Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 09:52 WIB
Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
Pemerintah mulai membenahi industri gim lokal. [Dok Kemenko PM].
  • Kemenko PM menggelar Public Hearing Ekosistem Gim Nasional di Jakarta pada Selasa (31/3/2026) untuk menyerap aspirasi pelaku industri gim.
  • Pemerintah menargetkan penguatan pangsa pasar domestik karena produk lokal saat ini baru menguasai sekitar satu persen pangsa pasar.
  • Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi kebijakan konkret guna mendukung pengembang lokal bersaing di pasar domestik maupun kancah global.

Suara.com - Pemerintah mulai menaruh perharian industri gim nasional yang dinilai masih tertinggal di negeri sendiri. Meski memiliki potensi besar, pangsa pasar gim lokal di Indonesia saat ini baru menyentuh sekitar 1 persen.

Hal ini terungkap dalam Public Hearing Ekosistem Gim Nasional yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Forum ini menjadi ajang bagi pemerintah untuk menyerap langsung aspirasi pelaku industri, mulai dari pengembang hingga investor.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengakui adanya ketimpangan antara potensi dan realita industri gim nasional.

Berdasarkan data 2025, nilai ekspor pengembang gim Indonesia telah mencapai 60,8 juta dolar AS, menjadikannya penyumbang ekspor terbesar keempat setelah subsektor fesyen, kriya, dan kuliner. Namun di sisi lain, pasar domestik masih didominasi produk luar negeri.

Game lokal Hidup Peternak Lele. (Play Store)
Game lokal Hidup Peternak Lele. (Play Store)

"Pemerintah tidak tinggal diam dan telah mendorong percepatan lewat Perpres Nomor 19 Tahun 2024. Semangatnya jelas: kita ingin gim buatan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu unjuk gigi di kancah global," ujar Leontinus seperti dikutip, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah kini mencoba mengubah pendekatan dengan lebih banyak mendengar langsung dari pelaku industri. Menurutnya, berbagai kebijakan selama ini kerap menghadapi tantangan saat diimplementasikan di lapangan.

"Siang ini, posisinya dibalik. Pemerintah yang akan jadi pendengar, dan teman-teman pelaku industrilah yang jadi pembicara utamanya. Tolong sampaikan masukan, saran, curhatan soal pain points, atau bahkan kritik pedas sekalipun ke kami. Jangan ada yang ditahan-tahan," tegas Leontinus.

Menurutnya, masukan langsung dari praktisi sangat penting agar kebijakan yang dirumuskan tidak hanya berbasis asumsi birokrasi, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan industri.

Hasil dari forum ini nantinya akan dirumuskan menjadi langkah konkret, termasuk dalam bentuk policy brief yang diharapkan mampu menjadi game changer bagi ekosistem gim nasional.

Dari sisi pelaku industri, inisiatif ini disambut positif. CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra, menilai langkah pemerintah membuka ruang dialog menjadi sinyal awal perbaikan ekosistem.

"Kami sangat menghargai langkah Kemenko PM yang mau turun langsung mendengar suara dari bawah. Forum seperti ini memberikan harapan baru bahwa kebijakan ke depan akan lebih 'nyambung' dengan apa yang kami hadapi di studio setiap hari. Ini adalah langkah awal yang sangat positif untuk membawa gim lokal naik level. Semoga tidak hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tapi dari acara ini bisa muncul langkah yang nyata," ungkap Kris.

Forum ini turut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan industri, mulai dari pemerintah, investor hingga pelaku studio gim. Pemerintah berharap, dengan mendengar langsung berbagai persoalan di lapangan mulai dari pendanaan hingga dominasi publisher asing—kebijakan yang lahir ke depan dapat lebih tepat sasaran.

Dengan kondisi pasar lokal yang masih minim dikuasai produk dalam negeri, langkah pemerintah membuka ruang dialog ini menjadi sinyal awal upaya serius untuk mendorong gim lokal agar tidak lagi sekadar menjadi penonton di pasar sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:26 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:17 WIB

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:57 WIB

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:40 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:31 WIB

Harga Naik Tidak Wajar, BEI Gembok Satu Emiten Asal Surabaya

Harga Naik Tidak Wajar, BEI Gembok Satu Emiten Asal Surabaya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:14 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:11 WIB

Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri

Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:57 WIB

Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara

Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:54 WIB