Kang Dedi Mulyadi Telanjangi Kebijakan Anggaran Istrinya Memimpin Purwakarta: APBD Naik, Pembangunan Turun

Suara Denpasar

Jum'at, 09 Desember 2022 | 18:46 WIB
Kang Dedi Mulyadi Telanjangi Kebijakan Anggaran Istrinya Memimpin Purwakarta: APBD Naik, Pembangunan Turun
Kang Dedi Mulyadi telanjangi kebijakan anggaran istrinya memimpin Purwakarta: ‘APBD Naik, Pembangunan Turun’ (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel/ Instagram @anneratna82)

Suara Denpasar – Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menelanjangi kebijakan anggaran Pemda Purwakarta di bawah kepemipinan Anne Ratna Mustika. Terkuak bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Purwakarta terus naik, namun anggaran pembangunan malah turun. Bahkan tidak bisa bayar utang dana bagi hasil (DBH) untuk desa era Dedi Mulyadi.

Hal itu terungkap saat Kang Dedi Mulyadi berbincang dengan Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi dan Kepala BKAD Purwakarta, R. Muchamad Nurcahja di Ruang Kantor DPRD Purwakarta. Perbincangan mereka itu ditayangkan di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Kang Dedi kembali menyinggung berapa utang DBH pada era dia menjadi bupati Purwakarta hingga diwariskan kepada Bupati Anne Ratna. Nurcahja pun menjelaskan bahwa utang DBH era Dedi Mulyadi sebesar Rp48 miliar. Rinciannya pada 2016 Rp24 miliar, dan pada 2017 Rp24 miliar.

Pada 2019, utang DBH itu sudah dibayar Rp24 miliar untuk utag DBH 2017. Sedangkan utang DBH 2016 sudah dianggarkan pembayarannya pada APBD 2020. Namun keburu wabah Covid-19, sehingga terjadi refocusing, dan baru terbayar Rp3 miliar.

“Total Rp27,7 miliar,” kata Nurcahja.

Dengan demikian, kata Nurcahja, utang DBH untuk desa yang belum terbayar adalah Rp19,7 miliar. Akan tetapi pada APBD 2021 tidak bisa dianggarkan karena masih Covid-19. Kemudian pada APBD 2022 dan 2023 juga tidak bisa dianggarkan karena fokus pemulihan ekonomi dan ketertinggalan infrastruktur selama tahun.

Nah, dari sana, Kang Dedi Mulyadi pun mulai menyelidik kebijakan anggaran era Bupati Anne Ratna, istrinya yang menggugat cerai ke Pengadilan Purwakarta. Dia menanyakan berapa anggaran infrastruktur pada 2023. Saat itu Nurcahja menyebut hapir Rp300 miliar. Selain untuk infrasktur jalan, gedung bangunan pemerintah, juga irigasi dan lainnya.

“Kalau di PU Bina Marga sekitar Rp150 miliar,” aku dia.

Kang Dedi pun menyatakan, kalau anggaran infrastruktur hanya Rp300 miliar, titu jauh tertinggal dibanding ketika Kang Dedi Mulyadi jadi bupati  Purwakarta. Sebab, saat Kang Dedi memimpin Purwakarta, anggaran infrastruktur mencapai Rp600 miliar.

“Kalau dibanding dulu, jauh tertinggal,” katanya.

Dengan anggaran infarstruktur yang besar, Kang Dedi bisa membangun taman, air mancur terbesar di Asia Tenggara, pembangunan jalan, sekolah-sekolah dan lainnya.

Bahkan, saat Bupati Purwakarta dipegang Kang Dedi Mulyadi, khusus untuk infrastruktur jalan antara Rp250 miliar sampai Rp300 miliar.

Saat Kang Dedi menjelaskan itu, Ketua DPRD Purwakarta, Ahmad Sanusi menyela. Dia menyatakan, sebetulnya anggaran infrastruktur jalan hanya sekitar Rp46 miliar. Rinciannya, peningkatan jalan cuma Rp25 miliar, dan pemeliharaan jalan Rp21 miliar.

“Jadi kecil?” tanya Kang Dedi.

“Ya kecil,” jawab Sanusi.

Dengan penjelasan itu, Kang Dedi Mulyadi pun menyibak bahwa argumentasi APBD Purwakarta pada 2022 dan 2023 untuk membangun ketertinggalan infrastruktur sebetulnya tidak nyambung alias bohong belaka. Sebab, anggaran peningkatan dan pemeliharaan jalan hanya Rp46 miliar.

