Suara.com - Fuji sedang ramai diperbincangkan setelah dijodoh-jodohkan dengan Reza Arap oleh warganet. Perbincangan ini muncul setelah keduanya tampil bersama dalam acara live streaming Marapthon 3 pada 25 Maret 2026.
Saat itu, Fuji hadir bersama Erika Carlina dan Rachel Vennya sebagai bintang tamu. Interaksi Fuji dan Reza Arap yang terlihat akrab dan serasi langsung menarik perhatian penonton.
Banyak warganet kemudian menjodohkan mereka dan menciptakan sebutan Furap. Bahkan, ada yang mendukung hubungan mereka dengan membahas latar belakang masing-masing.
Tak sedikit pula yang berharap keduanya benar-benar bisa menjadi pasangan di dunia nyata.
Sementara itu, ayah Fuji, Haji Faisal kini merasa risih soal anaknya yang kerap dijodoh-jodohkan dengan orang lain. Padahal menurut Haji Faisal, Fuji hanya melakoni pekerjaannya.
"Saya baca (komentar warganet) kok begini banget ya, asal anak saya tampil ada aja istilahnya. Padahal mereka hanya tampil, diajak terus datang menghormati tuan rumah," ucap Haji Faisal.
Tegas Menolak Perjodohan Furap

Menurut Haji Faisal, kebiasaan menjodoh-jodohkan Fuji bisa berdampak kurang baik dalam lingkungan kerja.
"Saya merasa sudah enggak bagus, sudah enggak kondusif, terlalu berlebih-lebihan banget, menjodoh-jodohkan, karena itu akan berseliweran komentar yang tidak pantas," kata Haji Faisal.
"Sekarang heboh, kan risih. Kenapa di anak saya terlalu dilebih-lebihkan banget, saya jadi kepikiran," imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa tak ingin buru-buru menikahi sang anak karena usianya yang baru menginjak 23 tahun.
“Karena bagi saya kalau dapat memilih masih mau tunggu juga saya, kan 23 tahun. Abangnya masih ada istilahnya, enggak buru-buru saya,” pungkasnya.
Sontak saja, pernyataan Haji Faisal terkait perjodohan Fuji dan Arap tersebut menuai banyak komentar dari kalangan warganet.
Namun, alih-alih mendukung keputusan Haji Faisal yang menolak anaknya dijodohkan dengan Reza Arap, banyak warganet yang malah menghujatnya.
“Padahal cocok lho Pak Haji,” tulis warganet.
“Padahal jodoh itu cerminan,” sindir warganet.