Jangan Anggap Sepele Gigi Sensitif

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 31 Maret 2015 | 14:20 WIB
Jangan Anggap Sepele Gigi Sensitif
Ilustrasi kesehatan gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap hari kita mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat panas, dingin, asam dan manis yang tanpa disadari bisa menimbulkan reaksi berbeda-beda termasuk rasa ngilu akibat gigi sensitif. Rasa ngilu yang disebabkan gigi sensitif ini tak bisa dianggap sepele, karena bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan GlaxoSmithKline, didapatkan bahwa 43 persen masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi sensitif. Marketing Director GSK, Danny Hadhyan  menyebut bahwa ada penurunan kualitas hidup yang diakibatkan gigi ngilu seperti timbulnya gangguan emosional, fungsional dan sosialisasi.

"Orang kalau giginya sensitif dan tiba-tiba ngilu padahal sedang meeting atau bertemu orang tentu jadi tidak mood. Produktivitasnya pun menurun," katanya saat konferensi pers ' Sensodyne Repair & Protect dengan Teknologi Novamin' di Jakarta, Selasa, (31/3/2015).

Menurut drg. Laura Zaizavonna, Oral Care Expert dari GlaxoSmithKline (GSK), gigi sensitif disebabkan oleh penipisan pada lapisan luar gigi sehingga lapisan tengah gigi yang disebut dentin menjadi terbuka. Dentin yang terbuka ini menyebabkan ujung saraf bereaksi dan memicu timbulnya rasa ngilu yang tajam dalam waktu singkat.

"Ngilu akibat gigi sensitif itu begitu hebat namun cepat juga hilangnya. Kadang kalau kita berbicara lalu gigi terkena angin muncul rasa ngilu yang tajam berarti gigi Anda sensitif dan harus diberikan perawatan khusus gigi sensitif," kata jelasnya.

Untuk mencegah timbulnya gigi sensitif Laura menyarankan agar seseorang rutin menyikat gigi dua kali sehari, menghindari kebiasaan menggeretakkan gigi, dan menggunakan sikat gigi yang lembut secara pelan.

"Sikat gigi sambil ngaca biar tahu bagian mana yang butuh banyak perhatian. Hindari makanan yang bersifat asam. Minum dingin gunakan sedotan agar gigi tidak terekspos dengan cairan dingin," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanya 2,3 Persen Orang Indonesia Sikat Gigi Dengan Benar

Hanya 2,3 Persen Orang Indonesia Sikat Gigi Dengan Benar

Health | Jum'at, 20 Maret 2015 | 15:14 WIB

Cara Mudah Membersihkan Gigi Bayi

Cara Mudah Membersihkan Gigi Bayi

Health | Rabu, 11 Maret 2015 | 10:56 WIB

Ini Akibatnya Jika Gigi Tak Dirawat Sejak Dini

Ini Akibatnya Jika Gigi Tak Dirawat Sejak Dini

Health | Senin, 09 Maret 2015 | 15:26 WIB

Gigi Belakang Ternyata Paling Rawan Berlubang

Gigi Belakang Ternyata Paling Rawan Berlubang

Health | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:51 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×