Dituding Lakukan Konspirasi Pada Pemilu 2020, Trump Sebut Cara AS Seperti "NAZI" Jerman

Suara Depok | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2023 | 18:54 WIB
Dituding Lakukan Konspirasi Pada Pemilu 2020, Trump Sebut Cara AS Seperti "NAZI" Jerman
Mantan Presiden AS Donald Trump usai memberikan keterangan terkait kasus suap yang menjeratnya. (Foto: AFP)

Depok.suara.com - Mantan presiden Amerika Serikat (AS), Donal Trump terkena dakwaan atas upaya pembatalan pemilihan umum pada tahun 2020 lalu. 

Diketahui, surat dakwaan yang dikirimkan pada Selasa (1/8/2023) menuduh Trump selaku calon presiden dari Partai Republik berkonspirasi menipu AS.

Dalam surat itu juga berisikan tentang sejumlah cara yang digunakan oleh Trump. Mulai dari mencegah Kongres mengesahkan kemenangan rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, hingga mencabut hak pemilih untuk pemilu yang adil.

Jaksa AS mengatakan Trump menggaungkan tudingan mengenai kecurangan dalam pemilu yang ia tahu tidak benar. Trump juga dituding menekan sejumlah pejabat, termasuk wakil presiden saat itu, Mike Pence, untuk mengubah hasil pemilu.

Ia juga didakwa berusaha menekan Wakil Presiden Mike Pence untuk menghentikan proses verifikasi suara sah dalam pemilu. Trump, lanjut dokumen itu, juga menghasut serangan kekerasan di US Capitol untuk merusak demokrasi Amerika dan mempertahankan kekuasaannya.

Selain itu, jaksa menganggap Trump memanfaatkan kerusuhan di Capitol untuk menyuarakan yang dia klaim sebagai kecurangan pemilu. Selama kerusuhan, Trump menolak seruan dari penasihatnya untuk mengeluarkan pesan yang menenangkan.

"Terdakwa berusaha menggunakan kerumunan pendukung yang dia kumpulkan di Washington DC untuk menekan Wakil Presiden agar secara curang mengubah hasil pemilu," bunyi dakwaan tersebut.

Dokumen dakwaan tersebut juga menjabarkan banyak contoh kebohongan Trump soal pemilu. Namun, penasihat dekat Trump, termasuk pejabat intelijen senior, mengatakan berulang kali bahwa hasilnya sah.

"Klaim ini salah, dan terdakwa tahu bahwa itu salah," tulis jaksa di dokumen dakwaan itu, seperti dikutip Reuters, Rabu (2/8/2023).

Berdasarkan dokumen itu, Trump melakukan berbagai cara dalam upaya untuk mengubah hasil pemilu dengan skema yang kini dikenal sebagai "pemilih palsu".

Dalam menjalankan konspirasi itu, Trump bekerja sama dengan enam orang yang tak disebutkan namanya. Berdasarkan uraian itu, keenam orang tersebut kemungkinan mencakup mantan pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani.

Giuliani menelepon anggota parlemen negara bagian setelah pemilu 2020 untuk menekan mereka agar tak mengesahkan hasil pemilu di kawasan masing-masing. 

Nama selanjutnya yang mungkin terseret yaitu mantan pejabat Kementerian Kehakiman, Jeffrey Clark dan, pengacara John Eastman.

Clark mencoba menempatkan diri sebagai jaksa agung sehingga dia bisa meluncurkan investigasi kecurangan pemilu di Georgia dan negara bagian lain.

Sementara itu, Eastman mengemukakan teori hukum yang keliru bahwa Pence bisa memblokir sertifikasi pemilu.

Menanggapi dakwaan itu, tim kampanye Trump mengatakan tudingan tersebut sebagai "penganiayaan" yang mengingatkan pada Nazi Jerman.

"Presiden Trump tak akan terhalang oleh penargetan politik yang memalukan dan belum pernah terjadi sebelumnya!" demikian menurut mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BREAKING NEWS! Trump Didakwa Bersalah Karena Menyesatkan Warga Amerika Saat Pilpres

BREAKING NEWS! Trump Didakwa Bersalah Karena Menyesatkan Warga Amerika Saat Pilpres

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:50 WIB

Nasib Anies 'Diramalkan' Mirip Seperti Donald Trump Jelang Pilpres, Kok Bisa?

Nasib Anies 'Diramalkan' Mirip Seperti Donald Trump Jelang Pilpres, Kok Bisa?

Kotak Suara | Selasa, 01 Agustus 2023 | 19:19 WIB

Ulasan 'Trump: The Way To The Top', Kumpulan Nasihat Bisnis Terbaik

Ulasan 'Trump: The Way To The Top', Kumpulan Nasihat Bisnis Terbaik

Your Say | Kamis, 29 Juni 2023 | 06:41 WIB

6 Prediksi Kartun The Simpsons Jadi Kenyataan, Donald Trump Jadi Presiden Hingga Kapal Selam OceanGate Tenggelam

6 Prediksi Kartun The Simpsons Jadi Kenyataan, Donald Trump Jadi Presiden Hingga Kapal Selam OceanGate Tenggelam

Lifestyle | Sabtu, 24 Juni 2023 | 15:15 WIB

Viral Siswa SMP Ditugaskan Gurunya Chattingan Sama Donald Trump Hingga Bill Gates, Warganet Emosi: Nggak Masuk Akal

Viral Siswa SMP Ditugaskan Gurunya Chattingan Sama Donald Trump Hingga Bill Gates, Warganet Emosi: Nggak Masuk Akal

Lifestyle | Selasa, 06 Juni 2023 | 11:27 WIB

Fakta Skandal Donald Trump Dengan Mantan Bintang Porno Stormy Daniels, Bikin Presiden AS Diseret Ke Penjara

Fakta Skandal Donald Trump Dengan Mantan Bintang Porno Stormy Daniels, Bikin Presiden AS Diseret Ke Penjara

Lifestyle | Senin, 05 Juni 2023 | 14:59 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026

Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 23:12 WIB

Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan

Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan

Riau | Rabu, 27 Mei 2026 | 23:12 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis

Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis

Riau | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:44 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Batam | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:27 WIB

Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci

Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:08 WIB

Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau

Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau

Riau | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:06 WIB

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:19 WIB

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:11 WIB

30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia

30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:59 WIB