Roy Marten Blak-blakan: Dulu Anti Narkoba, Kok Bisa Terjerumus Sabu?

Budi Arista Romadhoni, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 01 November 2025 | 16:33 WIB
Roy Marten Blak-blakan: Dulu Anti Narkoba, Kok Bisa Terjerumus Sabu?
Roy Marten saat ditemui di kawasan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (8/12/2024) [Dok Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
baca 10 detik
  • Roy Marten, aktor senior, mengungkap masa lalu kelamnya dengan narkoba, padahal dulunya sangat anti.
  • Terjerumus sabu pada 2006 karena jadwal padat dan informasi menyesatkan bahwa itu bukan narkotika.
  • Kisah ini menyoroti bahaya narkoba dan pentingnya pemahaman hukum yang jelas tentang zat adiktif.

Suara.com - Aktor senior Roy Marten, yang namanya pernah tercoreng kasus narkoba, kini membuka lembaran kelam masa lalunya.

Siapa sangka, di balik citra tersebut, Roy Marten muda adalah sosok yang sangat anti terhadap barang haram.

Pengakuan mengejutkan ini ia sampaikan dalam sebuah perbincangan mendalam di kanal YouTube Push Creative Production, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Sebuah pengakuan yang tak hanya mengungkap sisi lain seorang Roy Marten, tetapi juga menyoroti celah hukum dan pemahaman masyarakat tentang narkotika di masa lalu.

Roy Marten, yang kini berusia 73 tahun, dengan tegas menyatakan bahwa di masa mudanya, ia sama sekali tidak pernah bersentuhan dengan lingkungan pergaulan yang identik dengan narkotika.

"Saya adalah orang, anak muda yang sangat anti narkoba," ungkapnya, menekankan betapa kuatnya prinsip yang ia pegang kala itu.

Ia bahkan menjelaskan secara rinci bagaimana ia menjauhkan diri dari kebiasaan buruk yang seringkali melekat pada dunia hiburan.

"Saya dulu tidak ngerokok, saya tidak isap ganja. Apalagi obat-obatan, saya sangat anti," tegasnya, menggambarkan betapa teguh pendiriannya.

Namun, prinsip yang kuat itu runtuh pada tahun 2006. Saat itu, Roy Marten dihadapkan pada jadwal kerja yang sangat padat, sebuah kondisi yang menguras fisik dan mentalnya.

baca juga

"Tapi pada tahun 2006, ketika itu kerjaan saya numpuk. Saya syuting ada empat, lima sinetron, yang tiap sampai jam 2 pagi, saya harus pindah lagi ke sana," kenangnya, menggambarkan tekanan pekerjaan yang luar biasa.

Di tengah kelelahan ekstrem tersebut, seorang teman memperkenalkan sebuah zat baru yang disebut sabu.

Yang menjadi titik krusial dalam kisah ini adalah bagaimana sabu diperkenalkan kepada Roy Marten.

Pada masa itu, sabu belum secara gamblang dikategorikan sebagai narkotika dalam pemahaman umum, bahkan mungkin dalam regulasi tertentu.

"Tiba-tiba ada jenis barang baru, namanya sabu," kata Roy Marten.

Ia bahkan sempat memastikan legalitas zat tersebut sebelum akhirnya tergoda untuk mencoba. Rayuan bahwa sabu adalah stimulan untuk meningkatkan stamina kerja menjadi alasan utama ia terjerumus.

"Pertanyaan saya pertama gini, apakah ini narkotik? 'Bukan. Ini psikotropika'. Apakah ini melanggar undang-undang? 'Tidak'," jelas Roy Marten, menirukan percakapannya kala itu.

Pengakuan ini tidak hanya mengungkap pengalaman pribadi Roy Marten, tetapi juga menyoroti celah informasi dan pemahaman hukum yang mungkin terjadi di masyarakat pada era tersebut.

Klasifikasi "psikotropika" yang dianggap "bukan narkotika" menjadi pintu masuk bagi banyak orang untuk terjerumus, tanpa menyadari dampak buruk dan adiktif yang sebenarnya.

Kisah Roy Marten ini menjadi pelajaran berharga tentang bahaya narkoba, bahkan ketika ia menyamar di balik label yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Marten Bongkar Rahasia Kelam Narkoba di Panggung Hiburan: Doping Instan Peningkat Percaya Diri

Roy Marten Bongkar Rahasia Kelam Narkoba di Panggung Hiburan: Doping Instan Peningkat Percaya Diri

Entertainment | Sabtu, 01 November 2025 | 16:21 WIB

Begini Mewahnya Rumah Onad yang Digerebek Polisi, Harganya Bikin Shock

Begini Mewahnya Rumah Onad yang Digerebek Polisi, Harganya Bikin Shock

Lifestyle | Sabtu, 01 November 2025 | 14:43 WIB

Onad Ditangkap Karena Narkoba, Coki Pardede Sindir Habib Jafar: Sakit Hati Dulu Tak Disupport?

Onad Ditangkap Karena Narkoba, Coki Pardede Sindir Habib Jafar: Sakit Hati Dulu Tak Disupport?

Lifestyle | Sabtu, 01 November 2025 | 14:16 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×