Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia terparkir di terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/12). Usai dilaksanakannya RUPSLB Garuda Indonesia dan pelaksanaan pergantian manajemen, disebutkan bahwa kinerja keuangan Garuda dalam kondisi yang mengkhawatirkan sepanjang sembilan bulan belakangan. Menurut manajemen perseroan, Garuda Indonesia merugi 219,51 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,55 triliun dengan kurs Rp 12.336 per dollar AS. Angka tersebut meroket lebih dari enam kali lipat dari kerugian pada periode sama tahun lalu senilai 32,5 juta dollar AS. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]