Tetap Sehat di Musim Pancaroba

Esti Utami | Suara.com

Sabtu, 21 Juni 2014 | 20:08 WIB
Tetap Sehat di Musim Pancaroba
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Musim pancaroba itu telah datang mengantar datangnya musim kemarau. Tak jarang hujan turun secara tiba-tiba, di tengah cuaca yang sebelumnya sangat terik.  Hujan dan sinar matahari di musim pancaroba sangat sulit diduga.

Musim pancaroba oleh banyak pihak juga disebut sebagai musim penyakit. Ini karena kondisi cuaca yang berubah-ubah, membuat kuman lebih mudah berkembang.

Itu pentingnya untuk menjaga kesehatan selama musim pancaroba ini. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari berbagai penyakit yang mungkin muncul saat musim pancaroba.

1. Air minum
Salah satu hal yang paling penting untuk menjaga kesehatan tubuh saat pancaroba adalah menjaga kualitas air yang dikonsumsi. Karena air menjadi bahan yang paling mudah tercemar saat pancaroba. Pastikan air yang Anda minum telah direbus sebelumnya. Atau bisa juga menggunakan alat penyaring  untuk air minum Anda.

2. Sinar matahari
Jangan pernah sia-siakan sinar matahari di musim pancaroba. Setiap kali kali sang surya muncul manfaatkan semaksimal mungkin dengan membuka lebar-lebar pintu dan jendela sehingga rumah Anda bermandikan sinar matahari. Sinar matahari adalah desinfektan terbaik untuk membunuh kuman, cukup mendapatkan sinar matahari akan membuat rumah Anda lebih sehat. Jika perlu Anda juga bisa berjemur loh.

3. Makanan
saat pancaroba, makanan juga mudah terkontaminasi. Dan makanan yang terkontaminasi bisa menyebabkan dehidrasi, diare atau bahkan keracunan. Untuk itu hindari meletakkan makanan di tempat terbuka.

4. Kebersihan rumah
Buang jauh-jauh semua kaleng, ban bekas atau wadah apapun yang bisa menyebabkan genangan. Air hujan yang  tergenang bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan nyamuk yang bisa menyebabkan dan menularkan beberapa jenis penyakit.

5. Jangan terlalu lama berbasah-basah
Hujan yang menyenangkan dan banyak orang yang ingin berbasah-basah dan menikmati hujan. Namun demikian jangan berbasah-basah terlalu lama, apalagi di malam hari, karena bisa meningkatkan risiko  terinfeksi  flu, batuk dan demam. Jika sama sekali Anda mendapatkan basah Anda juga dapat tinggal di bawah sinar matahari untuk kadang-kadang merasa lebih baik. (boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Masih Bebas Dari Mers-CoV

Indonesia Masih Bebas Dari Mers-CoV

Health | Rabu, 18 Juni 2014 | 14:53 WIB

Saat yang Tepat untuk Berolahraga

Saat yang Tepat untuk Berolahraga

Health | Senin, 09 Juni 2014 | 09:42 WIB

Awas, Jarang Bergerak Bisa Akibatkan Kerusakan Saraf

Awas, Jarang Bergerak Bisa Akibatkan Kerusakan Saraf

Health | Kamis, 05 Juni 2014 | 15:05 WIB

Cara Mudah Membuat Air Infus Kaya Vitamin C dengan Gutacci

Cara Mudah Membuat Air Infus Kaya Vitamin C dengan Gutacci

Health | Rabu, 04 Juni 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB