Persebaya Surabaya di Liga 1, Melihat Anak-anak Asuhnya Didzalimi, Aji Santoso Minta Keadilan PSSI dan Iwan Bule

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 20:40 WIB
Persebaya Surabaya di Liga 1, Melihat Anak-anak Asuhnya Didzalimi, Aji Santoso Minta Keadilan PSSI dan Iwan Bule
Potret saat pemain Persebaya melakukan protes pada wasit (Instagram)

Suara Denpasar – Persebaya Surabaya di Liga 1, melihat anak-anak asuhnya didzalimi, Aji Santoso minta keadilan PSSI dan Iwan Bule.

Persebaya Surabaya baru saja menyelesaikan pertandingan lanjutan Liga 1 kontra Persik Kediri, dengan skor akhir kacamata.

Persebaya Surabaya tidak mempermasalahkan hasil yang dibawa pulang, tapi terasa ada yang ganjal dari keputusan wasit di tengah pertandingan.

Hal itu sempat memicu kericuhan di tengah lapangan hijau, membuat pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso turut berkeluh kesah.

Tapi pada keluhannya, Aji Santoso mengatakan bahwa ia tidak mau banyak komentar, cukup melihat realitanya dari HP masing-masing.

“Saya gak mau berkomentar, ini saja (HP) yang jadi saksi,” ungkapnya pada jumpa pers usai pertandingan.

“Kalau dipimpin wasit seperti ini, bagaimana sepak bola kita ini?!” ungkapnya lagi.

Untuk menegaskan pendapatnya, Aji Santoso mengulang kembali pendapat komentator tentang kejadian yang memicu kericuhan di tengah lapangan.

Mereka bahkan mengunggah momen saat kejadian di kotak penalti berlangsung, yang membuat wasit berkeputusan janggal.

“Jelas, ya, ini penalti harusnya, ada dorongan yang jelas-jelas dilakukan oleh Dikri Yusron di dalam area terlarang,” ungkap komentator.

Kejadian itu diawali oleh pemain Persebaya Surabaya bernomor punggung 17 yang tengah menguasai bola untuk finishing.

Tapi pemain Persik Kediri bernomor punggung 31 mengejarnya dan dengan berani mendorongnya, di area berbahaya.

Melihat kondisi tersebut, wasit tidak memberlakukan penalti kepada tim dari Persik Kediri, membuat pemain Persebaya Surabaya protes.

Tapi kepala wasit tampak bergeming, ia tak mengindahkan protes dari para pemain Persebaya Surabaya hingga peluit tanda waktu habis dibunyikan.

Melihat semua itu, Persebaya Surabaya meminta keadilan dari PSSI dan Iwan Bule melalui Instagram resmi klub mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers

Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers

| Selasa, 13 Desember 2022 | 19:45 WIB

BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan

BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan

| Selasa, 13 Desember 2022 | 18:28 WIB

Tinggalkan PSIS Semarang, Bali United Tiba di Puncak Klasemen, Stefano Cugurra Beri Komentar Begini

Tinggalkan PSIS Semarang, Bali United Tiba di Puncak Klasemen, Stefano Cugurra Beri Komentar Begini

| Selasa, 13 Desember 2022 | 18:00 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB