Kevin Susanto Merasa Dipalak Rp8,9 Juta, Bea Cukai Klarifikasi

Ferry Noviandi

Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:53 WIB
Kevin Susanto Merasa Dipalak Rp8,9 Juta, Bea Cukai Klarifikasi
Kevin Susanto merasa dipalak bea cukai. (Instagram/@xccuratevlr)

"Gue dalam hati kayak, hmm, menarik," ucapnya.

Menanggapi keheranan tersebut, Bea Cukai melalui akun X @bravobeacukai memberikan klarifikasi.

Menurut Bea Cukai, peraturan barang impor dengan harga di atas US$3 atau sekitar Rp50 ribu memang dikenakan bea masuk dan pajak, begitu pun barang yang belum dijual.

"Halo, setiap barang kiriman impor dengan Nilai di atas US$3, dikenakan Bea Masuk dan Pajak," balas akun @bravobeacukai.

"Untuk barang yang bukan hasil transaksi, penetapan nilai barang berdasarkan nilai transaksi barang identik atau serupa," katanya menjelaskan.

Sebagai gambaran, mouse gaming dari brand Pulsar yang bisa ditemukan di e-commerce Tanah Air dijual dengan harga Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Menanggapi klarifikasi Bea Cukai, warganet tetap meminta mereka menjelaskan rinciannya secara detail.

Sebab klarifikasi Bea Cukai tersebut dirasa masih janggal dan terkesan tidak transparan.

"Katanya 15 piecies, jadi taksiran per pcs-nya Rp5,3 juta. Memang ada ya mouse gaming seharga UMR Jakarta?" tanya akun @ikben***.

baca juga

"Pulsar yang collab sama tenz aja Rp2,4 (juta) dijual di Indo, masa ini 1 pcs Rp5,7 juta," sahut akun @kochenglod***.

"Yup, Rp8,9 juta untuk 15 barang itu kemahalan. Mouse paling mahal yang ada di pasaran saat ini kayaknya Rp3 jutaan, punya Razer," balas akun @dimasfachru***.

"Kebiasaan banget institusi di Indonesia ini enggak bisa transparan. Giliran rakyat enggak percaya aja playing victim," sentil akun @roronoa***.

Tudingan Bea Cukai 'tukang palak' sebenarnya bukan pertama kali ini diserukan di berbagai media sosial.

Seperti pada April 2024, pengguna media sosial ramai saling berbagai cerita pengalaman dipalak.

Ada warganet yang mengaku membeli sepatu Rp10 juta tetapi kena pajak Rp30 juta.

Bahkan hibah alat pembelajaran tunanetra dari perusahaan Korea Selatan untuk SLB di Jakarta pun dikenakan bea masuk Rp361 juta.

Pengalaman serupa juga dibagikan Hesti Purwadinata melalui akun X miliknya.

Pengisi acara "Lapor Pak!" tersebut mengaku membeli tas Rp6 juta yang sudah termasuk ongkos kirim atau ongkir, tetapi harus membayar pajak Rp3,6 juta. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bea Cukai Jadi Bulan-Bulanan Warganet: Dituding "Memalak" Streamer Lokal

Viral Bea Cukai Jadi Bulan-Bulanan Warganet: Dituding "Memalak" Streamer Lokal

Tekno | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Target Penerimaan Bea Cukai Rp334 Triliun di 2026, Para 'Ngudud' Jadi Tulang Punggung

Target Penerimaan Bea Cukai Rp334 Triliun di 2026, Para 'Ngudud' Jadi Tulang Punggung

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:31 WIB

Turis AS Ngaku Hilang USD 5.000 di Bea Cukai Soetta, Minta Cek CCTV Tapi Ditolak Petugas

Turis AS Ngaku Hilang USD 5.000 di Bea Cukai Soetta, Minta Cek CCTV Tapi Ditolak Petugas

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:57 WIB

Kronologi Viral Bule Sebut Kehilangan 5.000 Dollar di Bea Cukai Bandara Soetta

Kronologi Viral Bule Sebut Kehilangan 5.000 Dollar di Bea Cukai Bandara Soetta

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Fakta-fakta WNA Ngaku Kehilangan 5.000 Dollar saat Pemeriksaan di Bea Cukai Soetta

Fakta-fakta WNA Ngaku Kehilangan 5.000 Dollar saat Pemeriksaan di Bea Cukai Soetta

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:50 WIB

Nirwala Dwi Heryanto: Orang yang Jatuh Cinta Paling Mudah Kena Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai

Nirwala Dwi Heryanto: Orang yang Jatuh Cinta Paling Mudah Kena Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai

wawancara | Selasa, 05 Agustus 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×