Memasuki Fase 8, GEF SGP Indonesia Serukan Komitmen untuk Komunitas Lokal

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 15 Juni 2026 | 10:30 WIB
Memasuki Fase 8, GEF SGP Indonesia Serukan Komitmen untuk Komunitas Lokal
Etalase berisi beragam inovasi dari komunitas lokal di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Inovasi ini merupakan salah satu inisiatif masyarakat lokal yang dilahirkan melalui program GEF SGP Indonesia.(Dokumentasi pribadi)
  • GEF SGP Indonesia resmi memulai Fase Operasional 8 untuk memberdayakan masyarakat akar rumput dalam pelestarian lingkungan dan perubahan iklim.
  • Program ini berfokus mendukung inisiatif lokal masyarakat pesisir, masyarakat adat, serta pemuda untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di seluruh Indonesia.
  • Koordinator Nasional Sidi Rana Menggala menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan dampak konservasi nyata bagi masa depan global.

Suara.com - Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia resmi bersiap memasuki Fase Operasional 8 atau Operational Phase 8. Langkah baru ini membawa komitmen yang semakin kokoh guna memberdayakan masyarakat akar rumput sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menegaskan perubahan lingkungan yang nyata selalu berakar dari tingkat paling lokal. Menurut ilmuwan dari Ghent University tersebut, gerakan yang dimotori masyarakat di daerah adalah kunci dari keberhasilan konservasi global.

"Setiap transformasi lingkungan yang bermakna dimulai dari manusia—komunitas yang memilih untuk bertindak, berinovasi, dan melindungi bentang alam yang mereka sebut sebagai rumah," ujar Sidi Rana Menggala, Minggu (14/6/2026).

Selama mengawal program ini, Sidi menyaksikan sendiri bagaimana berbagai inisiatif mandiri di berbagai pelosok nusantara mampu memberikan kontribusi besar. Inisiatifnya pun beragam, mulai dari perlindungan laut hingga pelestarian hutan adat.

"Saya mendapat kehormatan untuk menyaksikan secara langsung bagaimana inisiatif lokal menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi konservasi keanekaragaman hayati, ketahanan iklim, mata pencaharian berkelanjutan, dan restorasi ekosistem di seluruh Indonesia."

Sidi mencontohkan berbagai aksi nyata yang telah berjalan di lapangan. Ada masyarakat pesisir yang bahu-membahu melindungi ekosistem laut. Ada pula masyarakat adat yang konsisten menjaga hutan. Tak jarang pula, generasi muda yang melahirkan berbagai inovasi ramah lingkungan. Keberagaman penggerak ini membuktikan solusi terbaik sering kali lahir dari mereka yang berinteraksi langsung dengan alamnya.

Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia Sidi Rana Menggala saat membuka acara Raksha Loka Fest 2026 di M Bloc Space.(Dokumentasi pribadi)
Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia Sidi Rana Menggala saat membuka acara Raksha Loka Fest 2026 di M Bloc Space.(Dokumentasi pribadi)

"Dari masyarakat pesisir yang melindungi ekosistem laut, Masyarakat Adat yang menjaga hutan, hingga inovasi yang dipimpin oleh pemuda dalam mendorong keberlanjutan, upaya-upaya ini mengingatkan kita bahwa solusi yang paling kuat sering kali muncul dari akar rumput," jelas Sidi.

Memasuki Fase Operasional 8, GEF SGP Indonesia dipastikan akan terus memperluas jangkauan dukungan, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong lahirnya ide-ide segar dari komunitas lokal untuk membangun ketangguhan ekosistem dan ekonomi secara beriringan.

"Saat kita memasuki Fase Operasional 8, kami tetap berkomitmen untuk memberdayakan komunitas lokal, memperkuat kemitraan, dan mendukung solusi inovatif yang membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan tangguh."

Lebih lanjut, Sidi menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat aktif dalam jaringan program GEF SGP Indonesia. Kerja sama antara masyarakat, pemerintah, donor, dan lembaga sipil menjadi fondasi utama kokohnya gerakan keberlanjutan ini.

