Sri Mulyani Curhat Hilang Rasa Aman karena Rumah Dijarah, Teuku Zacky: Rakyat Sudah Lama Mengalami

Yazir F

Kamis, 04 September 2025 | 20:20 WIB
Sri Mulyani Curhat Hilang Rasa Aman karena Rumah Dijarah, Teuku Zacky: Rakyat Sudah Lama Mengalami
Sri Mulyani Ngeluh Lukisannya Hilang, Teuku Zacky Ajak Merenung (Instagram/@smindrawati/@teukuzacky)
Baca 10 detik
  • Teuku Zacky sebut rakyat Indonesia sudah lama rasakan hilangnya rasa aman seperti curhatan Sri Mulyani baru-baru ini
  • Teuku Zacky bilang masyarakat adat juga haknya sudah lama dirampas
  • Komentar Teuku Zacky terkait curhat Sri Mulyani dianggap satire

Suara.com - Teuku Zacky ikut mengomentari curhatan Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah rumahnya dijarah.

Memakai warna pink-hijau simbol perlawanan yang digaungkan di media sosial, Teuku Zacky membuat tulisan berjudul "Patah Hati Ibu Menteri."

Di caption, Teuku Zacky menuliskan judul "Renungan Bersama."

"Patah hati ibu menteri, yang baru merasakan rasanya dirampas tak manusiawi," tulis Teuku Zacky melalui Instagram pada Kamis, 4 September 2025.

Teuku Zacky mengaku sangat tersentuh membaca curhatan Sri Mulyani mengenai barang-barangnya yang dijarah, salah satunya lukisan.

Penjarah tentu tidak memahami cerita dan kenangan yang dimiliki Sri Mulyani dengan lukisan tersebut.

"Sadarkah! Semesta seperti sedang menegur lewat kisah ini. ini bukan sekadar dongeng siang bolong," lanjut Teuku Zacky.

Bukan Sri Mulyani saja yang patah hati lukisannya dirampas menurut Teuku Zacky, tetapi juga galeri bernama 'Tanah Air'.

baca juga

"Lukisan bunga yang saya lukis 17 tahun lalu adalah hasil dan simbol perenungan serta kontemplasi diri, sangat pribadi," curhat Sri Mulyani.

Perasaan Sri Mulyani menurut Teuku Zacky sama dengan masyarakat adat yang rumah alaminya dirampas.

"Hutan, sungai, dan tanah leluhur yang bukan hanya 17 tahun mereka di sana. Ini bagi mereka juga sangat pribadi dan menyimpan kenangan tak ternilai harganya!" sentil Teuku Zacky.

Sayangnya kehilangan yang dirasakan masyarakat adat jarang ditulis, apalagi dirasakan para pejabat.

Sri Mulyani (Dok. Kemenkeu)
Sri Mulyani (Dok. Kemenkeu)

"Lukisan bunga itu telah raib lenyap seperti lenyapnya rasa aman, rasa kepastian hukum dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia," tutur Sri Mulyani.

Teuku Zacky melihat rakyat pun kehilangan hal yang sama dengan Sri Mulyani, yaitu rasa aman.

"Bukankah rakyat pun sudah lama kehilangan itu?" tanya Teuku Zacky.

Sebagai rakyat, Teuku Zacky merasa tidak tahu harus mengadu ke mana apabila ada kejahatan.

Hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah juga membuat rakyat tak memiliki kepastian hukum.

Sri Mulyani lantas menyinggung rumah dan barang-barangnya yang menjadi target operasi para penjarah yang sedang berpesta.

"Bukankah rakyat juga terus sekedar menjadi target operasi pendapatan negara melalui pajak yang tidak mengenal iklim ekonomi rakyatnya?" tanya Teuku Zacky.

"Setelah berhasil, mereka berpesta, berjoget dan pelesir dibungkus dengan studi banding, bermewah-mewah tanpa rasa bersalah," sindirnya.

Selama ini Teuku Zacky sebagai rakyat tidak pernah merasa dipedulikan caranya membanting tulang. Malahan rakyat terus dituntut pajak dengan bayang-bayang ancaman.

Teuku Zacky sebenarnya setuju pernyataan Sri Mulyani soal "Dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang."

Sayangnya kebijakan penguasa malah dipaksakan 'menang' hingga menyisakan luka turu-temurun serta harapan yang runtuh.

Kemanusiaan yang adil dan beradab tak lagi dikenal. "Rakyat berbisk lirih, apakah negara ini masih rumah kami?" lanjut Teuku Zacky.

Di akhir tulisannya, Sri Mulyani mengingatkan Indonesia adalah rumah kita bersama yang tidak seharusnya dirusak.

"Semoga kesadaran itu hadir sebelum segalanya benar-benar hilang," komentar Teuku Zacky.

Sebagai informasi, Teuku Zacky merupakan pemeran, presenter, dan model yang telah berkarier selama 26 tahun di dunia hiburan Tanah Air.

Namun melalui dongengnya, Teuku Zacky memperkenalkan diri sebagai penumpang ekonomi, jelata, atau rakyat tiri yang penuh kekurangan, tidak berpendidikan tinggi, serta tak punya power.

Teuku Zacky pun ikut turun ke jalan saat demonstrasi mengkritik kebijakan DPR digelar beberapa waktu lalu.

Tulisan Teuku Zacky mendapat apresiasi dari followers-nya, termasuk Yenni Wahid. "Say it louder (katakan lebih keras) Bro!" komentar putri Gusdur tersebut.

"Satire, kami prihatin atas apa yang menimpa ibu @smindrawati tapi kami jauh lebih prihatin atas apa yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," tulis akun @lindarach***.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Sebut Pegawai Pajak-Bea Cukai Aman Kasus Hukum 15 Tahun Terakhir, Sindir Sri Mulyani?

Purbaya Sebut Pegawai Pajak-Bea Cukai Aman Kasus Hukum 15 Tahun Terakhir, Sindir Sri Mulyani?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 11:19 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani

Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:02 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 14:09 WIB

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:09 WIB

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:47 WIB

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:58 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×