Monita Tahalea Kini Bertransformasi Jadi Musisi Perempuan

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 29 Mei 2016 | 06:35 WIB
Monita Tahalea Kini Bertransformasi Jadi Musisi Perempuan
Monita Tahalea (Twitter)

Monita Tahalea bukan lagi menjadi penyanyi jebolan ajang pencari bakat Indonesian Idol berusia 18 tahun namun telah bertransformasi menjadi musisi perempuan yang memiliki warna musik tersendiri sekaligus produser yang memproduksi album pribadi.

Dalam konser bertajuk "Dandelion" di Teater Salihara Pasar Minggu, Jakarta pada Sabtu (28/5/2016), Monita menampilkan 16 lagu di hadapan sekitar 250 orang penggemarnya. Penonton dalam jumlah minimalis menjaga konser tetap intim saat mendengar suara empuk Monita dipadu dengan ciri musiknya yang masih "nge-jaz" tapi riang.

"Dandelion" juga merupakan judul album ketiga Monita sekaligus menjadi pembuktian kepiawaiannya dalam menciptakan lagu karena dari 9 lagu dalam album tersebut, Monita menulis 8 liriknya.

"Mungkin bukan album terbaik di seluruh dunia tapi album ini benar-benar yang ingin aku sampaikan dan agar yang mendengar mendapat harapan yang tidak putus-putusnya," ucap Monita dari panggung yang hanya dilapisi karpet rumput dan bunga untuk menghadirkan suasana "taman bunga".

Konser yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut dibuka dengan lagu "Kekasih Sejati", lagu lama dari album "Kemenangan Hati" milik Yovie Widianto. Monita yang mengenakan gaun hitam "one shoulder" selutut itu hanya diiringi oleh gitar akustik dari Gerald Situmorang, mitranya yang juga memproduseri album Dandelion.

Namun pada lagu kedua yaitu "Ingatlah" Monita sudah lengkap diiringi oleh band-nya yaitu Yoseph Sitompul pada piano, Jessi Matel pada drum, Indra Perkasa pada Contra Bass, Ricad Hutapea pada Saxophone dan flute, Fafan Isfandian pada biola dan Dwipa Hanggana Pratala pada Cello.

Pertunjukan dilanjutkan dengan lagu "How Great Thou Art" dan "I Love Mama", satu lagu yang ia buat untuk suatu produk perawatan kulit namun bertujuan menunjukkan cinta Monita kepada ibunya.

Saat konser, keluarga Monita yang terdiri dari ayah, ibu, kakak, adik, nenek, ipar, sepupu hingga keponakannya memang ikut menonton dan memberikan dukungan.

"Senja" pun menjadi tembang pertama dari album "Dandelion" yang dinyanyikan dalam konser ini. Namun senja yang jingga bukan menjadi akhir hari, tapi sebaliknya awal dari episode penuh harapan yang didominasi warna jingga.

Harapan Pada "set kedua", Monita berganti kostum menjadi terusan warna jingga terang variasi kerut, tampak serasi dengan rambut cokelatnya yang dibiarkan bergerai.

Lagu "Hai" dimulai dengan akustik sehingga para pemain band membawakan pianika, ukulele, gendang kecil dan flute sebagai pengganti "grand piano", gitar, drum dan saksofon.

"Hai teman, apa kabar?" tanya Monita dengan tersenyum, yang dijawab "hai" oleh penonton dengan riang.

Selanjutnya, penonton pun menikmati lagu "Tak Sendiri" yang memang dinyanyikan secara duet bersama rekannya, Gabriela Cristy dan masih mengangkat suasana cerita dan berpengharapan.

Tempo pertunjukan dibawa lebih melambat dalam lagu "168", meski dengan lirik yang tetap membawa asa yaitu "Cinta bukan tentang menanti dan menunggu/tetapi memang telah waktunya bertemu/walau tidak selalu berakhir bersama/mungkin nanti bertemu kembali/".

Suasana syahdu tetap terpelihara dalam lagu selanjutnya "Perahu" dengan permainan bunyi-bunyian dari kontra bass. Lirik lagu ini menurut Monita bercerita tentang gadis bingung dan pengembara.

"Awalnya aku suka tulis cerpen di blog, tapi blognya gak ada yang baca jadi aku bikin lagu saja, hehe. Ini tentang si bingung yaitu perempuan yang suka galau macam-macam, kalau pengembara itu kan laki-laki yang belum tahu akan berlabuh di mana," ungkap Monita.

Syukurlah, kegalauan tidak berlanjut karena pada lagu "Bisu" Monita mengundang pianis jaz lulusan Conservatorium van Amsterdam, Belanda Sri "Aga" Hanuraga. Jari-jari Aga dengan lincah bermain di "grand piano" dan menghadirkan suasana jaz yang meriah dan meski berjudul "Bisu" lirik dan komposisi lagu malah mendorong pendengarnya untuk menyampaikan pikiran dan perasaan dengan bebas.

