Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya

Yazir F

Sabtu, 11 April 2026 | 13:40 WIB
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
Viral Wagub Kalimantan Barat Sentil Dedi Mulyadi. (Instagram)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kena sentil Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan soal pembangunan di daerah masing-masing.

Krisantus tegas tak ingin wilayahnya dibandingkan dengan Jawa Barat yang dipimpin Dedi. Ia menekankan jika wilayahnya lebih luas dari Jawa Barat, namun anggarannya jauh lebih kecil.

Menurut Krisantus, hal inilah Ini yang membuat pembangunan di daerah Kalimantan Barat tak secepat Jawa Barat.

Krisiantus menilai bahwa membandingkan efektivitas pembangunan di Jawa Barat dengan Kalimantan Barat adalah hal yang tidak adil secara data.

"Saya tegaskan Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43.000 km², APBD-nya 31 triliun. Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali Pulau Jawa 171.000 km². Itu luas Kalimantan Barat. APBD-nya 6 triliun lebih," paparnya yang kemudian videonya menjadi viral.

Krisiantus bahkan melontarkan tantangan pada Dedi Mulyadi untuk mencoba memimpin Kalimantan Barat.

"Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan? Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo bertukar kita. Saya mau lihat. Tapi pakai duit 6 triliun bangun Kalimantan Barat. Ayo kalau dia bisa ku cium lututnya. Itu yang terjadi. Jadi tidak bisa dibandingkan Bapak, Ibu dan Saudara-saudara. Kekuatan fiskal kita berbeda, luas kita berbeda," tambahnya.

Menanggapi video viral pernyataan Wagub Kalimantan Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara.

Dia mengutarakan permohonan maaf jika apa yang dilakukannya membuat daerah lain tersindir.

baca juga

Mengawali respons yang lebih formal, Dedi tetap menunjukkan sikap santun dan mengapresiasi perhatian publik serta doa-doa yang mengalir untuknya.

"Assalamualaikum, sampurasun Wjeng Enjing Wargi Jabar dan seluruh warga net di mana pun berada. Semoga pagi hari ini menyehatkan, mencerahkan, membahagiakan. Terima kasih ya atas doanya yang mengalir dalam setiap waktu sehingga saya bisa terus menjalankan aktivitas, memberikan pikiran, gagasan, melakukan inovasi-inovasi berdasarkan kemampuan yang kami miliki. Semoga Bapak dan Ibu semuanya dalam keadaan bahagia," sapa Dedi dalam pesannya.

Terkait sentilan dari pemerintah Kalimantan Barat, Dedi menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan di Jawa Barat bukanlah upaya untuk merendahkan daerah lain.

"Buat Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat. Tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain. Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri dan persoalan fiskal," ungkapnya secara terbuka.

Dedi juga menunjukkan empati mendalam terhadap beban kerja para pemimpin daerah di wilayah yang luas namun memiliki keterbatasan dana dari pemerintah pusat.

"Kami juga memahami betapa beratnya daerah-daerah dengan luas yang seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal. Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain. Semoga kita bisa bersama-sama untuk terus melayani masyarakat dengan baik," lanjutnya dalam memberikan klarifikasi.

Ia pun menyuarakan harapan agar ke depan sistem distribusi keuangan negara bisa lebih adil bagi daerah-daerah penghasil kekayaan alam.

"Dan semoga ke depan daerah-daerah tumbuh kemampuan fiskalnya sehingga dana bagai hasilnya bisa mengalir ke daerah penghasil. Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk terus melangkah memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. Salam buat seluruh warga Kalimantan Barat. Semoga Pak Wagub sehat dan bahagia selalu," tambah Dedi menutup pesannya di video tersebut.

Melalui keterangan tertulisnya di media sosial, Dedi kembali menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah memaksimalkan potensi pembangunan di daerahnya sendiri tanpa niat memicu perdebatan antarwilayah.

"Terima kasih atas doa yang tercurah dan untuk seluruh stakeholder di Provinsi Kalimantan Barat, kami mohon maaf, karena selama ini kami hanya memaksimalkan potensi pembangunan yang ada di daerah kami tanpa maksud memperbandingkan. Hatur nuhun," pungkasnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Dicari Prabowo, KDM Ungkap Alasan Tak Hadir Rakornas TPAKD: Sudah Lapor Pak Seskab!

Dicari Prabowo, KDM Ungkap Alasan Tak Hadir Rakornas TPAKD: Sudah Lapor Pak Seskab!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Dicari Prabowo di Rakornas TPAKD, Terungkap Ini Alasan Dedi Mulyadi Tak Hadir

Dicari Prabowo di Rakornas TPAKD, Terungkap Ini Alasan Dedi Mulyadi Tak Hadir

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:09 WIB

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Ngamuk saat Dihadang Warga di Ciamis: Emang Saya Orang Budeg?

Penyebab Dedi Mulyadi Ngamuk saat Dihadang Warga di Ciamis: Emang Saya Orang Budeg?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Viral! Kena Prank Warga Lalui Jalan Rusak, Dedi Mulyadi Emosi: Kalian Harus Punya Adab Sama Saya

Viral! Kena Prank Warga Lalui Jalan Rusak, Dedi Mulyadi Emosi: Kalian Harus Punya Adab Sama Saya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04 WIB

SMRC: Mayoritas Pemilih Gerindra Tidak Pilih Prabowo di Simulasi Pilpres, Justru Pilih Calon Lain

SMRC: Mayoritas Pemilih Gerindra Tidak Pilih Prabowo di Simulasi Pilpres, Justru Pilih Calon Lain

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×