Penyebab Inti Ressa Gugat Denada Soal Penelantaran Anak, Sakit Hati Ibu Asuh Dipolisikan

Yazir F, Tiara Rosana

Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:02 WIB
Penyebab Inti Ressa Gugat Denada Soal Penelantaran Anak, Sakit Hati Ibu Asuh Dipolisikan
Denada (Instagram/denadaindonesia)
baca 10 detik
  • Langkah hukum Ressa dipicu oleh sakit hati karena ibu asuhnya dilaporkan ke polisi oleh pihak Denada terkait sengketa mobil.
  • Kuasa hukum membantah klaim fasilitas rumah dan mobil, menyebut Ressa justru harus mencicil mobil sendiri dengan bekerja sebagai sopir online.
  • Karena mediasi buntu, pihak Ressa siap melanjutkan kasus ke persidangan terbuka yang berisiko mengungkap fakta atau "aib" ke publik.

Suara.com - Kuasa hukum Ressa Rizky Rosano, Ronald Armada, mengungkap alasan di balik gugatan penelantaran anak terhadap penyanyi Denada.

Dia menegaskan, langkah hukum tersebut tidak semata berkaitan dengan tuntutan materi atau pengakuan status anak, melainkan dipicu oleh perlakuan yang dinilai melukai perasaan keluarga yang selama ini membesarkan Ressa.

Dalam wawancara via Zoom pada Kamis, 22 Januari 2026, Ronald menyebut persoalan bermula dari laporan polisi yang dilayangkan adik Denada terhadap bibi Ressa, yang merupakan orangtua asuh sekaligus mertua Ronald.

Laporan itu terkait dugaan penggelapan mobil dan menjadi titik balik yang mendorong Ressa menempuh jalur hukum.

Ronald menceritakan, ibu mertuanya di Banyuwangi sempat menghubunginya dalam kondisi tertekan setelah didatangi aparat kepolisian.

“Mertua saya menelepon sambil menangis, ‘Le, Mama didatangi polisi. Mama dilaporkan katanya mau melakukan penggelapan mobil.’ Padahal Mama enggak tahu apa-apa,” ungkap Ronald.

Dia menjelaskan, mobil yang dipersoalkan tersebut secara administratif tercatat atas nama adik Denada. Namun, menurut Ronald, uang muka kendaraan justru dibayarkan oleh paman dan bibi Ressa.

Tekanan akibat laporan itu disebut berdampak pada kondisi kesehatan orang tua asuh Ressa.

Masalah kemudian berlanjut ketika orang tua asuh Ressa datang ke Jakarta untuk mengurus data perpanjangan STNK kendaraan tersebut. Ronald menyebut, kedatangan itu tidak mendapat respons yang layak.

baca juga

“Orangtua saya datang ke Jakarta tidak ditemui dua hari berturut-turut. Tiga jam setengah suruh berdiri di trotoar. Dibukakan (pagar) cuma 15 senti oleh satpamnya Denada,” kata Ronald.

Dia menegaskan, tujuan kedatangan keluarga Ressa saat itu murni untuk urusan administrasi, bukan permintaan bantuan materi.

Klarifikasi Soal Fasilitas Rumah dan Mobil

Ronald juga menanggapi klaim pihak Denada yang menyebut telah memberikan fasilitas rumah dan mobil kepada Ressa. Dia menyatakan, hal tersebut perlu dibuktikan secara hukum.

“Kalau dia cuma bilang ‘Oh ini sudah saya berikan’ tapi sertifikatnya masih nama orang lain, ya mungkin dia lagi stand up comedy kali,” ujarnya.

Menurut Ronald, Ressa tetap menanggung cicilan kendaraan yang nilainya hampir Rp4 juta per bulan. Untuk menutup biaya tersebut, Ressa harus bekerja dengan menyewakan mobil atau menjadi pengemudi taksi online.

“Resa itu pernah difasilitasi mobil, tapi disuruh ngredit dan bayar sendiri. Itu faktanya. Jadi menurut teman-teman pers, apakah itu bisa disimpulkan ‘sudah membelikan mobil’? Bingung saya,” tambahnya.

Istilah Penelantaran Dipersoalkan

Dalam penjelasannya, Ronald juga menyoroti penggunaan istilah “penelantaran anak” yang kerap dilekatkan pada kasus ini. Sang advokasi menilai istilah tersebut kurang tepat menggambarkan kondisi kliennya.

“Frasa penelantaran anak itu sebetulnya datangnya dari kawan-kawan pers. Yang paling pantas itu sebetulnya konsepnya Membuang Anak. Karena kalau penelantaran, orang tuanya masih mengakui. Ini membuang,” tegas Ronald.

Dia turut menyinggung kontras antara citra Denada di mata publik dengan kondisi yang dialami Ressa dan keluarga yang membesarkannya.

Mediasi Gagal, Siap Lanjut ke Persidangan

Upaya mediasi yang sempat diharapkan menjadi jalan damai disebut tidak berjalan mulus. Ronald mengungkap, pihak Denada tidak hadir dalam agenda mediasi dengan alasan komunikasi dengan kuasa hukum terputus, alasan yang menurutnya sulit diterima.

Dengan demikian, pihak Ressa menyatakan siap melanjutkan perkara ke sidang terbuka. Ronald menegaskan bahwa proses persidangan berpotensi membuka berbagai fakta yang selama ini tidak muncul ke publik.

“Kalau memang mereka sudah siap, Insyaallah kami lebih siap. Mohon maaf ya, kalau sampai membuka aib ke mana-mana, ya jangan salahkan saya. Karena sistem persidangan itu kan terbuka untuk umum,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, kasus ini mencuat setelah Ressa Rizky Rosano mengaku sebagai anak kandung Denada yang sejak bayi diasuh oleh keluarga mendiang Emilia Contessa di Banyuwangi.

Ressa menyatakan baru mengetahui identitas ibu kandungnya setelah Emilia meninggal dunia. Selama tinggal bersama sang nenek, dia bahkan sempat bekerja sebagai sopir pribadi dengan upah Rp2,5 juta per bulan.

Melalui gugatan tersebut, Ressa menuntut pengakuan status anak serta ganti rugi materiil dan immateriil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak Denada menanggapi penjelasan kuasa hukum Ressa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya

Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 21:00 WIB

Menang atas Gugatan Ressa, Denada Juga Resmi Jadi Ibu Mertua

Menang atas Gugatan Ressa, Denada Juga Resmi Jadi Ibu Mertua

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 20:20 WIB

Kini Sudah Diakui Anak, Denada Janji Pertemukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha di Singapura

Kini Sudah Diakui Anak, Denada Janji Pertemukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha di Singapura

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 16:14 WIB

Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura

Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 16:48 WIB

Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais

Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 20:40 WIB

Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada

Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 21:20 WIB

Kabar Terbaru Teuku Ryan, Benarkah Ayah Kandung Ressa Rossano Anak Denada?

Kabar Terbaru Teuku Ryan, Benarkah Ayah Kandung Ressa Rossano Anak Denada?

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 18:52 WIB

Ressa Rosano Ngaku Ayah Kandungnya Orang Aceh, Nama Teuku Ryan Mencuat Lagi

Ressa Rosano Ngaku Ayah Kandungnya Orang Aceh, Nama Teuku Ryan Mencuat Lagi

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 14:02 WIB

Manajer Ungkap Detik-Detik Pertemuan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Usai 24 Tahun Terpisah

Manajer Ungkap Detik-Detik Pertemuan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Usai 24 Tahun Terpisah

Entertainment | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:10 WIB

Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?

Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

×