Enjang Tedi Harapkan Pengelolaan Situ Bagendit Garut Seperti Wisata Bali

Suara Garut | Suara.com

Rabu, 09 Agustus 2023 | 12:40 WIB
Enjang Tedi Harapkan Pengelolaan Situ Bagendit Garut Seperti Wisata Bali
Anggota DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi saat melakukan reses di Desa Bagendit, Banyuresmi, Garut. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Situ Bagendit yang telah direnovasi sesuai rancangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kini tampak sangat berbeda dengan sebelumnya. Rencananya, tempat wisata yang berada di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir Agustus 2023 sebagai destinasi wisata internasional.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi, berharap, penetapan Situ Bagendit sebagai destinasi wisata dunia bukan sekadar seremonial tanpa dampak baik kepada masyarakat. Ada banyak hal yang bisa dimaksimalkan seiring peresmian Situ Bagendit. Satu di antaranya mengangkat seni budaya Garut ke kancah yang lebih luas.

Ia mencontohkan pengembangan wisata di Bali yang digarap secara paripurna. Selain menawarkan tempat-tempat wisata yang menarik, pemerintah dan masyarakat setempat bergandengan tangan untuk menyuguhkan seni budaya yang menjadi ciri khas Bali.

Langkah-langkah seperti itu bisa diterapkan di Garut, salah satunya di Situ Bagendit. "Di area Bagendit, kan, ada amfiteater. Itu bisa dimanfaatkan juga sebagai tempat pertunjukan. Jadi, pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan alam, tapi juga dikenalkan seni budaya Garut," tutur politisi PAN, usai menggelar reses di Desa Bagendit, Selasa, 8 Agustus 2023.

Dikatakannya, Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif yang dimiliki Pemprov Jabar, itu memberi ruang untuk ekonomi kreatif berbasis seni budaya. Keberadaan Situ Bagendit yang kondisinya kini telah ditata lebih baik, harus menjadi tempat yang juga baik untuk para pelaku seni budaya di Garut.

Legislator dari daerah pemilihan Garut itu menyarankan, pemerintah dan elemen terkait membuat paket wisata yang akan menarik animo wisatawan. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan seni budaya dari Garut. Dengan begitu, selain potensi wisata bisa dimaksimalkan, para pelaku seni budaya juga diberdayakan, sehingga gairah kesenian di Garut semakin dinamis.

Ada banyak seni budaya dari Garut yang bisa ditampilkan, seperti Tari Topeng Koncaran, Surak Ibra, Boboyongan, Lais, Pencak Silat, Dodombaan, Hadro, Bangklung, Pecak ular, Badeng, Raja Dogar, dan Debus.

"Akan bagus bila di sana diadakan pertunjukan seni budaya yang digelar secara rutin. Wisata alam dapat, wisata seni budaya juga iya. Kelompok-kelompok kesenian, termasuk sekolah harus bersiap diri," saran Enjang.

Dijelaskannya, selain menawarkan pesona alam, Situ Bagendit juga mempunyai legenda atau cerita rakyat yang sarat hikmah. Misalnya tentang Nyi Endit, seorang janda kaya tapi pelit yang mengumpulkan harta benda dengan menjadi tengkulak. Cerita-cerita seperti itu bisa dikemas melalui musikalisasi atau dengan cara menarik lainnya, sehingga pengunjung bisa memetik pelajaran yang terkandung di dalamnya.

Dinilainya, setelah direnovasi pada 2022 lalu, wajah Situ Bagendit berubah total. Asalnya biasa-biasa saja, kini tampak lebih cantik dengan adanya fasilitas-fasilitas baru yang menjadi daya tarik wisatawan.

Pengunjungnya bukan hanya dari Garut dan sekitarnya, tapi banyak yang berasal dari Jakarta dan luar Jawa Barat lainnya. Dengan akan diresmikan sebagai kawasan wisata internasional, dipastikan bakal lebih banyak mata yang tertuju ke Situ Bagendit.

“Yang paling penting kita adalah, Situ Bagendit harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jangan sebaliknya. Adanya destinasi wisata internasional malah menciptakan kantong-kantong kemiskinan baru. Justru, kesejahteraan masyarakat setempat harus lebih maju,” kata Enjang.

Ia menegaskan, masyarakat sekitar situ, jangan sampai hanya jadi penonton. Selain menyiapkan infrastrukturnya, masyarakat juga harus terus diberi pemahaman tentang sadar wisata. Masyarakat harus mendapatkan manfaat banyak dari diresmikannya Situ Bagendit sebagai kawasan wisata internasional.

Menurutnya, warga Garut, terutama yang tinggal di sekitar Situ Bagendit, harus sadar wisata, seperti masyarakat Bali. Banyaknya potensi wisata di Bali didukung penuh oleh sikap masyarakat setempat, sehingga ekonomi pariwisatanya cepat berkembang.

Sebagai daerah yang memiliki banyak objek wisata menarik, Garut punya potensi besar untuk lebih maju dibanding daerah lain. Apalagi, berdasarkan catatan sejarah, sejak dulu orang-orang Eropa telah jatuh hati pada Garut dan menyebutnya sebagai Swiss van Java.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Busana dari Kerajinan Kulit Garut Mejeng di Moscow Creative Week, Jadi Mewah Banget!

Busana dari Kerajinan Kulit Garut Mejeng di Moscow Creative Week, Jadi Mewah Banget!

Lifestyle | Rabu, 09 Agustus 2023 | 07:54 WIB

Misteri Gunung Guntur Garut, Pantangan Meniup Seruling hingga Keberadaan Siluman Macan

Misteri Gunung Guntur Garut, Pantangan Meniup Seruling hingga Keberadaan Siluman Macan

| Rabu, 09 Agustus 2023 | 06:30 WIB

Presiden Joko Widodo Akan Meresmikan Situ Bagendit Garut 23 Agustus Mendatang

Presiden Joko Widodo Akan Meresmikan Situ Bagendit Garut 23 Agustus Mendatang

| Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:40 WIB

Terkini

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:49 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Kolam Mendadak Merah Seperti Darah di Pagaralam, Fenomena Alam atau Ulah Warga?

Kolam Mendadak Merah Seperti Darah di Pagaralam, Fenomena Alam atau Ulah Warga?

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 19:46 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan

Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 19:40 WIB

GoPay Bisa Tarik Tunai di ATM BRI dan CRM, Ini Panduan Lengkapnya

GoPay Bisa Tarik Tunai di ATM BRI dan CRM, Ini Panduan Lengkapnya

Kaltim | Jum'at, 17 April 2026 | 19:38 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB