Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Achmad Fauzi

Rabu, 01 April 2026 | 09:52 WIB
Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
Pemerintah mulai membenahi industri gim lokal. [Dok Kemenko PM].
baca 10 detik
  • Kemenko PM menggelar Public Hearing Ekosistem Gim Nasional di Jakarta pada Selasa (31/3/2026) untuk menyerap aspirasi pelaku industri gim.
  • Pemerintah menargetkan penguatan pangsa pasar domestik karena produk lokal saat ini baru menguasai sekitar satu persen pangsa pasar.
  • Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi kebijakan konkret guna mendukung pengembang lokal bersaing di pasar domestik maupun kancah global.

Suara.com - Pemerintah mulai menaruh perharian industri gim nasional yang dinilai masih tertinggal di negeri sendiri. Meski memiliki potensi besar, pangsa pasar gim lokal di Indonesia saat ini baru menyentuh sekitar 1 persen.

Hal ini terungkap dalam Public Hearing Ekosistem Gim Nasional yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Forum ini menjadi ajang bagi pemerintah untuk menyerap langsung aspirasi pelaku industri, mulai dari pengembang hingga investor.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengakui adanya ketimpangan antara potensi dan realita industri gim nasional.

Berdasarkan data 2025, nilai ekspor pengembang gim Indonesia telah mencapai 60,8 juta dolar AS, menjadikannya penyumbang ekspor terbesar keempat setelah subsektor fesyen, kriya, dan kuliner. Namun di sisi lain, pasar domestik masih didominasi produk luar negeri.

Game lokal Hidup Peternak Lele. (Play Store)
Game lokal Hidup Peternak Lele. (Play Store)

"Pemerintah tidak tinggal diam dan telah mendorong percepatan lewat Perpres Nomor 19 Tahun 2024. Semangatnya jelas: kita ingin gim buatan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu unjuk gigi di kancah global," ujar Leontinus seperti dikutip, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah kini mencoba mengubah pendekatan dengan lebih banyak mendengar langsung dari pelaku industri. Menurutnya, berbagai kebijakan selama ini kerap menghadapi tantangan saat diimplementasikan di lapangan.

"Siang ini, posisinya dibalik. Pemerintah yang akan jadi pendengar, dan teman-teman pelaku industrilah yang jadi pembicara utamanya. Tolong sampaikan masukan, saran, curhatan soal pain points, atau bahkan kritik pedas sekalipun ke kami. Jangan ada yang ditahan-tahan," tegas Leontinus.

Menurutnya, masukan langsung dari praktisi sangat penting agar kebijakan yang dirumuskan tidak hanya berbasis asumsi birokrasi, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan industri.

Hasil dari forum ini nantinya akan dirumuskan menjadi langkah konkret, termasuk dalam bentuk policy brief yang diharapkan mampu menjadi game changer bagi ekosistem gim nasional.

baca juga

Dari sisi pelaku industri, inisiatif ini disambut positif. CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra, menilai langkah pemerintah membuka ruang dialog menjadi sinyal awal perbaikan ekosistem.

"Kami sangat menghargai langkah Kemenko PM yang mau turun langsung mendengar suara dari bawah. Forum seperti ini memberikan harapan baru bahwa kebijakan ke depan akan lebih 'nyambung' dengan apa yang kami hadapi di studio setiap hari. Ini adalah langkah awal yang sangat positif untuk membawa gim lokal naik level. Semoga tidak hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tapi dari acara ini bisa muncul langkah yang nyata," ungkap Kris.

Forum ini turut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan industri, mulai dari pemerintah, investor hingga pelaku studio gim. Pemerintah berharap, dengan mendengar langsung berbagai persoalan di lapangan mulai dari pendanaan hingga dominasi publisher asing—kebijakan yang lahir ke depan dapat lebih tepat sasaran.

Dengan kondisi pasar lokal yang masih minim dikuasai produk dalam negeri, langkah pemerintah membuka ruang dialog ini menjadi sinyal awal upaya serius untuk mendorong gim lokal agar tidak lagi sekadar menjadi penonton di pasar sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:26 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×