Seorang Nenek di Karangasem Bali Tewas saat Akan Diperkosa Duda

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 23:29 WIB
Seorang Nenek di Karangasem Bali Tewas saat Akan Diperkosa Duda
Ilustrasi, jenazah. (Shutterstock)

SUARA DENPASAR – Seorang nenek di Banjar Keladian, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali berinisial Ni Nengah P (77) mendadak tak sadarkan diri kemudian tewas saat akan diperkosa tetangganya yang merupakan seorang duda bernama I Wayan Jambot (44). Peristiwa itu berlangsung di sebuah tegalan (kebun) saat sang nenek usai menyabit rumput.

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini bermula saat pasangan suami istri yang sudah lanjut usia bernama I Wayan D (78) dan istrinya Ni Nengah P (66) pergi ke tegalan untuk menyabit rumput. Tempat mereka menyabit rumput terpisah.

Ni Nengah P lebih dulu selesai menyabit rumput. Maka dia segera membawa rumput di keranjang. Karena tak kuat mengangkat rumput ke atas kepalanya, sang nenek meminta bantuan I Wayan Jambot juga sedang menyabit rumput tak jauh dari lokasi.

Bukannya membantu nenek Ni Nengah P, si Jambot malah mencoba memperkosa perempuan sepuh ini. Diduga, Jambot terbawa nafsu lantaran sudah lama menduda.

Jambot mencoba mencium pipi Ni Nengah P, kemudian memelorotkan kain dan kaus yang dikenakan si nenek. Ni Nengah P pun kaget dan melawan serta terjadi keributan. Dalam kondisi seperti itu, Ni Nengah P tiba-tiba pingsan.

Sang suami, I Wayan D yang berjarak sekitar 300 meter mendengar keributan. Dia bergegas menuju tempat sang istri mencari rumput.

I Wayan D mendapai sang istri sudah tak sadarkan diri. Ia pun berteriak meminta pertolongan warga. Cerita itu pun segera menyebar hingga dilaporkan ke Polsek Rendang.

Salah satu tokoh masyarakat setemppat, Wayan Putra mengatakan, korban yang dalam kondisi tidak sadarkan diri dievakuasi ke rumahnya kemudian dibawa ke Puskesmas Rendang. Sayangnya, dalam perawatan di Puskesmas, Ni Nengah P meninggal dunia sekitar Pukul 11.20 WITA.

"Sekarang jenazah korban masih dibawa ke RSUP Sanglah untuk diotopsi," jelas Wayan Putra dilansir dari beritabali.com, jaringan suara.com.

Kelian Banjar Keladian, I Putu Astawa mengaku belum tahu penyebab warganya tersebut meninggal dunia. Dia hanya menjelaskan, Ni Nengah P memiliki tiga anak dan 5 orang cucu.

“Pekerjaan sehari-harinya korban menyabit rumput untuk pakan ternak sapi bersama suaminya,” jelas Astawa.

Kapolsek Rendang Kompol I Made Punia ketika dikonfirmasi terpisah menjelaskan, korban diduga meninggal dunia karena shock saat terjadi percobaan pemerkosaan oleh I Wayan Jambot.

"Dari jasad korban tidak ada bekas-bekas penganiayaan, tapi masih akan dilakukan otopsi untuk memastikan," terang Punia.

Punia mengatakan, Wayan Jambot sudah ditangkap di Mapolsek Rendang. “Terduga pelaku diamankan tak lama setelah kejadian,” imbuhnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Sapi di Satu Dusun di Karangasem Terjangkit PMK, Pemerintah Cuek, Warga Bingung

Puluhan Sapi di Satu Dusun di Karangasem Terjangkit PMK, Pemerintah Cuek, Warga Bingung

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 22:28 WIB

TERUNGKAP! Lima Jambret Wisman yang Dipamerkan di Monumen Bom Bali Kuta asal Karangasem

TERUNGKAP! Lima Jambret Wisman yang Dipamerkan di Monumen Bom Bali Kuta asal Karangasem

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 00:21 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB