- Anggota DPR RI Uya Kuya melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya pada 18 April 2026.
- Laporan tersebut diajukan karena adanya penyebaran hoaks yang menuding Uya Kuya memiliki 750 dapur Makan Bergizi Gratis.
- Langkah hukum diambil atas dugaan pelanggaran UU ITE guna menghentikan fitnah berulang yang merugikan nama baik keluarganya.
Suara.com - Anggota DPR RI sekaligus presenter Uya Kuya kembali menjadi sasaran kabar bohong terkait tudingan memiliki 750 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak tinggal diam, dia langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun media sosial.
Uya mengaku heran sekaligus kecewa karena isu serupa terus berulang, bahkan setelah sebelumnya keluarganya terdampak akibat hoaks yang beredar.
"Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya dikorbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya," tulis Uya Kuya kepada awak media saat dihubungi via pesan singkat pada Senin, 20 April 2026.
Dia juga mengungkap kondisi rumahnya yang sempat dijarah akibat isu sebelumnya hingga kini belum sepenuhnya pulih.
![Uya Kuya beri klarifikasi setelah dirinya disebut punya 750 dapur MBG. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/18/52236-uya-kuya-dan-astrid-khairunisha.jpg)
"Dan rumah yang kemarin dijarah juga sampai sekarang saja belum selesai direnovasi, sekarang sudah difitnah lagi, kenapa saya lagi yang difitnah,"lanjutnya.
Suami Astrid Kuya tersebut menegaskan sudah melaporkan sejumlah akun dari berbagai platform, termasuk Instagram, X, Facebook, hingga Threads.
"Ada beberapa akun yang saya laporkan dari IG, X, FB, dan Threads, termasuk yang sudah dihapus," tulisnya.
Langkah hukum ini diambil agar penyebaran hoaks tidak terus berulang dan menjadi kebiasaan di masyarakat.
"Karena kalau dibiarkan terus-terusan hoaks seperti ini, bakal jadi kebiasaan. Dan herannya masih banyak orang yang percaya dan tergiring video hoaks, walaupun orang berpendidikan sekalipun," tuturnya.
Laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut.
"Iya benar, (laporan) penyebaran berita bohong," ujar Budi.
Dalam laporannya, Uya menyebut menemukan unggahan berupa foto dirinya yang telah diedit dengan narasi seolah-olah memiliki 750 dapur MBG.
Dia pun melaporkan kasus ini dengan dugaan pelanggaran UU ITE dan pasal pemalsuan dalam KUHP.