"Saat Teduh" menjadi lagu selanjutnya. Monita membawakan lagu ini bersama dengan rekan yang kerap mengiringinya manggung sebelum memiliki band yaitu Bernardus Ajutor Moa.

"Hingga titik ini, saya yakin Tuhan yang memelihara karena menyanyi bukan hanya pekerjaan untuk saya, tapi juga sebagai ucapan syukur karena membuat saya bertemu dengan orang-orang yang membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ungkap Monita menceritakan lagu "Saat Teduh".

Suasana cerita kembali tampak dalam lagu "I'll be Fine" dan "Memulai Kembali". Video klip "Memulai Kembali" bahkan sudah ditonton lebih dari 637 ribu orang sejak diluncurkan empat bulan lalu.

Warna jaz sekali lagi hadir dalam lagu "Breathe" dengan iringan terompet dari Jordy Waelauruw. Kali ini bahkan didampingi seorang pemain pantomim untuk mengekspresikan lirik ciptaan Monita agar meski rindu tidak bertepi tapi selalu percaya.

Lagu pamungkas adalah "Hope" yang berasal dari album "Dream, Hope and Faith" (2010) yang tentu jelas mendorong ada pendengarnya menjaga harapan meski dalam keadaan tersulit.

Meski tidak ada "encore" dalam konser ini, namun pesan untuk tetap tumbuh dalam kondisi sesulit apapun seperti bunga "Dandelion" jelas tersampaikan dalam pertunjukan berdurasi 2 jam tersebut. Penyebabnya adalah Monita punya pesan dari hati bagi para penggemarnya seperti yang disampaikan salah seorang anggota band dalam video "Di Balik Pembuatan Album Dandelion" yang diputar dalam konser.

"Suara Momon (Monita) itu tipis dan lembut, tapi nembus ke 'soul' orang," kata Yoseph. Dan harapan itu pun sudah masuk ke dalam jiwa masing-masing penonton di Salihara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prambanan Jazz Festival 2026 Umumkan Line Up Terbaru, Ini Daftar Penampil Hari Pertama hingga Ketiga

Prambanan Jazz Festival 2026 Umumkan Line Up Terbaru, Ini Daftar Penampil Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Senin, 11 Mei 2026 | 21:30 WIB

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:43 WIB

Menuju Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK Kini Lebih Mudah, Ada Shuttle dari Jakarta dan Sekitarnya

Menuju Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK Kini Lebih Mudah, Ada Shuttle dari Jakarta dan Sekitarnya

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:00 WIB

Honda Jazz Terakhir di Indonesia Tahun Berapa? Segini Harga Bekasnya Sekarang

Honda Jazz Terakhir di Indonesia Tahun Berapa? Segini Harga Bekasnya Sekarang

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 18:43 WIB

Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati

Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 21:55 WIB

Harga dan Model Honda Jazz 2026, Desain Sporty untuk Generasi Muda

Harga dan Model Honda Jazz 2026, Desain Sporty untuk Generasi Muda

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 09:16 WIB

Ngomongin 'Jogja' Bareng Natasya Elvira dan Societeit de Harmonie

Ngomongin 'Jogja' Bareng Natasya Elvira dan Societeit de Harmonie

Video | Selasa, 07 April 2026 | 14:20 WIB

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 17:15 WIB

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00 WIB

Jazz Bertemu Ramadan: Cara Baru Generasi Muda Menyebarkan Kebaikan

Jazz Bertemu Ramadan: Cara Baru Generasi Muda Menyebarkan Kebaikan

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua

Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:51 WIB

Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or

Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:21 WIB

Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART

Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:45 WIB

Tinggal Menghitung Hari, Ini Alasan Amanda Manopo Pilih Jalani Persalinan Caesar

Tinggal Menghitung Hari, Ini Alasan Amanda Manopo Pilih Jalani Persalinan Caesar

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:31 WIB

Sajen Satu Suro: Misteri Keris Terkutuk dan Rahasia Kelam 30 Tahun Silam

Sajen Satu Suro: Misteri Keris Terkutuk dan Rahasia Kelam 30 Tahun Silam

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:14 WIB

Siap Nikah, Cinta Brian Sebut Keputusan Kini Ada di Tangan Gisel: Kalau Dia Bilang Gas, Ya Gas

Siap Nikah, Cinta Brian Sebut Keputusan Kini Ada di Tangan Gisel: Kalau Dia Bilang Gas, Ya Gas

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:57 WIB

Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening

Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:55 WIB

Anak Deddy Dores Jual Mata Rp350 Juta: Capek Hidup Begini

Anak Deddy Dores Jual Mata Rp350 Juta: Capek Hidup Begini

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:35 WIB

Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya

Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:09 WIB

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:25 WIB