Suara.com - Seorang netizen membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat ia membawa sang nenek berobat ke salah satu klinik yang tak disebutkan namanya.
Peristiwa ini diungkap langsung oleh keluarga pasien yang merekam kejadian tersebut dan membagikan kronologi lengkapnya.
Melalui akun X @independenSumatera, warganet tersebut menjelaskan bahwa mulanya sang nenek merasa sesak napas hingga akhirnya dibawa ke klinik.
Saat sampai klinik yang dituju, pasien diminta untuk mengurus administrasi terlebih dahulu.
Namun respons petugas justru dinilai tidak sigap, bahkan ia terlihat bermain game melalui ponselnya di saat pasien di hadapannya membutuhkan penanganan.
“Nenek aku udah sesak napas banget sebenernya itu, harusnya langsung di tanganin. Nah dia tuh malah suruh daftar dulu, mungkin iya SOP seperti itu, tapi kan gak harus santai dan sambil game gitu,” tulis warganet tersebut dikutip pada Senin, 31 Maret 2026.
Tak hanya itu, keluarga juga mengungkap adanya pegawai lain yang dianggap tidak responsif saat dibutuhkan.
Saat dipanggil, pegawai tersebut justru menunda dengan alasan ke toilet, sementara petugas lain tidak sigap membantu.
“Dan ada satu temennya cewek, lagi di kamar pasien (sedangkan lagi kosong lagi gak ada pasien sama sekali) jadi kayaknya dia cuman tiduran, nah dipanggil tapi bilang bentar-bentar malah bilang ke toilet,” katanya.
“Harusnya yang cowok yang lagi main game dia bergegas dong nyari alat, gak harus nunggu si cewe,” lanjutnya.
Situasi semakin memprihatinkan ketika alat uap yang dibutuhkan ternyata tidak tersedia untuk sang nenek.
Ia lalu memutuskan membawa sang nenek untuk meninggalkan klinik karena kecewa.
“Ternyata alat uapnya lagi habis, udah lah kita pergi,” katanya.
Namun anehnya, saat sudah dalam perjalanan pulang, mereka kembali dipanggil petugas klinik karena alat uap tersebut ternyata ditemukan.