Pakaian Tak Nyaman Hambat Tumbuh Kembang Bayi

Ardi Mandiri | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2016 | 10:07 WIB
Pakaian Tak Nyaman Hambat Tumbuh Kembang Bayi
Ilustrasi memilih bayu bayi. (Shutterstock)

Pertumbuhan dan perkembangan buah hati menjadi perhatian orangtua. Dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal, orangtua harus memperhatikan tiga kebutuhan dasar anak, antara lain asuh (fisis biomedis), asih (emosi), dan asah (stimulus).

Asuh sendiri menyangkut asupan gizi anak selama kandungan dan setelahnya. Hal ini termasuk kebutuhan akan tempat tinggal, perawatan kesehatan, dan pakaian yang dikenakan anak.

Berbicara mengenai pakaian yang dikenakan buah hati, Anda para orangtua tak boleh sembarangan. Pasalnya pakaian bayi yang nyaman dan aman juga turut berperan dalam mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

"Dalam memberikan pakaian pada bayi harus nyaman, nggak harus mahal. Nyaman dalam artian tidak mengandung racun, jadi nggak bikin alergi. Ini salah satu cara kita memberikan yang terbaik dari segi asuh untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak," ujar dokter spesialis anak Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Naomi Esthernuta Dewanto pada temu media peluncuran produk pakaian bayi 'Libby Baby' di Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Alergi yang dipicu oleh bahan pakaian, lanjut dia, dapat membuat bayi merasa gatal sehingga kerap rewel. Pada gilirannya sang buah hati tak mau melahap makanan yang diberikan. Padahal pada usianya, bayi perlu mendapatkan asupan gizi yang lengkap dan seimbang yang akan menunjang tumbuh kembangnya.

"Hubungannya memang enggak langsung. Tapi bayangkan, kalau anak terus-terusan gatal, atau reaksi lain sepertu pusing, mata berair, dia nggak fit. Dikasih makan nggak mau karena rewel. Akibatnya berat badan jadi menurun dan tumbuh kembang nggak optimal," imbuhnya.

Kecenderungan bayi yang rentan mengidap alergi ini dipicu okeh kulitnya yang masih sangat sensitif. Dikatakan, Naomi, bayi memiliki lapisan kulit yang lebih tipis 20-30 persen dibanding orang dewasa.

"Orang dewasa saja bisa alergi kalau pakai pakaian yang nggak nyaman, apalagi bayi yang lebih sensitif. Kita saja pakai baju yang bahannya nggak nyerap keringat langsung merah-merah atau biang keringat. Nggak nyaman juga kan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Harus Diperhatikan saat Membeli Baju Bayi

Ini yang Harus Diperhatikan saat Membeli Baju Bayi

Lifestyle | Selasa, 22 Maret 2016 | 18:16 WIB

Jangan Sembarangan Membedong Bayi Anda

Jangan Sembarangan Membedong Bayi Anda

Lifestyle | Selasa, 15 Maret 2016 | 16:45 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB