Dikecam Warganet Usai Jadikan Ta'awudz Lelucon, Kreator Konten Asal Sambas Minta Maaf

Kamis, 23 Oktober 2025 | 07:45 WIB
Dikecam Warganet Usai Jadikan Ta'awudz Lelucon, Kreator Konten Asal Sambas Minta Maaf
Konten kreator asal Sambas diduga lecehkan agama Islam (Instagram)
Baca 10 detik
  • Video kreator asal Sambas, Marina Qila, viral karena menjadikan bacaan ta’awudz sebagai bahan candaan.

  • Warganet mengecam keras konten tersebut karena dianggap menistakan ajaran agama dan melecehkan kalimat zikir.

  • Marina dan dua rekannya akhirnya meminta maaf secara terbuka dan mengaku video itu diunggah karena kelalaian.

Suara.com - Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang dinilai tidak pantas oleh warganet.

Sebuah konten yang diunggah oleh kreator asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, bernama Marina Qila, menjadi sorotan tajam setelah menampilkan adegan menjadikan bacaan ta’awudz sebagai bahan candaan.

Video tersebut menyebar cepat dan menuai kecaman luas, sebelum akhirnya para pembuat konten menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Dalam video yang viral, tampak seorang wanita berhijab merah duduk di tepi jalan setapak di area perkebunan.

Ia memegang sebuah buku dan mulai melafalkan bacaan ta’awudz, “A’udzu billahi minasy syaithonir rojim,” dengan nada yang dibuat-buat, panjang, dan meliuk-liuk seolah sedang bernyanyi.

Adegan yang seharusnya menjadi momen khusyuk itu seketika berubah menjadi komedi ketika seorang wanita lain yang merekam video tertawa terbahak-bahak.

Bahkan, dalam salah satu klip, seorang teman mereka terlihat sampai terjatuh ke tanah karena tidak bisa menahan tawa melihat parodi tersebut.

Suasana dalam video menunjukkan bahwa adegan itu sengaja dibuat untuk tujuan hiburan dan lelucon.

Namun, reaksi publik berkata lain. Warganet menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas dan menyinggung perasaan umat Islam.

Baca Juga: Viral Tangis Ibu di Lampung: Anak Korban Bully, Sekolah Malah Memberhentikannya

Bacaan ta’awudz, yang berarti "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk," merupakan kalimat mulia yang dianjurkan untuk dibaca sebelum memulai aktivitas baik, terutama sebelum membaca Al-Qur'an.

Menjadikannya sebagai bahan olokan dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap ajaran agama.

“Itu kalimat zikir untuk memohon perlindungan, bukan bahan lawakan,” tulis seorang warganet di kolom komentar.

“Demi konten sampai lupa adab. Semoga bisa jadi pelajaran,” timpal yang lain.

Konten kreator asal Sambas diduga lecehkan agama Islam (Instagram)
Konten kreator asal Sambas diduga lecehkan agama Islam (Instagram)

Setelah mendapat tekanan dan kritik tajam dari publik, Marina Qila, pemilik akun Facebook yang pertama kali mengunggah video tersebut, akhirnya merilis video klarifikasi dan permohonan maaf.

Dalam video permintaan maafnya, Marina yang tampil dengan wajah penuh penyesalan mengakui kesalahannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI