Meski upah yang diterimanya jauh dari kata cukup untuk kebutuhan sehari-hari, Pak Rudi tetap konsisten hadir lebih awal di pinggir sungai setiap pagi.
Melihat semangat belajar anak-anak desa yang tidak luntur walau harus bertaruh nyawa, Pak Rudi hanya memiliki satu impian sederhana: pembangunan jembatan.
Ia berharap pemerintah atau dermawan tergerak untuk membangun akses yang aman agar anak-anak tidak perlu lagi mendaki tepian sungai licin atau ketakutan saat arus sungai meluap.
Akun @gerindra milik Partai Gerindra rupanya gerak cepat alias gercep menanyakan alamat sekolah Pak Rudi.
"Ada yang tau alamat lengkapnya?" tanya akun @gerindra.
Pertanyaan tersebut direspons akun @maschoco yang mengungkap bahwa jembatan menuju sekolah Pak Rudi sebenarnya telah dibangun.
"Ini jembatan sudah kami bangun oleh tim relawan dan yayasan sahabat pedalaman," balas akun @maschoco sambil membagikan potret Pak Rudi dan murid-muridnya di jembatan sebagai bukti.
Kontributor : Neressa Prahastiwi