Suara.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Perempuan Anti-Kekerasan (GERAK Perempuan) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Minggu (8/3). Dalam aksi tersebut, mereka mengajukan beberapa tuntutan diantaranya tangani dan tuntaskan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan; bangun sistem perlindungan komprehensif bagi perempuan, anak dan kelompok minoritas; batalkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja; serta bahas dan sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Selain itu, aksi ini juga sekaligus memperingati Hari Perempuan Internasional. [Suara.com/Angga Budhiyanto]