"Saya bersyukur dapat bekerja bersama organisasi masyarakat yang berdedikasi, mitra masyarakat sipil, lembaga pemerintah, donor, dan praktisi pembangunan yang terus membuktikan bahwa aksi kolektif dapat menciptakan perubahan yang luar biasa," tutur dia.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan bahwa jalan menuju masa depan yang hijau tidak bisa ditempuh sendirian oleh satu organisasi atau lembaga tertentu. Diperlukan kerja bersama yang konsisten dari seluruh elemen masyarakat.

"Masa depan keberlanjutan tidak dibangun oleh satu lembaga saja; melainkan dibangun oleh komunitas-komunitas yang bekerja bersama. Mari kita terus mengubah solusi lokal menjadi dampak global," pungkas Sidi Rana Menggala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:21 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut

Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:12 WIB

Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua

Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua

Lifestyle | Minggu, 08 Februari 2026 | 19:26 WIB

Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon

Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:50 WIB

Menjaga Warisan Leluhur, Rahasia Ketangguhan Masyarakat Adat Jingitiu di Tanah Sabu

Menjaga Warisan Leluhur, Rahasia Ketangguhan Masyarakat Adat Jingitiu di Tanah Sabu

Lifestyle | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:58 WIB

Menjemput Air di Jantung Kebun, Ikhtiar Desa Lobohede Sabu Raijua Lawan Krisis Iklim

Menjemput Air di Jantung Kebun, Ikhtiar Desa Lobohede Sabu Raijua Lawan Krisis Iklim

Lifestyle | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:18 WIB

Evolusi Ekonomi Sabu Raijua, Mengubah Komoditas Lokal Menjadi Bisnis Hijau Inklusif

Evolusi Ekonomi Sabu Raijua, Mengubah Komoditas Lokal Menjadi Bisnis Hijau Inklusif

Lifestyle | Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:00 WIB

Kedaulatan Data dan Kearifan Lokal, Pondasi Sabu Raijua Hadapi Krisis Iklim Global

Kedaulatan Data dan Kearifan Lokal, Pondasi Sabu Raijua Hadapi Krisis Iklim Global

Lifestyle | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:55 WIB

Merayakan Ragam Inovasi Lokal di Sabu Raijua, dari Menangkap Embun hingga Pupuk Organik

Merayakan Ragam Inovasi Lokal di Sabu Raijua, dari Menangkap Embun hingga Pupuk Organik

Lifestyle | Kamis, 15 Januari 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna

Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:12 WIB

3 Bedak Pixy Terlaris di Shopee, Ampuh Kontrol Minyak dan Awet Menurut Ulasan Pembeli

3 Bedak Pixy Terlaris di Shopee, Ampuh Kontrol Minyak dan Awet Menurut Ulasan Pembeli

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:06 WIB

Viva Milk Cleanser vs Cleansing Cream, Mana yang Lebih Bagus untuk Double Cleanser?

Viva Milk Cleanser vs Cleansing Cream, Mana yang Lebih Bagus untuk Double Cleanser?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Top 5 Zodiak Terkuat Menurut Ahli Astrologi, Siapa Penguasa Takhta Tertinggi?

Top 5 Zodiak Terkuat Menurut Ahli Astrologi, Siapa Penguasa Takhta Tertinggi?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Urutan Pakai Viva Face Tonic yang Benar agar Wajah Segar dan Lembap, Jangan Sampai Keliru!

Urutan Pakai Viva Face Tonic yang Benar agar Wajah Segar dan Lembap, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

3 Pilihan Sepatu Asics Tanpa Tali, Slip-On Nyaman untuk Jalan Santai hingga Traveling

3 Pilihan Sepatu Asics Tanpa Tali, Slip-On Nyaman untuk Jalan Santai hingga Traveling

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:15 WIB

Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?

Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham

Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:31 WIB

Basic Skincare Apa Saja? Ini Urutannya untuk Menjaga Skin Barrier Tetap Sehat

Basic Skincare Apa Saja? Ini Urutannya untuk Menjaga Skin Barrier Tetap Sehat

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:20 WIB

7 Sepatu Jalan Wanita Termurah di Planet Sports, Astec hingga Skechers Diskon Sampai 50 Persen

7 Sepatu Jalan Wanita Termurah di Planet Sports, Astec hingga Skechers Diskon Sampai 50 Persen

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:10 WIB