuk mereka yang ikut menutupi kejadian dari sebuah pembunuhan, maka sudah bisa dipastikan hal itu termasuk kepada pembunuhan yang direncanakan.

"Saya kira dari ketiga rumus ini, sebenarnya kita dari keterang-keterangan saksi yang sebelumnya, sudah cukup menyatakan surat dakwaan yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum itu sudah terbukti memenuhi unsur pembunuhan berencana," kata Chudry Sitompul dikutip dari Suara.com dari tayangan tvOneNews, Rabu (21/12/2022).

Ferdy Sambo dalam ruang sidang melanjutkan agenda persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jaksel. [Foto: Suara.com - Arga]
Ferdy Sambo dalam ruang sidang melanjutkan agenda persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jaksel. (sumber: Foto: Suara.com - Arga)

Menurut Chudry kalau dalam perumusan KUHP memang tidak disebutkan tentang hal 'berencana' itu. Tapi hal itu nantinya akan diserahkan kepada Majelis Hakim prsidangan.

baca juga

Dengan melihat putusan hakim terdahulu, menurut Chudry rumusan yang dia katakan memang sudah memenuhi kepada rumus soal pembunuhan berencana.

Soal tentang motif pembunuhan di balik kasus pembunuhan Brigadir J, dikatakan oleh Chudry memang setiap kejahatan pasti ada motifnya.

Putri Candawathi saat memeragakan adegan rekonstruksi dengan pemeran pengganti Brigadir J. (tangkapan layar) [Foto Ilustrasi]
Putri Candawathi saat memeragakan adegan rekonstruksi dengan pemeran pengganti Brigadir J. (tangkapan layar) (sumber: Foto Ilustrasi)

Berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ini, Chudry melihat kalau motifnya sudah terungkap.

"Nah motifnya ini ya itu sebenarnya sudah bisa terungkap, bahwa walaupun itu tidak jelas tapi sudah terungkap sebenarnya, ada sebab akibat antara korban dengan pelakunya dan saya kira itu paling dekat," kata Chudry.

Yang membuat sulit dari kasus ini adalah terkait dengan bukti-bukti pembunuhan yang sudah dikaburkan oleh pelaku. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tatapan Mengerikan Ferdy Sambo Diungkap Kuat Maruf Sambi Lutut Bergetar: Siapa Lagi yang Mau Ditembak

Tatapan Mengerikan Ferdy Sambo Diungkap Kuat Maruf Sambi Lutut Bergetar: Siapa Lagi yang Mau Ditembak

Cianjur | Senin, 19 Desember 2022 | 14:37 WIB

Ferdy Sambo Jelaskan Surat yang Pernah Dibuat soal Keterlibatan Anak Buah, Kini Bingung Cara Menebus Dosa

Ferdy Sambo Jelaskan Surat yang Pernah Dibuat soal Keterlibatan Anak Buah, Kini Bingung Cara Menebus Dosa

Cianjur | Sabtu, 17 Desember 2022 | 17:00 WIB

Ferdy Sambo Akui di Depan Hakim Skenario Buyar Berantakan saat Sosok Ini Terkeman Kamera CCTV

Ferdy Sambo Akui di Depan Hakim Skenario Buyar Berantakan saat Sosok Ini Terkeman Kamera CCTV

Cianjur | Sabtu, 17 Desember 2022 | 11:44 WIB

Terkini

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:17 WIB

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

×