Makanan yang Bikin Perut Kembung

Esti Utami

Rabu, 25 Juni 2014 | 14:31 WIB
Makanan yang Bikin Perut Kembung
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Perut kembung tak hanya sangat tidak nyaman, tapi juga sering mengakibatkan perut gendut. “Umumnya, perut buncit disebabkan gangguan pencernaan. Tapi sayangnya banyak orang yang mengabaikan hal ini dan tak mencoba mengkaji kebiasaan buruknya atau datang berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi hal ini," ujar Dr Pixie McKenna, dari Embarrassing Bodies.

Berikut sejumlah kebiasaan yang bisa membuat  perut kembung kemudian membuncit:

Makan terlalu banyak buah
Makan buah mungkin baik untuk kesehatan. Tapi, jika berlebihan fruktosa atau gula yang dikandungnya bisa menyebabkan perut kembung pada orang-orang tertentu. Hal ini dapat terjadi pada orang-orang yang usus kecilnya bermasalah dalam menyerap fruktosa.  Fruktosa yang sudah dicerna, selanjutnya akan dibawa ke usus besar, dan bakteri yang ada di dalam usus besar dengan cepat melahap. Proses tersebut dapat memproduksi banyak gas dan menyebabkan usus membengkak, sehingga menimbulkan kembung, kram dan masuk angin.

Cara mengatasi: Jika tubuh Anda kesulitan mencerna gula buah, berbicaralah dengan dokter yang mungkin dapat merujuk ke ahli gizi untuk memberikan saran yang tepat.

Kurang minum.
Mungkin agak tidak masuk akal, tapi dehidrasi adalah penyebab umum perut kembung. Dehidrasi membuat tubuh bereaksi pada kondisi kurangnya cairan dan mulai untuk mempertahankan air. Tetapi menenggak cairan terlalu cepat juga dapat menyebabkan perut bengkak, karena tubuh tidak dapat menyerap air dalam jumlah besar sekaligus.
Cara mengatasinya: Minumlah air pelan-pelan secara teratur sepanjang hari.

Meminum susu.
Jika berulang kali mengalami perut kembung setelah makan atau minum susu dan produk turunannya, apalagi jika disertai kram perut dan diare, mungkin tubuh Anda memiliki masalah laktosa intoleran. Ini adalah gangguan pencernaan di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa, jenis gula terutama yang ditemukan dalam susu.
Cara Mengatasinya: Tidak ada obat untuk mengobatinya, tapi Anda dapat memulai dengan membatasi asupan yang mengandung laktosa. Namun lakukan semua ini dengan konsultasi dari dokter, untuk memastikan Anda tidak akan kekurangan kalsium.

Obat-obatan tertentu.
Obat-obatan tertentu seperti aspirin, obat diare dan suplemen zat besi juga bisa memicu perut kembung. Ini terjadi karena obat-obatan itu mengandung gula yang sulit dicerna. Obat-obatan ini juga mengandung bahan yang dapat menghentikan produksi enzim yang mencerna makanan normal.

Cara mengatasinya: Berbicaralah dengan apoteker untuk mencari alternatif yang cocok. (Mirror.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Permen Karet Bisa Bikin Perut Kembung

Awas, Permen Karet Bisa Bikin Perut Kembung

Health | Selasa, 24 Juni 2014 | 10:00 WIB

Obesitas, Melewati Usia Lima Tahun Makin Sulit Diatasi

Obesitas, Melewati Usia Lima Tahun Makin Sulit Diatasi

Health | Selasa, 24 Juni 2014 | 08:11 WIB

5 Kunci Memahami Penderita Demensia

5 Kunci Memahami Penderita Demensia

Health | Senin, 23 Juni 2014 | 10:16 WIB

Tetap Sehat di Musim Pancaroba

Tetap Sehat di Musim Pancaroba

Health | Sabtu, 21 Juni 2014 | 20:08 WIB

Keju dan Cokelat Bisa Memicu Sariawan

Keju dan Cokelat Bisa Memicu Sariawan

Health | Selasa, 10 Juni 2014 | 14:36 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×