Bukan Skincare Mahal, Ini Kunci Tom Lembong Tetap Ganteng dan Wangi di Balik Jeruji

Ferry Noviandi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 21:15 WIB
Bukan Skincare Mahal, Ini Kunci Tom Lembong Tetap Ganteng dan Wangi di Balik Jeruji
Ini kunci Tom Lembong tetap ganteng dan wangi di balik jeruji. (YouTube)

Suara.com - Penampilan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong menjadi sorotan karena tetap terlihat segar, rapi, dan wangi meskipun baru saja menjalani sembilan bulan masa tahanan.

Sosok yang kini kembali aktif di media sosial ini bahkan tampil dalam siniar bersama Anies Baswedan dan menuai banyak pujian dari warganet.

Tom Lembong sebelumnya sempat ditahan terkait dugaan korupsi impor gula, namun dibebaskan setelah menerima abolisi dari Presiden Prabowo Subianto.

Meski kasus tersebut menimbulkan pro dan kontra, perhatian publik justru tertuju pada penampilan Tom yang seakan tidak berubah selama berada di balik jeruji besi.

Momen yang membuat namanya kembali viral terjadi ketika ia tampil dalam siaran langsung di akun TikTok @aniesbaswedan pada Kamis (7/8/2025) malam.

Dalam perbincangan santai itu, Anies Baswedan membaca komentar warganet yang memuji Tom tetap ganteng, bersih, dan wangi meski pernah dipenjara.

"Pak Tom dipenjara tetap ganteng, tetap bersih, tetap wangi, sekaligus. Apa skincare-nya?" ucap Anies sambil tertawa membaca komentar.

Tom pun menjawab dengan senyum bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari rutinitas harian yang tidak boleh ditinggalkan, bahkan dalam kondisi tertekan.

"Misalkan kita dalam tekanan, salah satu sistem penunjang hidup kita itu rutinitas agar hidup kita seolah-olah normal. Hal-hal simple: bangun, sikat gigi, cukur, dandan, sisir rambut, itu," ujanya.

baca juga

Tom menegaskan bahwa rutinitas sederhana seperti mandi, mencukur janggut, dan merapikan rambut membantu menjaga kesehatan mental dan emosional.

Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong, akhirnya kembali ke rumah usai mendapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto. (tangkap layar/ dok. Tom Lembong)
Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong, akhirnya kembali ke rumah usai mendapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto. (tangkap layar/ dok. Tom Lembong)

"Jangan malah berantakan. Jangan sampai enggak cukur, enggak mandi. Itu membangun struktur agar hidup kita teratur," imbuh lelaki 54 tahun ini.

Tom Lembong juga mengungkap pengalaman saat pertama kali masuk penjara dan mengalami gangguan lambung di malam pertamanya.

"Malam pertama itu sangat-sangat tidak nyaman, enggak bisa tidur. Saya tidak punya gejala lambung atau maag, tapi tiba-tiba asam lambung naik," tuturnya.

Ayah dua anak itu mengaku secara luar tampak tenang, tapi sebenarnya mengalami tekanan emosional yang cukup berat.

Menurutnya, butuh waktu sekitar seminggu untuk menenangkan diri secara emosional dan beradaptasi dengan situasi di balik jeruji.

"Butuh seminggu untuk emosi dan psikologi kita kembali tenang, bisa menyerap dan memproses semua yang terjadi," ujar lulusan Harvard ini.

Rahasia penampilannya ternyata bukan berasal dari produk perawatan kulit mahal atau fasilitas mewah, melainkan dari disiplin diri dan konsistensi menjalani kebiasaan sederhana.

Tom menekankan pentingnya menjaga martabat diri meski berada dalam situasi sulit dengan cara merawat kebersihan dan kerapihan tubuh setiap hari.

Bagi Tom, rutinitas sederhana adalah penopang utama kesehatan mental, sehingga dia bisa tetap percaya diri meski berada dalam tekanan.

Sosok Tom Lembong memang dikenal luas di kalangan profesional dan pemerintahan sebagai figur yang rapi dan berkarisma.

Kariernya sempat berada di puncak ketika menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 2015-2016.

Namun, dia kemudian menjadi tersangka kasus korupsi impor gula yang disebut jaksa melanggar aturan yang dibuatnya sendiri.

Majelis hakim memvonisnya 4,5 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan, meski menyatakan dia tidak menikmati keuntungan pribadi dari kasus tersebut.

Tom sempat mengajukan banding atas putusan tersebut sebelum akhirnya mendapatkan abolisi dari Presiden.

Pemberian abolisi menghentikan proses peradilan yang sedang berjalan dan membuatnya bebas dari sisa masa hukuman.

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa kasus korupsi impor gula tetap berlanjut terhadap sembilan terdakwa lainnya.

Setelah bebas, Tom kembali aktif di media sosial dan berbagai kegiatan publik termasuk berdiskusi soal isu nasional.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Abolisi Tom Lembong: Kenapa 9 Terdakwa Lain Kasus Impor Gula Tetap Disidang?

Efek Abolisi Tom Lembong: Kenapa 9 Terdakwa Lain Kasus Impor Gula Tetap Disidang?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:15 WIB

Pakar Ungkap Kalkulasi Cerdas Prabowo: 'Selamatkan' Tom Lembong Demi Jaga Kepercayaan Investor

Pakar Ungkap Kalkulasi Cerdas Prabowo: 'Selamatkan' Tom Lembong Demi Jaga Kepercayaan Investor

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:39 WIB

Mahfud MD Warning Prabowo: Obral Amnesti Ancam Kepercayaan Publik!

Mahfud MD Warning Prabowo: Obral Amnesti Ancam Kepercayaan Publik!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Live Bareng Anies usai Bebas Penjara, Tom Lembong Curhat Pilek: Belum Penyesuaian Dunia Luar

Live Bareng Anies usai Bebas Penjara, Tom Lembong Curhat Pilek: Belum Penyesuaian Dunia Luar

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:41 WIB

CEK FAKTA: Klaim Jokowi Perintahkan Pembebasan Tom Lembong dan Hasto

CEK FAKTA: Klaim Jokowi Perintahkan Pembebasan Tom Lembong dan Hasto

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:53 WIB

Korban Politik Era Jokowi Bakal Dapat Amnesti Jilid II dari Prabowo Saat 17 Agustus, Siapa Saja?

Korban Politik Era Jokowi Bakal Dapat Amnesti Jilid II dari Prabowo Saat 17 Agustus, Siapa Saja?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:48 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×