Suara.com - Sejumlah warga tampak melintas di samping lukisan tiga dimensi di kawasan Jatinegara, Jakarta, Jumat (6/7/2018). Mural dan grafiti serta coretan dinding pada awalnya kerap dipakai sebagai saluran protes sosial. Namun belakangan, seni ini selain untuk kritik sosial juga diadopsi untuk kebutuhan komersial serta memperindah kota. [Suara.com/Muhaimin A Untung]