Demo Tuntut Pecat dan Tangkap Mafia Proyek di Kementerian Perhubungan

Dwi Bowo Raharjo | Alfian Winanto | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:11 WIB
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
    Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Massa Aliansi Masyarakat untuk Demokrasi (Almadea) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). Mereka menuntut agar pihak berwenang memecat dan menangkap para pejabat di Kementerian Perhubungan yang menjadi mafia proyek.

Menurut mereka banyak pejabat di Kementrian Perhubungan yang bersikap tidak loyal dan taat pada komitmen baik dari para pimpinannya khususnya Menteri Perhubungan.

Oknum pejabat itu dinilai menggunakan kewenangan dan pengaruhnya telah menyebabkan kecenderungan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme terjadi, sehingga banyak mengatur proyek bahkan mengancam pimpinan yg berada dilevel lebih rendah. [Suara.com/Alfian Winanto]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selidiki Penggunaan Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Polri Periksa 22 Saksi

Selidiki Penggunaan Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Polri Periksa 22 Saksi

Lampung | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:51 WIB

Usut Dugaan Korupsi Penggunaan Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Bareskrim Periksa 22 Saksi

Usut Dugaan Korupsi Penggunaan Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Bareskrim Periksa 22 Saksi

Banten | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:18 WIB

Kasus Lukas Enembe, KPK Panggil Asisten Direktur Marina Bay Sands Casino Singapura Defry Stalin

Kasus Lukas Enembe, KPK Panggil Asisten Direktur Marina Bay Sands Casino Singapura Defry Stalin

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:08 WIB

Kuasa Hukum dan Pihak Keluarga Minta KPK Periksa Lukas Enembe di Lapangan Terbuka, Pemuda Papua Buka Suara

Kuasa Hukum dan Pihak Keluarga Minta KPK Periksa Lukas Enembe di Lapangan Terbuka, Pemuda Papua Buka Suara

Bekaci | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:32 WIB

Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan Tanah, Tiga Pejabat BPN Kota Depok Diperiksa Kejagung

Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan Tanah, Tiga Pejabat BPN Kota Depok Diperiksa Kejagung

Bogor | Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:27 WIB

Terkini

Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung

Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:04 WIB

Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi

Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:56 WIB

Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras

Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:23 WIB

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:41 WIB

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:00 WIB

Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan

Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:14 WIB

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:37 WIB

Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah

Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:00 WIB