Pengungkapan Pabrik Sabu di Cengkareng, Versi Nyata dari Film Breaking Bad

Yazir F

Senin, 02 Maret 2026 | 20:15 WIB
Pengungkapan Pabrik Sabu di Cengkareng, Versi Nyata dari Film Breaking Bad
Penampilan Bryan Cranston di series Breaking Bad. [Instagram]
  • Penggunaan warnet di Cengkareng memiliki pola yang sama dengan bisnis binatu di Breaking Bad untuk menyembunyikan aktivitas pabrik sabu.
  • Pengungkapan 3,5 ton bahan sabu cair membuktikan adanya laboratorium kimia kompleks dengan kapasitas industri di tengah pemukiman warga.
  • Keberhasilan pelaku berbaur dengan masyarakat selama berbulan-bulan menunjukkan bahwa bahaya narkoba sering kali bersembunyi di tempat yang paling biasa.

Suara.com - Bagi para pencinta serial televisi bertema kriminal, nama Breaking Bad pasti menempati posisi istimewa.

Serial besutan Vince Gilligan yang tayang di AMC dari 2008 hingga 2013 ini menceritakan transformasi dramatis Walter White (Bryan Cranston), seorang guru kimia SMA yang didiagnosa kanker paru-paru, menjadi gembong narkoba kelas kakap.

Bersama mantan muridnya, Jesse Pinkman (Aaron Paul), White memproduksi kristal metamfetamin kualitas murni demi menjamin masa depan finansial keluarganya.

Salah satu elemen paling ikonik dalam serial yang kini masih tayang di Netflix ini adalah keberadaan "superlab" yang tersembunyi dengan sangat rapi.

Di bawah arahan kartel milik Gus Fring, White dan Pinkman bekerja di laboratorium bawah tanah yang menggunakan bisnis pencucian pakaian atau binatu (laundry) sebagai kedok.

Tak disangka, skenario yang tampak seperti khayalan penulis Hollywood ini memiliki kemiripan yang sangat nyata dengan sebuah kasus besar di Indonesia, tepatnya dalam pengungkapan pabrik sabu di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada 2009 silam.

Kedok Bisnis Legal yang Tak Terduga

Dalam dunia Breaking Bad, bau menyengat dari bahan kimia pembuat sabu disamarkan oleh aroma detergen dan uap mesin cuci. Di Cengkareng, para produsen narkoba menggunakan strategi serupa namun dengan pendekatan kearifan lokal yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia, yakni sebuah Warung Internet atau Warnet.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik haram ini di Perumahan Taman Palem Mutiara, Jalan Lingkar Luar Kamal Jaya, Jakarta Barat. Pabrik sabu skala besar tersebut disamarkan dengan menjadikan lantai dasar bangunan sebagai warnet bernama Seal On Line Dust.

Kombespol Zulkarnain Adinegara, yang saat itu menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa aktivitas produksi justru dilakukan di lantai atas, sementara lantai satu berfungsi normal sebagai tempat bermain game dan berselancar internet bagi pelanggan umum.

"Satu orang diamankan dari lantai satu yang berfungsi sebagai warnet, sedangkan dua orang di lantai atas yang berfungsi sebagai pabrik narkoba," jelas Zulkarnain waktu itu.

Strategi ini sangat mirip dengan metode Gus Fring dalam Breaking Bad, di mana arus keluar masuk orang dan barang tersamarkan oleh aktivitas bisnis yang sah.

Jika Walter White membanggakan kemurnian produknya, pabrik di Cengkareng ini mengejutkan petugas dengan kuantitasnya yang masif. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa bahan sabu-sabu cair seberat kurang lebih 3,5 ton.

Angka ini merupakan tangkapan kakap yang menunjukkan bahwa lokasi tersebut bukanlah laboratorium amatir, melainkan pabrik dengan kapasitas produksi industri.

Selain bahan cair dalam jumlah fantastis, polisi juga menyita berbagai peralatan produksi dan zat kimia berbahaya.

Penemuan zat-zat ini mempertegas bahwa di dalam bangunan tersebut terdapat proses sintesis kimia yang kompleks, layaknya laboratorium yang dijalankan oleh Walter White di Albuquerque, New Mexico.

Berbaur dengan Masyarakat

Salah satu aspek paling mengerikan dari kasus ini adalah bagaimana para pelaku mampu berbaur dengan masyarakat tanpa menimbulkan kecurigaan. Warnet tersebut beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp 2 ribu per jam.

Selama empat bulan beroperasi, para pengedar dan produsen sabu ini keluar masuk bangunan dengan santai, berpapasan dengan remaja dan anak muda yang asyik bermain game di lantai bawah.

Bangunan tersebut diketahui disewa oleh seseorang bernama Vonny Lengkong, yang menyamarkan operasional pabrik tersebut di balik keriuhan aktivitas digital warga sekitar.

Tiga tersangka berhasil diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari tersebut, yakni Suganda alias Black, Wiryo Sutandar, dan Edi Handoyo.

Ketiganya merupakan pion-pion penting dalam operasional laboratorium yang mencoreng ketenangan kawasan perumahan di Jakarta Barat tersebut.

Pengungkapan pabrik sabu di Cengkareng ini menjadi bukti nyata bahwa drama kejahatan di layar televisi terkadang memiliki refleksi yang sangat akurat di dunia nyata.

Jika Breaking Bad mengajarkan kita tentang bagaimana kepintaran ilmu pengetahuan bisa disalahgunakan untuk kejahatan sistematis, kasus Cengkareng mengingatkan kita bahwa bahaya besar terkadang bersembunyi di balik tempat-tempat paling biasa yang kita kunjungi sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:28 WIB

BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar

BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar

Foto | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu

Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:36 WIB

Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!

Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:10 WIB

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:21 WIB

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Selain Hera, Nur Juga Dapat Perlakuan Kasar Selama Bekerja dengan Erin Taulany

Selain Hera, Nur Juga Dapat Perlakuan Kasar Selama Bekerja dengan Erin Taulany

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:00 WIB

Film The Kill Room di Dunia Nyata: Modus Cuci Uang Silmy Karim Catut Rekening Office Boy

Film The Kill Room di Dunia Nyata: Modus Cuci Uang Silmy Karim Catut Rekening Office Boy

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:30 WIB

Aldi Taher Ungkap Kondisi Raffi Ahmad usai Operasi Benjolan di Punggung

Aldi Taher Ungkap Kondisi Raffi Ahmad usai Operasi Benjolan di Punggung

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:00 WIB

Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil

Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:30 WIB

KTP hinngga Gaji Rp2,5 Juta Ditahan Erin Taulany, eks ART Siap Lapor Polisi

KTP hinngga Gaji Rp2,5 Juta Ditahan Erin Taulany, eks ART Siap Lapor Polisi

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:22 WIB

Sering Dihina 'Tolol', Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa hingga Nekat Kabur dari Rumah

Sering Dihina 'Tolol', Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa hingga Nekat Kabur dari Rumah

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:00 WIB

Great White: Tejebak di Samudra Bersama Hiu Putih Mematikan, Malam Ini di Trans TV

Great White: Tejebak di Samudra Bersama Hiu Putih Mematikan, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

The Lost City of Z: Kisah Nyata Hilangnya Penjelajah di Hutan Amazon, Malam Ini di Trans TV

The Lost City of Z: Kisah Nyata Hilangnya Penjelajah di Hutan Amazon, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:00 WIB

Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV

Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:32 WIB

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Dokter Tirta Pilih Rayakan dengan Lari 18 Km

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Dokter Tirta Pilih Rayakan dengan Lari 18 Km

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:16 WIB