Suara.com - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Fadia ditangkap pada Selasa, 3 Maret 2026 atas dugaan terlibat dalam korupsi pengadaan jasa outsourcing dengan aliran dana sekitar Rp 19 miliar.
Ketika ditangkap, Fadia mengaku tak paham aturan lantaran dirinya dulu adalah seorang pedangdut.
Fadia juga dikenal sebagai kakak Fairuz A. Rafiq sekaligus putri dari penyanyi dangdut legendaris, almarhum A. Rafiq.
Penangkapan Fadia Arafiq membuat jejak digitalnya kembali dibahas pengguna media sosial alias medsos.
Fadia rupanya pernah membalas komentar warganya yang mengadu di Instagram dengan kalimat tajam.
Seperti yang terlihat ketika akun @raya_aulia*** menanyakan waktu peresmian RS Ki Ageng Sedayu serta kabar anggarannya tidak cair sehingga Fadia sembunyi.
Tuduhan-tuduhan tersebut membuat Fadia murka hingga 'menyemprot' warganet.
"Mulutmu kalo ngomong jangan kurang aja. Diperiksa penegak hukum, mampus kamu nanti! Urusan anggaran tidak keluar, anggaran apa? Jangan sampai dicari kamu, nggak bisa kasih pertanggungjawaban omonganmu!" balas Fadia.
Baca Juga: Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
Namun di akhir komentarnya, tertera tagar #admin sehingga kemungkinan besar bukan Fadia sendiri yang membalas.
Momen akun Instagram Fadia Arafiq memaki warganet terjadi pada Maret 2025, saat ia baru kembali dilantik menjadi Bupati untuk kedua kalinya.
Menanggapi jejak digital tersebut, warganet malah mengadu pernah mengalami hal serupa.
"Aku pernah komen di IG nya tentang jalan rusak, dijawab 'jangan ngasih tau bupati' terus IG-ku diblokir," komentar akun @pamungkas1***.
"Akunku sampai sekarang masih diblokir," sahut akun @bich****.
"Bupati anti kritik," sindir akun @watyriwayat****.