Suara Denpasar – Beredar kabar Megawati ketar-ketir dikarenakan gerakan pemakzulan terus bergulir hingga ke Senayan.
Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, benarkah dikabarkan akan ada pemakzulan yang membuatnya ketar-ketir?
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube SNIPER POLITIK pada 5 Juli 2023 dengan video berdurasi 8 menit 25 detik dan ditonton 1,4 ribu kali sejak 21 jam waktu pengunggahan.
Video itu disebarkan dengan judul ‘Mega Ketar-ketir!! Gerakan Pemakzulan Terus Bergulir Hingga ke Gedung Senayan’, dilansir Suara Denpasar pada Kamis, (6/7/2023).
Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan narasi sebagai berikut, ‘Bu Mega Ketar-Ketir, Gerakan Pemakzulan Terus Bergilir Hingga ke Senayan’.
Guna mendapatkan informasi sebenar-benarnya, tim Suara Denpasar melakukan penelusuran terkait video yang beredar itu, berikut ini hasil cek fakta.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video itu menampilkan cuplikan pernyataan Megawati di hadapan media dan beberapa kader, di sampingnya ada Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo.
“Dilantik itu ya saya hormati sebagai presiden saya, jadi kalau dibilang neken, saya mau cari cara nekennya gimana,” ujar Ketua Umum PDIP itu dalam cuplikan video tersebut.
Baca Juga: Susul Bek Rp3,48 Miliar, Eks Persebaya Resmi Hengkang dari Persib Bandung, Next Nick Kuipers?
Sepanjang video itu hingga selesai, tidak ada bukti yang ditunjukan oleh kanal YouTube tersebut tentang pemakzulan hingga ke Gedung Senayan.
Dilihat dari kanal YouTube TVR PARLEMEN, kanal yang kerap mewartakan situasi dan agenda DPR RI di dalam gedung Senayan atau gedung DPR, serta situasi terkait DPR RI, tidak ditemukan informasi adanya gerakan pemakzulan apapun baru-baru ini.
Setelah ditelusuri, faktanya konteks dari cuplikan video pernyataan Megawati Soekarnoputri yang disebarkan oleh kanal YouTube SNIPER POLITIK itu konteksnya bukan tentang pemakzulan.
Melainkan pernyataan itu adalah sanggahan Megawati terkait tuduhan dirinya menekan Jokowi untuk cawe-cawe. Pernyataannya pernah dipublikasikan salah satu stasiun televisi nasional dan diunggah melalui kanal YouTubenya, berikut ini link video lengkapnya, https://youtu.be/OUa67-PsXp8
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita miring tentang Megawati itu bersifat manipulatif dan kebohongan, serta dapat dikategorikan sebagai berita hoax. (Rizal/*)