Ini Akibatnya Kalau Anda Jarang Minum

Ririn Indriani Suara.Com
Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:45 WIB
Ini Akibatnya Kalau Anda Jarang Minum
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tubuh manusia memiliki sekitar 60 persen cairan. Inilah yang menjadi alasan mengapa asupan cairan amat penting, dan bila kebutuhan ini tak diperhatikan bisa mengalami dehidrasi ringan.

Dehidrasi itu sendiri dapat membawa beragam efek buruk pada tubuh seperti kelelahan bahkan Anda juga bisa pingsan karenanya. Lantas, efek buruk pala lagi yang bisa muncul akibat kekurangan cairan? Berikut penjelasannya seperti dilansir Time.

1. Konsumsi lebih banyak gula
Dehidrasi membuat Anda ingin mengonsumsi makanan atau minuman manis. Akibatnya, Anda pun semakin berpotensi untuk mengalami kenaikan berat badan.

2. Kulit kering
Anne Marie Tremain, dokter spesialis kulit di Long Beach, California mengatakan bahwa asupan cairan yang cukup membuat kulit sehat, kencang dan bercahaya. Jadi, bisa Anda bayangkan bila kulit kekurangan cairan, tentu menjadi tak segar alias kusam dan kering.

3. Tingkatkan risiko kecelakaan
Kekurangan cairan juga membuat konsentrasi menurun. Salah satu akibat dari konsentrasi yang menurun adalah meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas seperti yang terungkap dalam sebuah penelitian. Para peneliti mengatakan bahwa kelalaian seseorang dalam mengemudi meningkat hingga dua kali lipat saat mengalami dehidrasi.

4. Pengaruhi mood
Minum segelas air bisa berdampak besar pada suasana hati Anda. "Efek neurologis dari dehidrasi dapat menyebabkan iritabilitas," kata Dr Podesta. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa dehidrasi bisa membuat perempuan kehilangan fokus dan mudah tersinggung.

5. Menggigil
Yang juga perlu Anda tahu adalah dehidrasi bisa membuat tubuh menggigil. Hal ini terjadi, kata Dr Podesta, karena tubuh mulai membatasi aliran darah ke kulit. Selain itu, dehidrasi juga membuat tubuh kesulitan dalam mengatur suhu tubuh yang membuat tubuh Anda kedinginan bahkan meski cuaca saat itu tidak dingin.

6. Kram otot
Kurangnya cairan dalam tubuh bisa menyebabkan sirkulasi darah menurun. Akibat dari kondisi ini, kata direktur medis dari Pusat Kesehatan La Amistad di Orange, California, Ray Casciari, otot-otot pun jadi terasa kaku.

Tak hanya itu, kram otot juga bisa terasa sangat menyakitkan, dan saat disentuh terasa lebih keras. Perubahan natrium dan kalium melalui hilangnya keringat juga dapat berkontribusi pada kondisi ini.

Jadi, jangan sepelekan asupan cairan yang direkomendasi para pakar kesehatan yaitu sekitar 8-10 gelas per hari, agar Anda terhindar dari risiko tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI