7 Penyebab Nyeri Payudara Selain Kanker

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 10 September 2014 | 15:00 WIB
7 Penyebab Nyeri Payudara Selain Kanker
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Payudara sakit tidak hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga bisa membuat banyak perempuan takut. Namun jangan buru-buru khawatir jika payudara Anda terasa sakit atau nyeri. Keluhan itu belum tentu Anda terkenan kanker kok.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan payudara terasa nyeri. Beberapa di antaranya adalah hal-hal sepele yang tidak perlu dikhawatirkan.

1. PMS
PMS atau pra-menstruasi syndrome adalah sindrom yang sering terjadi ketika perempuan sedang menstruasi. Perempuan pasti sangat akrab dengan apa yang mereka rasakan ketika pergi sebelum menstruasi. Mulai dari mudah naik dan turunnya emosi, nafsu makan meningkat, dan payudara yang terasa lebih sensitif dari biasanya.

Selain itu, nyeri payudara juga bisa muncul sebagai akibat dari PMS. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormonal yang bertepatan dengan menstruasi. Perubahan hormon estrogen menyebabkan payudara biasanya akan lebih mudah sakit. Jenis rasa sakit ini disebut rasa sakit yang terkait dengan siklus menstruasi.

2. Latihan yang berlebihan
Latihan fisik yang berlebihan seperti terlalu banyak melakukan sit up, push up atau mengangkat beban dapat menyebabkan nyeri payudara. Meskipun tampak bahwa payudara terasa sakit, tapi benar-benar rasa sakit tidak berasal dari payudara. Rasa sakit dari terlalu banyak latihan tersebut berasal dari otot di bawah jaringan payudara. Ketika terlalu banyak latihan, otot akan memperketat, menyebabkan rasa sakit pada payudara.

3. Mengangkat barang berat
Anda mungkin memang latihan tidak berlebihan, tapi baru saja mengangkat benda berat seperti furniture rumah tangga atau barang lainnya. Hal ini juga dapat memicu nyeri payudara. Sama seperti ketika melakukan latihan berlebihan, angkat berat juga dapat mempengaruhi otot-otot di bawah payudara. Mengangkat benda berat juga bisa membuat jaringan otot yang ada dan di bawah payudara menjadi terluka atau tegang. Jika ini yang terjadi, Anda tidak perlu khawatir, karena rasa sakit yang sebenarnya bukan dari payudara, melainkan dari otot-otot lain di bawah payudara.

4. Menggunakan bra yang salah
Banyak perempuan tidak sadar menggunakan bra yang kurang tepat dengan bentuk atau ukuran payudaranya. Kadang-kadang perempuan menggunakan bra yang terlalu kecil, terlalu besar, atau menggunakan bra yang membuat payudaranya tersiksa. Menggunakan bra yang salah juga dapat memberikan dampak yang besar pada kesehatan payudara Anda.

Jika bra terlalu kecil dan ketat, kawat yang ada di dalamnya kemungkinan untuk menekan payudara dan membuat merasa sakit. Hal inilah yang menyebabkan payudara terasa sakit saat Anda menggunakan bra yang salah terlalu lama. Demikian juga bila Anda menggunakan bra yang terlalu longgar dan tidak bisa memberikan 'dukungan' untuk payudara. Ini akan membuat payudara bergerak bebas dan menyebabkan rasa sakit.

5. Tak menggunakan sport bra
Ketika melakukan latihan, peralatan termasuk pakaian yang tepat juga perlu diperhatikan. Latihan fisik menggunakan sport bra yang tepat akan membantu mencegah nyeri payudara. Ketika Anda latihan, ada banyak otot dan gerakan yang harus diperhatikan.

Jadi kalau tak memakai sport bra saat latihan, payudara berpotensi untuk nyeri karena otot-otot di sekitarnya terlalu aktif. Inilah yang menyebabkan kemungkinan payudara Anda akan terasa sakit setelah latihan. Jadi, pastikan menggunakan sport bra yang bisa menyangga payudara Anda dengan benar selama latihan untuk mencegah nyeri.

6. Jaringan payudara tertentu
Ada jenis perempuan yang memiliki payudara yang memiliki benjolan. Secara teknis, ini disebut jaringan payudara fibrokistik. Perempuan yang memiliki jenis jaringan payudara akan merasakan nyeri pada payudara mereka saat menstruasi. Menurut National Breast Cancer Foundation, jaringan payudara membentuk benjolan yang disebut kista berisi cairan. Hal ini tidak selalu berhubungan dengan kanker payudara, tetapi dapat menyebabkan rasa sakit dan lebih sensitif terhadap payudara ketika perubahan hormonal terjadi.

7. Terlalu banyak minum kopi dan teh
Meskipun kopi dan teh tidak menimbulkan rasa sakit pada payudara, tetapi studi mengungkapkan bahwa terlalu banyak kopi dan teh dapat mempengaruhi ketidaknyamanan pada payudara, terutama perempuan yang memiliki jaringan payudara fibrokistik. Jika Anda memiliki kebiasaan minum terlalu banyak kopi atau teh dan payudara terasa sakit, maka ada kemungkinan kopilah yang menjadi penyebabnya.

Secara umum, itulah beberapa penyebab mengapa payudara terasa nyeri. Initinya bila rasa tersebut hanya terjadi selama beberapa hari, maka kemungkinan penyebabnya adalah salah satu hal di atas. Namun, jika adanya nyeri, payudara telah berubah dari segi fisik dan terasa mencurigakan, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. (Medic Magic)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya

Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB