Ini Alasan Chicken Nugget Bukanlah Makanan Sehat

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 28 Desember 2015 | 17:50 WIB
Ini Alasan Chicken Nugget Bukanlah Makanan Sehat
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Chicken nugget, termasuk salah satu makanan yang cukup akrab di mulut sebagian masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di perkotaan. Kebanyakan anak-anak pun bahkan menyukai makanan olahan ini. Selain praktis dan mudah memasaknya, makanan ini memang lezat dan gurih rasanya.

Namun, pernahkah Anda berpikir apakah makanan ini benar-benar sehat untuk Anda dan keluarga?

Makanan berbahan dasar ayam ini sering dijumpai di supermarket, banyak pula yang dijual dengan berbagai merek, mulai dari yang terjangkau hingga yang mahal sekalipun. Meski begitu, ini tidaklah menjamin, bahwa chicken nugget adalah makanan sehat untuk dikonsumsi, apalagi untuk anak-anak yang membutuhkan asupan nutrisi yang tinggi untuk pertumbuhannya yang optimal.

Bila Anda bertanya mengapa chicken nugget buruk bagi kesehatan? Anda bisa mendapatkan jawaban yang sebenarnya bila mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan makanan ini.

Komponen yang paling penting dari chicken nugget memanglah ayam. Rantai produksi pangan peringkat atas pun mengklaim bahwa mereka hanya menggunakan daging dari dada ayam untuk membuat nugget ini. Namun, bagaimana dengan komponen lainnya?

Nugget yang dibuat oleh banyak perusahaan besar, biasanya menggunakan bahan-bahan seperti TBHQ, GMO jagung, MSG, dimetil polisiloksan anti busa, sodium, minyak kedelai yang dihidrogenasi, gandung yang diolah dengan proses kimia, gula dan masih banyak lagi.

Berikut adalah alasan mengapa chicken nugget buruk bagi kesehatan.

1. Pengaruh minyak kedelai yang dihidrogenasi
Minyak ini pada dasarnya mengandung lemak trans, yang dapat menjadi alasan penyebab obesitas. Selain itu, minyak ini bertanggung jawab atas penyakit jantung, bersama dengan peradangan dalam tubuh Anda.

2. Efek samping gula
Gula yang digunakan untuk membuat nugget adalah gula dalam bentuk dekstrosa. Terlalu banyak mengonsumsinya dapat membuat lemak tersimpan dalam tubuh.

Ya, lemak memang dibutuhkan, karena merupakan bahan bakar untuk tubuh Anda, tetapi lemak yang berlebihan hanya dapat menyebabkan bencana. Selain itu, orang dengan diabetes juga harus menghindari makanan ini, karena gula dapat menyebabkan hiperglikemia.

3. Terlalu banyak sodium sangatlah buruk
Anda akan menyadari mengapa chicken nugget buruk bagi kesehatan, jika Anda tahu jumlah natrium dalam makanan ini. Sebanyak 10 chicken nugget mengandung sekitar 1000 mg natrium, sedangkan seseorang hanya perlu 2.000-3.000 mg sodium per hari. Karena tidak ada kalium dalam nugget untuk menyeimbangkan sodium, tekanan darah Anda dapat meningkat ke tingkat yang berbahaya.

4. Gandum yang diolah dengan proses kimia
Jika Anda membuat chicken nugget di rumah mungkin akan menggunakan tepung bebas gluten, yang tidak buruk bagi kesehatan. Tapi, nugget di pasaran terbuat dari tepung gandum yang diolah dengan proses kimia (bleached)  di mana gluten adalah komponen pentingnya. Hal ini meningkatkan tingkat gula darah.

5. TBHQ dan dimetilpolisiloksan
TBHQ adalah produk berbasis minyak bumi. Hal ini dapat menyebabkan mutasi sel, kerusakan hati, kerusakan sistem reproduksi, perubahan biokimia, dan lain-lain. Anda akan mendapatkan kejutan mendengar tentang elemen terakhir. Produk berbasis silikon ini digunakan dalam pembuatan kosmetik dan sebagai pengisi dalam implan payudara. Jadi, bagaimana bisa baik untuk dimakan?

Sekarang Anda sudah mengetahui kan, mengapa chicken nugget tak baik bagi Anda dan keluarga, terutama bagi anak-anak yang sangat membutuhkan makanan sehat bernutrisi tinggi. Jadi, mulai sekarang batasi konsumsi makanan ini atau lebih baik tak lagi mengonsumsi makanan olahan ini. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngemil di Malam Hari Bisa Merusak Otak?

Ngemil di Malam Hari Bisa Merusak Otak?

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 19:28 WIB

Minum Susu Ibu Hamil Bisa Bikin Gemuk?

Minum Susu Ibu Hamil Bisa Bikin Gemuk?

Health | Jum'at, 25 Desember 2015 | 17:40 WIB

Lego Ini Bisa Bikin Nugget McDonald

Lego Ini Bisa Bikin Nugget McDonald

Lifestyle | Senin, 14 Desember 2015 | 08:49 WIB

Yuk, Buat Nugget Sendiri

Yuk, Buat Nugget Sendiri

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2015 | 10:08 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB