- Anggun C. Sasmi menekankan prinsip bahwa kecantikan sejati bersumber dari kulit sehat, bukan prosedur instan seperti botox atau filler.
- Penyanyi internasional tersebut membuktikan perawatan kulit efektif penting saat menghadapi cuaca ekstrem selama jadwal tur di berbagai benua.
- Anggun mendukung produk lokal W3B Selfcare karena praktis, efektif, dan setara kualitasnya dengan merek perawatan kulit dari luar negeri.
Suara.com - Sebagai seorang diva internasional, Anggun C Sasmi tak hanya dikenal karena suara emasnya, tetapi juga penampilannya yang selalu memukau.
Di tengah padatnya jadwal tur dan perubahan cuaca ekstrem antar-benua, Anggun membagikan rahasia utamanya: kembali pada kesehatan kulit yang mendasar, bukan sekadar menutupi kekurangan.
Dalam sebuah kesempatan di Jakarta baru-baru ini, pelantun "Snow on the Sahara" ini menegaskan prinsip kecantikannya yang menolak standar instan.
Bagi Anggun, kecantikan sejati bukanlah tentang mengubah wajah, melainkan merawat apa yang sudah dimiliki.
"Yang penting sekarang itu kulit sehat. Saya enggak pakai botox, filler, apa-apa," kata Anggun.
![Anggun C Sasmi dan Grace Tahir didapuk menjadi brand ambassador W3B Selfcare. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/02/55611-anggun-c-sasmi-dan-grace-tahir.jpg)
"Kecantikan itu subjektif, dan datang dari kepercayaan diri serta kesehatan kulit," ujar penyanyi 51 tahun ini menyambung.
Tantangan di Balik Panggung
Kehidupan seorang penyanyi kelas dunia menuntut Anggun untuk selalu tampil prima, meski kondisi lingkungan seringkali tidak bersahabat.
Ia menceritakan pengalamannya saat syuting di Kanada di tengah gelombang panas (heatwave). Situasi tersebut biasanya menjadi mimpi buruk bagi riasan wajah dan kondisi kulit.
Namun, Anggun membuktikan bahwa dengan perlindungan kulit yang tepat, ia bisa tetap tampil segar tanpa perlu repot.
"Makeup artist-ku sampai nanya aku pakai apa karena jarang touch up. Keren banget," imbuhnya.

Pengalaman ini memperkuat filosofi Anggun bahwa perawatan kulit bagi wanita aktif seharusnya tidak rumit.
Ia mengaku bukan tipe orang yang betah dengan ritual kecantikan berlapis-lapis.
"Biasanya kita pakai serum, krim, toner, enggak habis-habis. Saya butuh yang praktis," ucapnya.
Hal inilah yang membuatnya jatuh hati pada konsep perawatan diri yang simpel namun efektif, seperti yang ditawarkan oleh brand lokal W3B Selfcare, di mana ia kini didapuk sebagai wajah barunya.
Bangga Produk Lokal
Selain soal kepraktisan, Anggun juga menyuarakan dukungannya terhadap inovasi anak bangsa.
Baginya, produk perawatan kulit asal Indonesia memiliki kualitas yang tak kalah saing dengan produk luar negeri yang selama ini mendominasi pasar.
"W3B Selfcare Ini produk Indonesia. Kalau ada produk lokal yang bagus, kenapa enggak kita dorong? Selama ini Korea, Jepang terus yang di-highlight. Indonesia kapan? Skincare kita tuh banyak yang bagus, tapi butuh disosialisasikan," tutur Anggun dengan penuh semangat.
Kolaborasi Wanita Ikonik
Semangat Anggun dalam mengkampanyekan "kulit sehat adalah kulit cantik" ini juga diamini oleh Grace Tahir.
Meski datang dari latar belakang berbeda, Anggun sebagai seniman dan Grace sebagai pengusaha, keduanya memiliki kesamaan visi tentang efisiensi.
Grace, yang dikenal dengan gaya hidup produktif, mengakui bahwa dirinya bukanlah ahli kecantikan yang gemar menghabiskan waktu di toko kosmetik.
"Setiap pagi aku punya tiga hal: spiritual health, physical health, dan skin health," ujar Grace.
Kehadiran Anggun dan Grace sebagai representasi perempuan modern menegaskan pesan penting: bahwa di tengah kesibukan mengejar karier dan impian, merawat kesehatan kulit adalah bentuk investasi diri yang tak boleh diabaikan, tanpa harus menjadi beban.