Yang menarik lagi adalah terungkap bahwa APBD Purwakarta pada era Anne Ratna Mustika sebetulnya naik dibandingkan era Dedi Mulyadi. Saat ini, APBD Purwakarta mencapai Rp2,5 triliun. Kang Dedi pun heran, mengapa APBD yang lebih tinggi, namun pembangunan di Purwakarta justru menurun.

“Pertanyaannya adalah APBD-nya mencapai Rp2,5 triliun, kenapa anggaran pembangunan yang langsung dirasakan oleh masyarakat menurun?” tanya Kang Dedi.

Nurcahja menjawab dana APBD itu dialokasikan ke banyak hal. Antara lain pendidikan 20 persen dan kesehatan 16 persen. Kang Dedi tetap tidak puas dengan jawaban itu. Sebab itu masih sedikit.

Tampaknya Kang Dedi sudah membongkar APBD Purwakarta. Sehingga dia menanyakan APBD 2,5 triliun itu sebetulnya paling besar terserap oleh apa. Nurcahja sepat menjawab bahwa gaji pegawai sebetulnya hanya 34 persen.

Kang Dedi pun tetap tidak puas dengan jawaban itu. Dia sempat mengetes Nurcahja, anggara barang dan jasa berapa besarnya. Nurcahja ak menjawab. Kemudian Kang Dedi justru yang menyebut bahwa anggaran barang dan jasa mencapai Rp900 miliar.

"Kenapa dibelanjakan untuk barang dana jasa, kenapa tidak untuk infrastruktur?" tanya Kang Dedi. 

Dia melihat ada banyak inefesiensi anggaran dalam kebijakan anggaran Pemkab Purwakarta di bawah Bupati Anne Ratna Mustika. Dari soal rapat-rapat, ATK, kendaraan dinas, dan lainnya. Bila itu bisa dilakukan, Kang Dedi menyatakan anggaran infrastuktur bisa meningkat, dan utang DBH ke desa bisa lunas. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ambu Anne Siap-Siap Saja, Kang Dedi Akan Ungkap Uang Miliaran Biaya Kampanye Jadi Bupati di Depan Hakim

Ambu Anne Siap-Siap Saja, Kang Dedi Akan Ungkap Uang Miliaran Biaya Kampanye Jadi Bupati di Depan Hakim

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 18:15 WIB

Hati-hati! Dedi Mulyadi Kantongi Identitas Penyebar Video Viral Anne Ratna Mustika: Pelanggaran UU ITE

Hati-hati! Dedi Mulyadi Kantongi Identitas Penyebar Video Viral Anne Ratna Mustika: Pelanggaran UU ITE

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 18:40 WIB

Sedih! Dedi Mulyadi Bandingkan Nasib Dirinya dengan Ryan Dono: Masuk ke Ruang Pengadilan Agama Itu Jauh Lebih Menyakitkan

Sedih! Dedi Mulyadi Bandingkan Nasib Dirinya dengan Ryan Dono: Masuk ke Ruang Pengadilan Agama Itu Jauh Lebih Menyakitkan

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 16:22 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Cerita Cinta yang Kandas, Warga: Jangan Buang Waktu, Kalau Ada yang Pasti Kenapa Harus Menunggu

Dedi Mulyadi Ungkap Cerita Cinta yang Kandas, Warga: Jangan Buang Waktu, Kalau Ada yang Pasti Kenapa Harus Menunggu

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Beri Tanggapan Perihal Uang Pemberiannya Kepada Ambu Anne: Kalau untuk Ditabung Bukan Kategori Nafkah...

Dedi Mulyadi Beri Tanggapan Perihal Uang Pemberiannya Kepada Ambu Anne: Kalau untuk Ditabung Bukan Kategori Nafkah...

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:16 WIB

Bantah KDRT Psikis, Kang Dedi Mulyadi Singgung Karakter Ambu Anne Selama Ini, Kenapa?

Bantah KDRT Psikis, Kang Dedi Mulyadi Singgung Karakter Ambu Anne Selama Ini, Kenapa?

Denpasar | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:06 WIB

Terkini

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:00 WIB

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Surakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:54 WIB

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:52 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:15 WIB

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:12 WIB