Lestarikan Pesisir, GPND dan Kelompok Tani Tanam Mangrove di Percut Sei Tuan

Deli | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:39 WIB
Lestarikan Pesisir, GPND dan Kelompok Tani Tanam Mangrove di Percut Sei Tuan
Deli.suara.com

Deli - Sumatera Utara memiliki kawasan magrove yang terluas di Indonesia setelah Papua. Namun kondisinya tidak luput dari kerusakan. Berbagai upaya untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir salah satunya dengan penanaman mangrove di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang oleh Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumatera Utara dan Kelompok Tani Bakti Nyata. 

Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu mengatakannya kepada wartawan pada Senin (13/6/2022) siang. Dijelaskannya, penanaman mangrove ini dilakukan serentak di 7 provinsi, Sumatera Utara yang digelar di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. 

Kegiatan ini, lanjut Defri, menjadi starting point untuk dapat bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan termasuk dengan Badan Rehabilitasi Gambut dan Mangrove agar target penanaman di 2024 seluas 600 ribu hektar dapat tercapai. Kelompok Tani Bakti Nyata, kata dia, selama ini merupakan binaan GPND Sumatera Utara. 

"Tidak tertutup kemungkinan juga di daerah lainnya nanti akan jadi sasaran kita lakukan kerja-kerja di areal tersebut. Insyaallah kita akan perluas kelompok tani yang peroleh HKm-nya. Kita akan minta kepada KLHK agar kelompok tani yang kita didampingi menjadi priositas untuk dapat izin HKm-nya," katanya.

Ketua Kelompok Tani Bakti Nyata, Salamin Yahya mengatakan, pihaknya mendapatkan izin kelola kawasan dengan skema HKm dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) seluas 83,4 ha yang mana lahan tersebut akan direhabilitasi sesuai fungsinya namun tetap diperbolehkan untuk mengambil manfaat untuk pemberdayaan masyarakat. 

Izin kelola HKm itu, baru saja diterimanya beberapa waktu lalu. Dengan adanya HKm, pihaknya memiliki hak kelola yang mana sesuai dengan tujuannya untuk memberdayakan masyarakat setempat. "HKm dari kementrian izin kelolanya selama 35 tahun. Planning ke depan salah satunya untuk wisata mangrove. Potensi di sini selain cacing laut, juga ada kepiting dan udang," katanya. 

Untuk pengambilan cacing laut, lanjut Salamin, sudah dilakukan sejak hampir 20 lalu. Dalam sehari, dia menampung sedikitnya 10 kg. Sebenarnya, lanjut Salamin, permintaan bisa mencapai 35 kg per hari namun untuk saat ini dia masih membatasinya. "Cacing laut ini untuk makan induk udang vaname, fungsinya untuk hormon. Tanpa ini, induk udang vaname tak kawin," katanya. 

Pengambilan cacing hanya yang ukuran besar dan yang kecil dibiarkan. Begitupun tanahnya tidak akan keras karena saat mengambil cacing, tanahnya dibongkar. Tanah yang di bawah dibalik ke atas. Menurutnya, ketika cacing laut itu diambil, tanah tidak akan menjadi keras karena saat pengambilan tanahnya juga dibongkar.

"Orang yang ambil kan membongkar tanahnya, yang bawah dibalik ke atas," katanya. 

Cacing laut yang dikumpulkannya dijual. "HKm dari kementrian izin kelolanya selama 35 tahun. Planning ke depan salah satunya untuk wisata mangrove. Potensi di sini selain cacing laut, juga ada kepiting dan udang," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Aksi Artis Sambut Lebaran: BCL Masak 7 Kg Rendang, Zaskia Mecca Gelar Salat Ied Sendiri

Aksi Artis Sambut Lebaran: BCL Masak 7 Kg Rendang, Zaskia Mecca Gelar Salat Ied Sendiri

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen BCL Masak Rendang 7Kg Selama 2 Hari, Demi Tradisi Keluarga Berlanjut!

Momen BCL Masak Rendang 7Kg Selama 2 Hari, Demi Tradisi Keluarga Berlanjut!

Video | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Pesan Haru Bunga Citra Lestari Lepas Kepergian Vidi Aldiano

Pesan Haru Bunga Citra Lestari Lepas Kepergian Vidi Aldiano

Video | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:45 WIB

Politik Pembangunan dan Marginalisasi Warga Pesisir dalam Si Anak Badai

Politik Pembangunan dan Marginalisasi Warga Pesisir dalam Si Anak Badai

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:00 WIB

BCL Kenang Momen Bersama Vidi Aldiano: Titip Salam untuk Ashraf Sinclair

BCL Kenang Momen Bersama Vidi Aldiano: Titip Salam untuk Ashraf Sinclair

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 13:36 WIB

Pesan Haru Bunga Citra Lestari Lepas Kepergian Vidi Aldiano: Say Hi to Ashraf for Me Ya, Vid

Pesan Haru Bunga Citra Lestari Lepas Kepergian Vidi Aldiano: Say Hi to Ashraf for Me Ya, Vid

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 11:42 WIB

Nyanyian Pesisir di Bawah Atap Langit

Nyanyian Pesisir di Bawah Atap Langit

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:55 WIB

Terkini

Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya

Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 23:50 WIB

Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan

Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah

7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah

Kalbar | Jum'at, 03 April 2026 | 23:25 WIB

7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros

7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros

Jakarta | Jum'at, 03 April 2026 | 23:10 WIB

Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?

Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 22:37 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan

Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan

Sumsel | Jum'at, 03 April 2026 | 22:08 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB