Wabah Kolera Melanda Juba, Sudan Selatan

Ririn Indriani

Senin, 09 Juni 2014 | 20:27 WIB
Wabah Kolera Melanda Juba, Sudan Selatan
Dokter Lintas Batas mengelola tiga pusat perawatan kolera dan tiga titik pemberian obat rehidrasi di beberapa daerah di kota Juba, Sudan Selatan. (Foto: Andreea Campeanu)

Suara.com - Sejak Kementerian Kesehatan Sudan Selatan mengumumkan wabah kolera di ibukota Juba pada 15 Mei lalu, hingga kini lebih dari 1.306 pasien telah dirawat dan 29 orang telah meninggal akibat penyakit tersebut.

Kolera adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada usus.

Penyakit ini menyebabkan diare, muntah-muntah dan bisa berakibat kematian hanya dalam beberapa jam akibat kekurangan cairan. Kolera mudah menyebar di daerah padat penduduk.

Organisasi kemanusiaan medis Médecins Sans Frontières/Dokter Lintas Batas (MSF) mengelola tiga pusat perawatan kolera (Cholera Treatment Centre/CTC) dan tiga titik pemberian obat rehidrasi (Oral Rehydration Points/ORP) di beberapa daerah di kota Juba.

Tim medis MSF telah memberikan perawatan kolera untuk 282 orang dan kini tengah membangun dua CTC dan beberapa ORP tambahan.

”Wabah kolera ini merupakan keadaan darurat yang menambah berbagai keadaan darurat lainnya yang tengah melanda penduduk yang sudah sangat rentan. Wabah ini datang di saat jutaan orang masih hidup terlantar,” ujar Brian P. Moller, Kepala Misi MSF di Sudan Selatan, dalam siaran pers yang diterima suara.com di Jakarta, Senin (9/6/2014).

Penduduk setempat Mary Kehi, ibu dari Matthew dan Ludia, semula mengira kedua anaknya hanya sakit biasa. Matthew (4), mulai muntah-muntah dan terkena diare parah. Selang beberapa jam, Ludia (2,5) juga jatuh sakit.

“Saat kondisi Matthew memburuk, saya mulai khawatir. Ludia pun sakit. Saya dengar sedang terjadi wabah kolera di Juba, dan ada pengobatan di rumah sakit utama (Juba Teaching Hospital), namun letaknya terlalu jauh dari tempat tinggal saya,” Mary menuturkan.

Kedua anaknya akhirnya dirawat di pusat perawatan kolera MSF dengan cairan rehidrasi dan diperbolehkan pulang setelah pulih kembali.

Hingga kini, kolera belum menyentuh persediaan air di Juba. Jika sumber air terkontaminasi, ini dapat mengakibatkan banyaknya orang yang akan membutuhkan perawatan darurat. Namun, di saat musim hujan semakin intens, sangat penting untuk tetap waspada.

Moller menambahkan, “Kami mengamati daerah padat penduduk karena penyakit dapat menyebar dengan sangat cepat. Dan, kami telah mengantisipasi kolera di dua kamp di Juba yang masing-masing menampung sekitar 14.000 orang dengan kondisi kebersihan yang memprihatinkan. Penduduk kamp sudah diberi vaksin penangkal kolera awal tahun ini sebagai upaya pencegahan.”

Selain menyediakan perawatan di kamp, tim MSF juga terus melakukan aktivitas promosi kesehatan. MSF juga menyediakan bantuan teknis kepada Kementerian Kesehatan untuk mengurangi beban di rumah sakit (RS) Juba Teaching Hospital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Siapa Shamim Mafi? Sosialita Otak Transaksi Penyelundupan Senjata Senilai Rp1 T ke Sudan

Siapa Shamim Mafi? Sosialita Otak Transaksi Penyelundupan Senjata Senilai Rp1 T ke Sudan

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:22 WIB

Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan

Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:55 WIB

Santa Josephine Margaret Bakhita: Mantan Budak yang Ingin Cium Tangan Penyiksanya

Santa Josephine Margaret Bakhita: Mantan Budak yang Ingin Cium Tangan Penyiksanya

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:48 WIB

Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?

Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:46 WIB

Luca Zidane Unjuk Gigi di Piala Afrika, Bayang-bayang Zinedine Zidane Mulai Pudar?

Luca Zidane Unjuk Gigi di Piala Afrika, Bayang-bayang Zinedine Zidane Mulai Pudar?

Bola | Kamis, 25 Desember 2025 | 17:35 WIB

Ancaman Wabah Mengintai Pengungsi Bencana Sumatra, Pakar Ingatkan Risiko ISPA hingga Kolera

Ancaman Wabah Mengintai Pengungsi Bencana Sumatra, Pakar Ingatkan Risiko ISPA hingga Kolera

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 10:44 WIB

Perang Sudan Kian Sadis, Muncul Seruan Boikot Manchester City, Kok Bisa?

Perang Sudan Kian Sadis, Muncul Seruan Boikot Manchester City, Kok Bisa?

Bola | Senin, 03 November 2025 | 22:00 WIB

Terkini

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:24 WIB

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×