- Sebuah warung bakso di Klaten viral karena membebankan biaya tambahan AC sebesar tiga ribu rupiah per pelanggan.
- Kebijakan tersebut menuai kritik publik karena dianggap tidak lazim bagi tempat makan di media sosial.
- Manajemen meminta maaf, menghapus biaya tersebut, serta memberikan kompensasi kepada pelanggan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
Suara.com - Warung bakso di Klaten mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sebuah unggahan viral menyoroti adanya biaya tambahan untuk penggunaan AC yang dibebankan kepada pelanggan.
Peristiwa ini memicu beragam reaksi warganet, mulai dari rasa heran hingga kritik terhadap kebijakan yang dianggap tidak biasa dalam usaha kuliner sederhana seperti warung bakso.
Kejadian bermula dari sebuah konten yang dibagikan di media sosial, ketika seorang pelanggan mengunggah foto struk pembelian di warung bakso tersebut.
Dalam struk itu terlihat adanya tambahan biaya sebesar Rp3 ribu per orang yang disebut sebagai biaya AC. Hal inilah yang kemudian membuat pelanggan tersebut kaget dan menuliskan keluhannya secara terbuka.
“Di Klaten makan bakso AC-nya berbayar. KOCAKKKK, kalo nggak kuat bayar AC kenapa lu pasang terus bebanin ke customer. Kipas ajalah kipas anjir,” tulisnya dalam unggahan yang kemudian menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Tak butuh waktu lama, unggahan itu langsung ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet yang merasa kebijakan tersebut kurang lazim, mengingat fasilitas seperti AC pada umumnya sudah termasuk dalam harga makanan dan minuman di sebuah tempat makan.
Sebagian lainnya justru menanggapinya dengan humor, menjadikan kasus ini sebagai bahan candaan di dunia maya.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, pihak pemilik warung bakso akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik.
Melalui komunikasi langsung kepada pelanggan yang bersangkutan, pemilik usaha juga menyampaikan itikad baik dengan memberikan kompensasi berupa bakso gratis sebagai bentuk tanggung jawab dan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Selain itu, melalui akun yang disebut mewakili manajemen, pihak warung juga menyampaikan surat terbuka kepada publik.
Dalam pernyataannya, mereka mengakui adanya kesalahan dalam penerapan biaya tambahan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk miskomunikasi internal atau kesalahan manajemen.
“Halo! Perkenalkan saya Bintang teman-teman selaku Saudara pemilik Resto Bakso Balungan Wonogiri Pakdhe Ke-14 yang berada di Jln Mayor Kusmanto No. 108 Klaten,” tulis perwakilan manajemen dalam surat terbuka tersebut.
Dalam pernyataan lanjutannya, pihak manajemen secara resmi meminta maaf atas kebijakan biaya AC sebesar Rp3 ribu per orang yang dinilai tidak semestinya dibebankan kepada pelanggan.
Mereka juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah dihapus dan tidak akan diberlakukan lagi ke depannya.