Jokowi Enggan Tanggapi Ramainya Isu Dirinya Bisa Jadi Cawapres: Ini yang Menyiapkan Bukan dari Saya

Suara Depok | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 13:57 WIB
Jokowi Enggan Tanggapi Ramainya Isu Dirinya Bisa Jadi Cawapres: Ini yang Menyiapkan Bukan dari Saya
Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas soal Kebijakan Visa On Arrival di Istana Kepresidenan (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Depok.suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak ingin mengomentari ramainya isu terkait dirinya yang bisa menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jokowi tak mau menanggapi lantaran isunya bukan berasal dari dirinya.

Jokowi mengutarakan bahwa urusan masa jabatan dirinya sebagai presiden bukan berasal dari dirinya. Semisal saja wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Berkali-kali ia sampaikan kalau wacana itu bukan berasal dari dirinya.

"Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya, urusan tiga periode sudah saya jawab," kata Jokowi di Istana Negara, Jumat (16/9/2022).

Sebelumnya Jokowi juga sempat dipusingkan dengan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Setelah berlalu kini Jokowi dihadapkan dengan isu menjadi cawapres pada Pilpres 2024.

Kepala Negara sempat bertanya dari mana isu itu berasal. Kalau misalkan dari dirinya, maka Jokowi siap untuk menjawab.

Akan tetapi dikarenakan isu itu bukan dari dirinya, maka Jokowi enggan menanggapinya.

"Kalau dari saya, saya terangkan, kalau bukan dari saya, saya ndak mau terangkan. Itu saja."

Jokowi Bisa Jadi Cawapres

PDI Perjuangan merespons pernyataan Mahkamah Konstitusi (MK) ihwal tidak ada aturan yang melarang presiden dua periode menjadi calon wakil presiden di periode berikut.

Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul sepakat dengan hal itu. Sebab dalam aturannya memang tidak dijelaskan detail.

"Kalau undang-undangnya begitu, bahkan kalimatnya sangat bisa ya sangat bisa," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Berdasarkan hal tersebut, menurut Bambang, Presiden Jokowi yang saat ini menjabat memang memiliki peluang untuk maju kembali, namun sebagai cawapres bukan capres.

"Kalau Pak Jokowi mau jadi wapres ya sangat bisa tapi syaratnya diajukan oleh parpol atau gabungan parpol," kata Bambang.

Kendati Jokowi memiliki potensi untuk menjadi cawapres, tetapi bukan berarti PDIP membuka peluang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Mengapa Agung Hidayatulloh, Penjual Es Keliling Diduga Hacker Bjorka

Ini Alasan Mengapa Agung Hidayatulloh, Penjual Es Keliling Diduga Hacker Bjorka

| Jum'at, 16 September 2022 | 13:49 WIB

Jokowi Tanggapi Isu Jadi Cawapres di 2024; yang Menyiapkan Bukan Saya

Jokowi Tanggapi Isu Jadi Cawapres di 2024; yang Menyiapkan Bukan Saya

| Jum'at, 16 September 2022 | 13:47 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Wacana Cawapres Bukan Berasal dari Dirinya

Presiden Jokowi Tegaskan Wacana Cawapres Bukan Berasal dari Dirinya

Sumbar | Jum'at, 16 September 2022 | 13:32 WIB

Jubir MK yang Bilang Presiden Dua Periode Bisa Jadi Cawapres, Pengamat: Keceplosan? Atau Ada yang Nyuruh?

Jubir MK yang Bilang Presiden Dua Periode Bisa Jadi Cawapres, Pengamat: Keceplosan? Atau Ada yang Nyuruh?

| Jum'at, 16 September 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Kalbar | Jum'at, 17 April 2026 | 23:05 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 23:01 WIB

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 22:58 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB