Mana yang Bikin Keriput, Sinar UVA atau UVB? Berikut Penjelasannya Menurut Pakar Kulit dr. Srie Prihianti

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 15 Februari 2023 | 17:00 WIB
Mana yang Bikin Keriput, Sinar UVA atau UVB? Berikut Penjelasannya Menurut Pakar Kulit dr. Srie Prihianti
Ilustrasi orang berjemur di pantai, terpapar sinar UV dari matahari (Shutterstock)

SuaraCianjur.id - Mungkin beberapa dari kita mulai khawatir saat terpapar sinar UVA dan UVB karena takut akan mengalami penuaan dini pada kulit atau keriput, yang akhir-akhir ini menjadi perhatian.

Namun tahukah anda, jika dampak yang ditimbulkan oleh dua jenis paparan sinar tersebut dapat menimbulkan efek jangka pendek dan juga jangka panjang?

Seperti dilansir dari laman uara.com, seorang Dermatologis atau pakar kulit yakni dr. Srie Prihianti, Sp.KK(K). PhD. mengatakan bahwa paparan sinar UVA dan UVB dapat menimbulkan masalah kulit itu.

"Kemerahan, perih itu disebabkan oleh UVB. Tapi secara tidak sadar sebenarnya terpapar UVA juga tapi efek gak langsung terasa, nanti jangka panjang." kata dr. Srie Prihianti saat konferensi pers peluncuran sunscreen Anthelios UVMUNE 400 dari La Roche Posay di Jakarta, dikutip cianjur.suara.com dari laman suara.com, Rabu (15/2/2023).

"Awalnya bisa tanning, tapi jangka panjang bisa sebabkan kerutan, flek, sampai skin cancer," lanjut dr. Srie Prihianti.

Beliau menjelaskan bahwa sinar UVA memiliki jangkauan lebih panjang daripada sinar UVB. Dimana sinar UVA dapat menjangkau lapisan kulit dalam dan merusak jaringan sel, serta menyebabkan kerutan.

"Yang perlu kita pelajari bahwa panjang gelombang UVA ada 2 gelombang, UVA1 panjang gelombang 360 sampai 380 nm dan ultra long UVA panjangnya 380 sampai 400 nm mampu penetrasi ke kulit juga sangat dalam. Dari 30 persen paparan sinar matahari itu yang ultra long bisa penetrasi ke kulit," ujarnya.

Selain itu, dr. Srie juga menjelaskan bahwa sinar UVA juga masih dapat masuk kedalam ruangan sekalipun, dan hanya sinar UVB yang dapat dipantulkan. Oleh karena itu ia menyarankan untuk tetap menggunakan tabir surya sekalipun berada di dalam ruangan.

"Kalau UVA, walaupun kita di dalam mobil pakai kaca film itu tetap masuk. Kaca film hanya memantulkan UVB. Maka UV protection tetap kita perlukan walaupun berada di indoor," jelas dr.Srie.

Baca Juga: Ini Tuntutan Eks Kepala DPMPTSP Kota Jogja dan Ajudan Haryadi Suyuti dalam Kasus Dugaan Suap Perizian

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI