Suara Denpasar - Maraknya formula naturalisasi terhadap pemain keturunan, kini selalu menjadi rumor menarik di tubuh Timnas Indonesia.
Belakangan ini, pemain keturunan bernama Cyrus Margono digadang-gadang akan masuk proses naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Cyrus Margono merupakan kiper yang merumput di klub Yunani, Panathinaikos, dan bermain di level junior.
Dilansir dari situs transfermarkt, kiper berusia 21 tahun tersebut merupakan pemain kelahiran Mount Kisco, New York, Amerika Serikat dan memiliki darah Indonesia.
Akan tetapi, Margono bukan satu-satunya kiper asing yang dirumorkan akan menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Sebelumnya, kiper yang sudah lama malang-melintang di kompetisi Serie A Italia, Emil Audero Mulyadi, juga sempat disebut-sebut akan dinaturalisasi ke Tim Garuda.
Emil Audero, 26 tahun, yang pernah membela Sampdoria, Juventus, dan kini Inter Milan tersebut mempunyai garis keturunan Indonesia dari sang ayah.
Audero yang merupakan kelahiran Mataram itu adalah kiper Timnas Italia di berbagai jenjang junior dan belum pernah menembus tim senior sehingga masih memungkinkan untuk menaturalisasi sang penjaga gawang.
Lantas jika dibandingkan statistik karirnya selama ini, siapa lebih unggul antara Cyrus Margono dan Emil Audero?
Dilihat dari segi pengalaman, Audero tentu jauh lebih unggul. Dari data transfermarkt terbaru, Audero telah bermain di level klub (senior-junior) sebanyak 283 kali.
Dari jumlah sebanyak itu, Audero mengalami 386 kali kebobolan, 74 kali clean sheet, 10 kartu kuning, dan 25.452 menit bermain.
Sementara Cyrus Margono yang baru bermain di tim Panathinaikos pada 2021, baru mendapatkan kesempatan 9 kali tampil dengan rincian 12 kebobolan, 2 kali clean sheet, 1 kartu kuning, dan 810 menit bermain.
Meski masih minim pengalaman, Margono masih memiliki usia muda dan banyak kesempatan untuk jauh lebih baik, bahkan melampaui Audero.
Andai Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, siapa di antara dua kiper naturalisasi ini yang layak menjaga gawang Tim Garuda?(Rizal/*)