Motor Hilang Bukan Halangan, Kisah Pak Aziz Guru Honorer Kayuh Sepeda Jakbar-Jakut Demi Mengajar

Yazir F

Selasa, 21 April 2026 | 14:56 WIB
Motor Hilang Bukan Halangan, Kisah Pak Aziz Guru Honorer Kayuh Sepeda Jakbar-Jakut Demi Mengajar
Pak Azis guru honorer kayuh sepeda Jakbar-Jakut demi mengajar [Ist]
baca 10 detik
  • Pak Azis, guru honorer di Jakarta, tetap mengajar dengan mengayuh sepeda lipat sejauh 5 km setiap hari meski motornya hilang dicuri sejak akhir 2025.
  • Ia memilih bersepeda daripada transportasi publik (Jaklingko) karena akses rute dari Tegal Alur ke Kamal Muara yang lebih praktis dan cepat.
  •  Di tengah honor Rp2 juta per bulan, Pak Azis aktif mengambil pekerjaan sampingan sebagai penceramah dan guru mengaji demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Suara.com - Abdul Azis (45), atau yang akrab disapa Pak Azis, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah kisahnya diunggah oleh akun Wargajakarta.id.

Kisahnya viral karena kesederhanaan dan ketangguhannya sebagai seorang pendidik. Pak Azis adalah seorang guru honorer yang setiap harinya harus berjuang melawan terik dan polusi ibu kota dengan mengayuh sepeda lipat.

Perjalanan yang ia tempuh tidaklah pendek, yakni sekitar 5 kilometer dari kediamannya di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, menuju tempatnya mengabdi di MI Nurul Islam, Kamal Muara, Jakarta Utara.

Bagi banyak orang, kehilangan kendaraan bermotor adalah musibah besar yang bisa melumpuhkan aktivitas. Hal inilah yang dialami Pak Azis pada penghujung tahun 2025. Sepeda motor yang selama ini menjadi andalannya untuk mencari nafkah raib.

Namun, kehilangan tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk tetap hadir di depan kelas. Sejak Desember lalu, sepeda lipat menjadi "sahabat" baru Pak Azis dalam menjalankan tugas mulianya.

Tak hanya sendiri, di atas pedal yang ia kayuh, ia juga membonceng putri sulungnya yang bersekolah di tempat yang sama.

Keputusan menggunakan sepeda bukan tanpa pertimbangan. Pak Azis sempat melirik transportasi publik, namun kendala aksesibilitas di wilayahnya menjadi hambatan utama.

"Sempet mau naik Jaklingko, tapi saya pikir dari rumah aksesnya muter, jadi dari rumah harus ke arah Menceng dulu, terus menuju arah Benda. Dari situ baru naik ke Kamal Muara. Kalau kita hitung lumayan makan waktu. Jadi lebih efektif naik sepeda," ungkap Pak Azis dilansir dari Wargajakarta.id

baca juga

Perjuangan Pak Azis sebagai guru honorer telah dimulai sejak 2018. Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di Jakarta bukanlah perkara mudah, terutama jika bicara soal kesejahteraan.

Ia menceritakan bagaimana penghasilannya merangkak naik secara perlahan dari angka Rp700 ribu di awal mengajar, hingga kini mencapai sekitar Rp2 juta per bulan.

Angka tersebut tentu jauh dari kata cukup untuk menghidupi keluarga di kota metropolitan sekelas Jakarta.

Demi menambal kebutuhan sehari-hari, Pak Azis tidak berpangku tangan. Di luar jam sekolah, ia aktif mengisi khutbah, memimpin pengajian, hingga melatih berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Honorer Cemas Nasibnya Usai 2026, DPR Janji Kawal Kepastian Status Mereka

Guru Honorer Cemas Nasibnya Usai 2026, DPR Janji Kawal Kepastian Status Mereka

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Viral Kasus Guru Lijan Sinaga: Diupah Rp500 Ribu Kini Terancam 12 Tahun Bui Gegara Tegur Murid

Viral Kasus Guru Lijan Sinaga: Diupah Rp500 Ribu Kini Terancam 12 Tahun Bui Gegara Tegur Murid

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal

Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:45 WIB

Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?

Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:35 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:27 WIB

Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?

Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terkini

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

×