Dari Novel ke Film: Kisah 3 Bersaudara Nekat Rampok Orangtua di Titip Bunda di Surga-Mu

Ferry Noviandi

Sabtu, 31 Mei 2025 | 07:52 WIB
Dari Novel ke Film: Kisah 3 Bersaudara Nekat Rampok Orangtua di Titip Bunda di Surga-Mu
Novel Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata akan difilmkan. [dokumentasi RRK Pictures]

Suara.com - Novel berjudul Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata yang dirilis pada April 2025, akan segera diadaptasi ke film layar lebar.

Proyek film Titip Bunda di Surga-Mu akan diproduksi oleh tiga rumah produksi sekaligus: Pictures (RRK Pictures), Spectrum Film, dan Festival Pictures.

Proyek film ini merupakan bentuk kolaborasi lintas kreator yang solid.

RRK Pictures akan dipimpin langsung oleh Dono Indarto, yang tidak hanya bertindak sebagai produser, tetapi juga akan menulis scenario adaptasi film ini, meneruskan kontribusinya sebagai penulis novel.

Sementara itu, Spectrum Film yang dipimpin oleh produser kawakan Rajesh Kewalram Jagtiani, serta Festival Pictures yang diketuai oleh Liany Lian, akan menyumbangkan kekuatan produksi mereka untuk mewujudkan film dengan kualitas visual dan emosi yang mendalam.

Novel Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata akan difilmkan. [dokumentasi RRK Pictures]
Novel Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata akan difilmkan. [dokumentasi RRK Pictures]

Titip Bunda di Surga-Mu mengisahkan tiga bersaudara yakni Alya, Adam, dan Azzam, yang hidup mandiri sejak remaja dan menghadapi berbagai persoalan hidup.

Dalam keputusasaan, mereka nekat merampok rumah orang tua mereka demi mewujudkan impian masing-masing, hingga membuat sang ibu, Moza, terpuruk.

Rasa bersalah mendorong mereka berpura-pura memperbaiki hubungan keluarga, yang justru membuka rahasia lama dan menyembuhkan luka yang telah lama terpendam.

Zora Vidyanata, yang selama ini dikenal sebagai aktris sinetron dan kini aktif menulis, turut memberikan sentuhan emosional yang kuat dalam penulisan novel ini.

baca juga

Sentuhan Zora membuat kisah ini terasa sangat manusiawi dan dekat dengan pengalaman keluarga Indonesia masa kini, dengan segala tantangan, konflik batin, dan cinta yang tak terucapkan.

Novel Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata akan difilmkan. [dokumentasi RRK Pictures]
Novel Titip Bunda di Surga-Mu karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata akan difilmkan. [dokumentasi RRK Pictures]

Nantinya, adaptasi film ini diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kekuatan narasi novelnya, tetapi juga menghadirkan visualisasi yang menggugah perasaan penonton dan sesuai dengan harapan pembaca novel Titip Bunda di Surga-Mu.

Saat ini, tim produksi tengah merancang proses adaptasi yang matang, dengan pendekatan sinematik yang mendalam untuk menangkap kompleksitas emosi, dinamika keluarga, dan pergolakan batin para tokoh.

Dalam Waktu dekat, RRK Pictures, Spectrum Film, dan Festival Pictures akan mengumumkan lebih lanjut mengenai jadwal produksi, jajaran pemain, dan tanggal resmi perilisan film.

Proyek ini menjadi salah satu adaptasi sastra ke film yang paling dinanti di tahun 2025, dan diharapkan mampu menyentuh hati penonton Indonesia dari berbagai latar usia.

Selain kabar novel Titip Bunda di Surga-Mu yang akan difilmkan, sebelumnya juga muncul kabar gembira di mana film animasi Jumbo telah tembus 10 juta penonton.

Capaian tersebut membuat Jumbo menjadi film Indonesia kedua yang mencapai 10 juta penonton, dalam waktu kurang dua bulan dari awal penayangan.

Kabar tersebut diinformasikan oleh akun X @cinepoint, sebuah aplikasi digital yang secara berkala memberikan update terkini seputar film-film box office lokal.

"Film Indonesia ke-2 yang pernah mencapai 10 juta penonton yang merupakan film animasi," tulis akun tersebut dikutip pada Kamis, 29 Mei 2025.

Jumbo (x.com)
Film Jumbo (x.com)

"JUMBO telah melakukan apa yang dulunya terasa mustahil: membuat sejarah dengan sepenuh hati," lanjut unggahan tersebut.

Dengan raihan 10 jumlah penonton, Jumbo selangkah lagi bisa menyamai atau menggeser posisi film KKN di Desa Penari yang saat ini berada di urutan pertama sebagai film terlaris Indonesia sepanjang masa.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Cinepoint, KKN di Desa Penari berhasil mendapatkan 10.061.033 penonton di bioskop.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

19 Film Hollywood yang Siap Tayang Periode Juni-Agustus 2025

19 Film Hollywood yang Siap Tayang Periode Juni-Agustus 2025

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 20:29 WIB

Syahrini Dicibir Ikut Antre untuk Foto Bareng Angelina Jolie, Adik Sebut Wajar karena Kagum

Syahrini Dicibir Ikut Antre untuk Foto Bareng Angelina Jolie, Adik Sebut Wajar karena Kagum

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 17:55 WIB

Fotonya di Instagram dan Getty Images Beda, Syahrini Tak Masalah Dijuluki Ratu Edit 2025

Fotonya di Instagram dan Getty Images Beda, Syahrini Tak Masalah Dijuluki Ratu Edit 2025

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 17:01 WIB

Syahrini Dituding Beli Akses ke Cannes, Aisyahrani Meradang: Buktikan, Saya Bayar Sejuta Kali Lipat

Syahrini Dituding Beli Akses ke Cannes, Aisyahrani Meradang: Buktikan, Saya Bayar Sejuta Kali Lipat

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 16:06 WIB

UNESCO Bantah Kasih Penghargaan ke Syahrini, Adik Pasang Badan

UNESCO Bantah Kasih Penghargaan ke Syahrini, Adik Pasang Badan

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 15:41 WIB

Jumbo Resmi Raih 10 Juta Penonton, Selangkah Lagi Salip KKN di Desa Penari

Jumbo Resmi Raih 10 Juta Penonton, Selangkah Lagi Salip KKN di Desa Penari

Entertainment | Kamis, 29 Mei 2025 | 21:57 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×